Keluarga Aman Yani tak tinggal diam setelah nama anggota keluarganya dicatut dalam kasus pembunuhan berdarah di Kelurahan Paoman, Indramayu. Mereka resmi melaporkan terdakwa Priyo Bagus Setiawan ke Polres Indramayu pada Minggu (3/5/2026) malam.
Langkah hukum ini dipicu oleh 'nyanyian' Priyo di persidangan. Ia menuding Aman Yani sebagai sosok di balik skenario maut yang menewaskan Syahroni dan keluarganya.
Kuasa hukum keluarga Aman Yani, Ruslandi, membeberkan dalam persidangan, Priyo mengklaim ada empat pelaku utama. Salah satu yang ditunjuk adalah Aman Yani, pria yang menurut keluarga justru sudah raib tanpa kabar selama bertahun-tahun.
Keluarga menegaskan tudingan itu sangat tidak berdasar. Berdasarkan catatan keluarga, Aman Yani terakhir kali berpamitan kepada ibunya pada Maret 2016 untuk merantau ke Bandung setelah resign dari sebuah bank pelat merah. Sejak saat itu, jejaknya hilang bak ditelan bumi.
Ruslandi juga menyangsikan pengakuan para terdakwa yang menyebut sempat bertemu Aman Yani di kawasan Kuliner Cimanuk, Indramayu, sekitar Agustus hingga September 2025 untuk merancang aksi keji tersebut.
"Fakta itu bertentangan dengan kondisi sebenarnya, karena keluarga sudah lama mencari yang bersangkutan, bahkan sempat menyebarkan informasi orang hilang di media sosial sejak 2020," ujarnya saat dihubungi, Senin (4/5/2026).
Atas pencatutan nama tersebut, keluarga melaporkan Priyo dengan dugaan merintangi proses peradilan (obstruction of justice) serta menyebarkan tuduhan tanpa dasar.
Ruslandi menegaskan, pihak keluarga sangat kooperatif dan tidak akan menghalangi proses hukum jika Aman Yani benar-benar ditemukan. Namun, mereka mencurigai klaim terdakwa hanyalah siasat licik untuk mengaburkan fakta persidangan.
Di sisi lain, adik Aman Yani, Uyat Suratman, mengungkap sederet kejanggalan sejak kakaknya hilang. Ia mengaku pernah diminta seseorang untuk berpura-pura menjadi Aman Yani demi mencairkan dana pensiun, termasuk diminta memalsukan surat kuasa.
Tak hanya itu, pada 2018, keluarga sempat menerima pesan dari orang yang mengaku sebagai pengacara perwakilan Aman Yani. Namun, sosok misterius itu tidak pernah menampakkan diri atau berkomunikasi secara langsung.
Kini, laporan keluarga telah diterima dan tengah diproses pihak kepolisian. Keluarga berharap penyelidikan ini bisa membongkar motif di balik pencatutan identitas tersebut, sekaligus mengungkap misteri keberadaan Aman Yani yang masih menjadi teka-teki.
(orb/orb)