Tetap Bugar! Ini Panduan Aman Olahraga Saat Puasa Ramadan

Shifa Lupiah Ajijah - detikJabar
Minggu, 01 Mar 2026 05:00 WIB
Ilustrasi padel (Foto: Pradita Utama/detikFoto)
Bandung -

Bulan Ramadan sering kali menjadi alasan bagi banyak orang untuk menghentikan rutinitas aktivitas fisik. Perubahan pola makan dan waktu tidur kerap menjadi tantangan besar untuk tetap bergerak. Padahal, menjaga tubuh tetap aktif selama berpuasa dapat menjaga stamina dan memberikan berbagai manfaat kesehatan. Namun, muncul pertanyaan penting: kapan waktu yang paling aman dan bagaimana cara mengaturnya agar tidak kelelahan?

Untuk menjawab hal tersebut, detikJabar merangkum manfaat, waktu terbaik, hingga tips aman berolahraga saat berpuasa.

Amankah Berolahraga Saat Puasa?

Ilustrasi olahraga puasa Foto: Getty Images/iStockphoto/jacoblund

Risiko dehidrasi atau pingsan saat berolahraga dalam kondisi perut kosong memang menjadi perhatian umum. Namun, pakar kesehatan memberikan panduan untuk memastikan keamanan berolahraga. Mengutip laman resmi Universitas Sebelas Maret (UNS), Dosen Fakultas Keolahragaan (FKOR), Dr. dr. Intan Suraya Ellyas, M.Or., menegaskan bahwa puasa bukanlah penghalang untuk tetap berolahraga.

Aktivitas fisik tetap penting untuk menjaga kebugaran proses metabolisme. Secara medis, bergerak saat berpuasa membantu proses detoksifikasi tubuh berjalan lebih lancar. Kunci utamanya terletak pada penyesuaian intensitas. Tubuh manusia memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa terhadap kondisi lapar, namun kita tetap harus mendengarkan sinyal yang dikirimkan oleh tubuh.

Bagi individu dengan kondisi medis tertentu, sangat disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis untuk menentukan batas aman denyut jantung dan jenis latihan yang diperbolehkan agar tidak terjadi komplikasi yang tidak diinginkan.

Manfaat Olahraga Selama Berpuasa

Berolahraga saat perut dalam kondisi puasa dapat memicu berbagai respons positif pada tubuh, dengan beberapa manfaat yang mungkin lebih optimal atau berbeda mekanismenya dibanding di luar puasa. Selain dapat menjaga kebugaran, manfaat lain dari berolahraga saat berpuasa adalah:

1. Meningkatkan Ketajaman Otak dan Saraf

Salah satu manfaat luar biasa adalah peningkatan ekspresi brain-derived neurotrophic factor (BDNF). Protein ini berfungsi bagi sel otak, membantu regenerasi saraf, dan mencegah penuaan dini pada sistem saraf. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kadar BDNF yang stabil dapat meningkatkan kemampuan belajar dan daya ingat yang sangat penting agar tetap produktif bekerja dan beraktivitas meski sedang berpuasa.

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Saat berolahraga dalam kondisi puasa, jantung dilatih memompa darah lebih efisien. Hal ini memperkuat otot jantung dan membantu menjaga tekanan darah tetap stabil, yang dalam jangka panjang dapat mencegah penyakit kardiovaskular.

3. Manajemen Stres dan Keseimbangan Emosional

Bukan rahasia lagi jika menahan lapar dan haus terkadang memicu rasa mudah tersinggung atau mood swing. Aktivitas fisik merangsang produksi endorfin, yang merupakan hormon alami tubuh untuk menghilangkan rasa sakit sekaligus meningkatkan suasana hati. Hal ini sangat membantu menjaga stabilitas emosi saat menahan lapar dan dahaga seharian, sehingga kualitas ibadah puasa pun menjadi lebih tenang dan positif.

4. Pencegahan Penyakit Degeneratif

Rutin bergerak membantu mengontrol kadar gula darah dan sensitivitas insulin. Hal ini menjadi benteng pertahanan utama melawan penyakit seperti diabetes tipe 2 dan hipertensi, yang kini tidak hanya menyerang usia lanjut, tetapi juga usia produktif.




(iqk/iqk)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork