Cirebon Siaga Darurat Kekeringan, BBWS Cimancis Siapkan Pompa-Mitigasi

Devteo Mahardika - detikJabar
Jumat, 03 Jul 2026 19:00 WIB
Ilustrasi Kekeringan Musim Kemarau. (Foto: Chamika Jayasri/Unsplash)
Kabupaten Cirebon -

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung (Cimancis) memastikan pasokan air irigasi untuk sektor pertanian di wilayah kerjanya masih dalam kondisi aman meski musim kemarau 2026 diperkirakan mencapai puncaknya pada September mendatang.

Untuk mengantisipasi dampak kekeringan, BBWS mengoptimalkan operasi sejumlah bendungan dan waduk strategis, sekaligus menyiapkan berbagai langkah mitigasi agar kebutuhan air bagi pertanian maupun masyarakat tetap terpenuhi.

Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan BBWS Cimanuk Cisanggarung Martius mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi antisipasi El Nino dan kekeringan bersama pemerintah daerah di wilayah kerja BBWS Cimancis.

Menurutnya, saat ini distribusi air masih difokuskan untuk memenuhi kebutuhan Musim Tanam (MT) II yang berlangsung pada Juni hingga Juli 2026. Sementara itu, puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada September sehingga berbagai upaya antisipasi mulai dilakukan sejak dini.

"Kami sudah mengoptimalkan operasi bendungan dan jaringan irigasi untuk memastikan kebutuhan air pada musim tanam tetap terpenuhi," kata Martius di Cirebon, Jumat (3/7/2026).

Ia menjelaskan, kondisi tampungan air di Bendungan Jatigede, Waduk Darma, dan Bendungan Cipanas hingga saat ini masih berada di atas kondisi normal. Dengan ketersediaan air tersebut, kebutuhan irigasi di sejumlah daerah dipastikan masih dapat terpenuhi.

Meski demikian, BBWS tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut curah hujan selama beberapa bulan ke depan berada di bawah kondisi normal.

"Curah hujannya jauh di bawah normal seperti yang disampaikan BMKG. Untuk menghadapi kondisi itu, kami sudah menyiapkan seluruh sumber daya yang ada sebagai langkah antisipasi," ujarnya.

Selain mengoptimalkan operasi bendungan, BBWS Cimancis juga telah menyiapkan personel, peralatan, serta seluruh unit pengelola bendungan dan jaringan irigasi untuk merespons apabila terjadi kekeringan di sejumlah wilayah.




(sud/sud)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork