Sopir Mobil Maut Penabrak Angkot di Sukabumi Belum Ditahan!

Sopir Mobil Maut Penabrak Angkot di Sukabumi Belum Ditahan!

Siti Fatimah - detikJabar
Rabu, 05 Okt 2022 10:25 WIB
Kecelakaan di Kota Sukabumi.
Kecelakaan di Kota Sukabumi. (Foto: Siti Fatimah/detikJabar)
Sukabumi -

Polisi mengungkapkan tersangka kasus kecelakaan maut yang menewaskan tiga orang di Jalan RA Kosasih, Kabupaten Sukabumi belum ditahan. Diketahui, sopir mobil matik Mitsubishi Xpander inisial EH (71) sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak sepekan yang lalu, tepatnya pada Selasa (27/9/2022) lalu.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin mengatakan, kasus kecelakaan maut itu masih dalam proses penyidikan. Pihaknya menyebut masih melengkapi alat bukti untuk menguatkan proses hukum yang berlaku.

"Laka lantas sudah naik dalam proses sidik, progres terbarunya masih dalam proses penyidikan melengkapi alat bukti yang ada, keterangan para saksi untuk memperkuat unsur-unsur dalam pasal yang disangkakan kepada tersangka," kata Zainal kepada detikJabar, Rabu (5/10/2022).


Dia melanjutkan, pelaku lansia berusia 71 tahun belum ditahan. Mengingat kondisi kesehatannya masih belum pulih pasca kecelakaan yang terjadi pada Kamis (22/9) lalu.

"Pelaku sampai dengan siang ini belum ditahan karena mengingat kondisi kesehatan yang bersangkutan, masih di rumah sakit. Ada rekan medis yang kami terima tapi tidak elok lah kalau disampaikan di sini," sambungnya.

Meski begitu, kata dia, tersangka dan pihak keluarga selama proses penyidikan bersikap kooperatif. "Iya kooperatif, sangat-sangat kooperatif dari tersangka maupun keluarganya," kata dia.

Sekedar informasi, kecelakaan pada Kamis (22/9) itu menewaskan tiga orang di antaranya sopir, satu orang penumpang dan pedagang cakwe asal Cianjur. Akibat peristiwa itu, tersangka EH diancam Pasal 310 ayat 4 Undang-undang nomor 22 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

"Pengendara lalai dalam berkendara mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain. Untuk kurungan penjara selama 6 tahun, itu maksimalnya," kata Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota AKP Tejo Reno.

Proses hukum tersebut, kata dia, akan berlaku sama meski tersangka merupakan wanita lanjut usia (lansia). Akan tetapi, hasil akhir pidana yang bersangkutan ditetapkan oleh Pengadilan Negeri Kabupaten Sukabumi.

"Perihal tersangka lansia sampai saat ini untuk ancaman pidana masih sama. Namun untuk hasil dari pidana pengadilannya diserahkan kepada yang berwenang. Dan untuk kejadian laka lantas ini kami berkomitmen akan terus melaksanakan sesuai dengan standar operasional pelaksanaan sampai nanti dengan tahap penyerahan berkas ke kejaksaan," jelasnya.



Simak Video "Detik-detik Mobil Tabrak Angkot di Sukabumi Sebabkan 3 Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)