2.576 Jemaah Haji Cirebon Siap Berangkat Mulai 24 April

2.576 Jemaah Haji Cirebon Siap Berangkat Mulai 24 April

Devteo Mahardika - detikJabar
Rabu, 08 Apr 2026 23:30 WIB
Kaaba in mecca during hajj season
Ilustrasi ibadah haji. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Dian Widyatmoko)
Cirebon -

Persiapan pemberangkatan calon jemaah haji asal Kabupaten Cirebon untuk tahun 2026 hampir rampung. Sebanyak 2.576 jemaah dijadwalkan mulai bertolak pada 24 April 2026 yang terbagi dalam tujuh kelompok terbang (kloter), menandai dimulainya musim haji dengan kesiapan yang matang.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cirebon, Mualim Tamim, menyampaikan bahwa seluruh tahapan persiapan telah mencapai 99 persen. Mulai dari urusan administrasi, pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih), hingga pemeriksaan kesehatan jemaah telah tuntas diselesaikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Persiapan sudah 99 persen, tinggal menunggu keberangkatan pada 24 April," ujar Mualim, Rabu (8/4/2026).

Dari total tujuh kloter yang disiapkan, lima di antaranya merupakan kloter utuh dengan kapasitas masing-masing 445 jemaah. Sementara dua kloter sisa akan bergabung dengan jemaah asal daerah lain, seperti Bandung dan Indramayu.

ADVERTISEMENT

Jumlah jemaah haji asal Kabupaten Cirebon tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berkisar 2.200 orang. Lonjakan ini, menurut Mualim, dipengaruhi oleh perubahan kebijakan penentuan kuota haji yang kini didasarkan pada jumlah pendaftar, bukan lagi perbandingan jumlah penduduk muslim di suatu daerah.

Menariknya, sekitar 40 persen jemaah tahun ini masuk kategori lanjut usia (lansia). Hal tersebut sejalan dengan kebijakan pelayanan haji 2026 yang mengusung konsep inklusif dan ramah terhadap kelompok rentan.

"Tagline kita haji 2026 ramah lansia, disabilitas, dan perempuan," jelasnya.

Ia memastikan seluruh jemaah telah melunasi biaya haji serta memenuhi syarat kesehatan yang ditetapkan. Pemerintah juga terus memperkuat pendampingan, terutama bagi jemaah lansia agar dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Terkait dinamika geopolitik di Timur Tengah, Mualim mengimbau jemaah agar tidak khawatir. Pihaknya terus memberikan edukasi dan informasi resmi agar jemaah tetap tenang menjelang keberangkatan.

"Kami mengacu pada informasi resmi dari pemerintah Arab Saudi. Keamanan menjadi syarat utama dalam penyelenggaraan ibadah haji," tegasnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Cirebon, H Mushofa, menambahkan bahwa seluruh aspek teknis pemberangkatan telah disiapkan secara matang, termasuk armada transportasi dan jadwal keberangkatan.

"Insya Allah semua sudah siap. Pemberangkatan akan dilakukan dalam tujuh tahap, dimulai 24 April dari Asrama Haji Watubelah," ungkapnya.

Untuk tahun ini, seluruh jemaah haji asal Jawa Barat akan diberangkatkan melalui Bandara Internasional Kertajati (BIJB). Secara keseluruhan, terdapat sekitar 40 kloter jemaah haji dari Jawa Barat yang akan diberangkatkan menuju Tanah Suci.

(orb/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads