Sidang Kasus Quotex

Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Doni Salmanan!

Yuga Hassani - detikJabar
Senin, 15 Agu 2022 13:15 WIB
Suasana Sidang Doni Salmanan
Suasana Sidang Doni Salmanan (Foto: Yuga Hassani/detikJabar)
Bandung -

Jaksa penuntut umum (JPU) meminta hakim menolak nota keberatan atau eksepsi yang disampaikan Doni Salmanan. JPU menilai eksepsi yang diajukan Doni Salmanan masuk ke dalam pokok perkara.

Penolakan disampaikan JPU dalam lanjutan sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung, Senin (15/8/2022). Sidang berlangsung secara online.

Dalam tanggapannya, anggota JPU Amriansyah menyatakan keberatan atas permintaan kuasa hukum untuk memeriksa aplikasi Quotex dalam persidangan. Menurutnya yang didakwa saat ini adalah Doni Salmanan.


"Keberatan penasehat hukum harus dikesampingkan, karena yang dihadapkan dalam persidangan adalah Doni Salmanan, bukan Quotex. Terkait tidak adanya izin Quotex bisa dibuktikan kembali dalam persidangan," ujar Amriansyah saat menyampaikan tanggapannya.

Pihaknya mengungkapkan eksepsi yang disampaikan penasehat hukum pada pekan lalu harus banyak dilengkapi kembali. Menurutnya semua materi eksepsi masuk ke dalam pokok persidangan.

"Kalau eksepsi kuasa hukum jelas jaksa menolak. Karena keberatan penasehat hukum banyak yang masuk pokok materi perkara," katanya.

Amriansyah berharap hakim menolak eksepsi dari penasihat hukum. Kemudian bisa melanjutkan sidang dengan mengahirkan para saksi.

"Kami mohon untuk menolak keberatan dan melanjutkan persidangan dengan menghadirkan saksi saksi," jelasnya.

Minta Korban Dihadirkan

Sementara itu, Penasehat hukum Doni Salmanan, Ikbar Firdaus menegaskan dalam persidangan tersebut kehadiran para saksi dinilai perlu dilakukan. Menurutnya uraian dari korban tersebut akan bisa menjadi lebih jelas.

"Terkait tanggapan JPU terhadap eksepsi kita, itu sudah jelas tadi diuraikan, terkait alasan-alasan kita masukkan eksepsi ke pokok perkara. Nah makanya kan jelas saya meminta untuk yang dalam hal ini dinyatakan sebagai korban mohon untuk dihadirkan dalam persidangan biar lebih mudah diuraikan," ucapnya usai persidangan.

Dia sangat menginginkan kehadiran para korban tersebut. Namun, pihaknya mengingatkan para korban untuk bisa menyampaikan dengan sesuai fakta-fakta.

"Sebagaimana tadi tanggapan dari saudara JPU. Kalau kami lebih tertarik itu untuk mengurai para korban dalam persidangan. Cuma yang perlu digaris bawahi, saya cuma mengingatkan terhadap para korban tersebut, untuk berhati-hati berketerangan di bawah sumpah, ada saksi hukum," kata Ikbar.

"Mari kita menguraikan dalam persidangan yang akan datang pada saat materi pemeriksaan saksi dan korban, ayo kita tunggu kita uraikan, kita bongkar semuanya apa yang sesungguhnya terjadi," ujar dia menambahkan.

Sidang Doni Salmanan akan dilanjutkan, pada Kamis (18/8/2022). Hakim akan mengambil putusan dalam agenda putusan sela.



Simak Video "Seputar Sidang Perdana Doni Salmanan Terkait Kasus Quotex"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)