Sejumlah siswa berbondong-bondong mengembalikan paket menu Makan Bergizi Gratis (MBG) ke dapur SPPG di Kabupaten Bandung. Video aksi tersebut sempat ramai diperbincangkan dan viral di media sosial.
Dari video yang dilihat detikJabar, tampak para siswa membawa tumpukan ompreng berisi menu MBG. Mereka berteriak mengeluhkan kondisi makanan yang diduga mengeluarkan aroma tidak sedap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bau, bau, bau kelek (ketiak) MBG-na," teriak para siswa sambil membawa ompreng tersebut.
Para siswa langsung membawa ompreng berisi paket MBG tersebut ke dapur SPPG yang lokasinya tak jauh dari sekolah. Makanan itu kemudian dikumpulkan di depan dapur.
Peristiwa itu diketahui terjadi di SMPN 1 Dayeuhkolot, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa (7/4/2026). Usai aksi tersebut, jajaran Forkopimcam Dayeuhkolot langsung mendatangi dapur SPPG.
"Iya benar. Kemarin kami Forkopimcam sudah cek langsung ke TKP," ujar Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono kepada awak media, Rabu (8/4/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, menu yang dibagikan saat kejadian terdiri dari nasi putih, rendang ayam, tempe orek, acar timun wortel, dan buah melon. Namun, saat dibuka oleh siswa, kondisi makanan mengeluarkan bau tidak sedap.
"(Dugaan makanan basi) nah itu masih dicek oleh Puskesmas Dayeuhkolot, kemarin sudah di ambil sampelnya," katanya.
Triyono menegaskan, saat ini operasional dapur SPPG tersebut ditutup sementara imbas insiden tersebut. Langkah ini diambil sembari menunggu hasil uji laboratorium dari tim kesehatan.
"Informasinya (dapur SPPG) sementara di-off-kan sambil evaluasi dan pengecekan (menu makanan) dari Puskesmas Dayeuhkolot," pungkasnya.
(orb/orb)
