Seorang pria berinisial AH (41) ditemukan tergeletak tak berdaya di pinggir jalan di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Saat ditemukan warga, korban dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan tangan terikat dan mulut tertutup lakban. Berikut fakta-faktanya:
1. Tergeletak di Bahu Jalan
Kapolsek Cimenyan, Kompol Deni Muhtamar, menjelaskan bahwa penemuan ini bermula dari laporan warga yang melihat korban tergeletak di bahu jalan. Petugas segera menuju lokasi setelah menerima informasi tersebut.
"Iya ada warga nemuin korban di pinggir jalan sekitar jam 9 malam tadi. Terus laporan ke kami," ujar Deni, kepada awak media, Jumat (16/10/2026).
2. Tanpa Luka Fisik
Setibanya di lokasi, polisi langsung mengevakuasi AH ke Rumah Sakit Santo Yusup, Kota Bandung, untuk mendapatkan pertolongan medis. Meski ditemukan dalam kondisi terikat, hasil pemeriksaan dokter menunjukkan tidak ada luka bekas kekerasan fisik pada tubuh korban.
"Hasil dari pemeriksaan dokter tidak ada luka kekerasan pada tubuh korban. Kemudian tadi malam pas sudah sadar, korban sudah dibawa pulang oleh keluarganya," katanya.
3. Ngaku Dibuang
AH sempat mengalami syok berat sehingga belum bisa memberikan keterangan sesaat setelah sadar. Namun, setelah kondisinya stabil, ia menceritakan kronologi kejadian kepada pihak kepolisian. Berdasarkan pengakuan AH, peristiwa bermula di wilayah Coblong, Kota Bandung.
"Jadi dari pengakuan awal kejadiannya di Coblong, Kota Bandung. Terus korban diduga dibuang di area sepi di Cimenyan," jelasnya.
4. Korban Penipuan
Deni mengungkapkan bahwa insiden ini diduga dipicu oleh masalah kerja sama proyek antara korban dan dua orang terduga pelaku. AH disinyalir menjadi korban penipuan dengan kerugian mencapai Rp50 juta. Sebelum dibuang, korban sempat dibawa berkeliling menggunakan mobil dan diberi minuman hingga kehilangan kesadaran.
"Tapi mungkin hanya diminta uang, atau apa mereka mungkin ada persoalan lain ndak tahu apa. Akhirnya mungkin diajak muter-muter Kota Bandung, akhirnya dia dikasih minuman terus dia tidak sadarkan diri gitu," ungkapnya.
"Korban diajak muter-muter sama terduga pelaku menggunakan mobil. Terus ketika sudah di tempat sepi (Cimenyan), korban langsung diduga dibuang di pinggir jalan," tambahnya.
5. Tidak ada Barang Hilang
Meski mendapatkan perlakuan tersebut, AH tidak kehilangan barang berharga miliknya. Dompet hingga ponsel korban ditemukan masih utuh di lokasi kejadian.
"Cuma kondisi ditemukannya terikat lakban di bagian mulut dan tangan dilakban," kata Deni.
Hingga saat ini, korban belum secara resmi melapor ke kepolisian. Mengingat titik awal kejadian berada di wilayah Kota Bandung, Polsek Cimenyan menyarankan korban untuk menempuh jalur hukum melalui Polsek Coblong atau Polrestabes Bandung.
(bba/iqk)