Inspektorat Bogor Ingatkan Bahaya Kebiasaan Berujung Korupsi

Andry Haryanto - detikJabar
Rabu, 14 Okt 2026 14:00 WIB
Sekretaris Inspektorat Kabupaten Bogor Edy Suwito. (Foto: Istimewa)
Bogor -

Kebutuhan operasional pelayanan di tingkat bawah menjadi salah satu perhatian Inspektorat Kabupaten Bogor dalam pencegahan korupsi. Dukungan terhadap penyelenggara layanan perlu diperhatikan agar kebutuhan tersebut tidak menjadi alasan munculnya pungutan yang tidak semestinya kepada warga.

Sekretaris Inspektorat Kabupaten Bogor Edy Suwito menyampaikan hal itu dalam Roadshow Sosialisasi Antikorupsi di Kecamatan Caringin, Selasa (13/10/2026). Menurutnya, penguatan integritas perlu berjalan bersama perhatian terhadap kebutuhan operasional para pelaksana pelayanan.

Persoalan lain yang perlu dicermati adalah kebiasaan dalam aktivitas sehari-hari. Sesuatu yang terus dilakukan dan dianggap lumrah, kata Edy, bisa saja mengarah pada penyimpangan.

"Kadang kita tidak menyadari bahwa sesuatu yang sudah dianggap biasa atau menjadi kebiasaan ternyata dapat dikategorikan sebagai perbuatan yang mengarah pada korupsi," jelasnya.

Karena itu, pemahaman antikorupsi perlu menjangkau orang-orang yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Inspektorat menyasar pemerintah desa, sekolah, puskesmas, unit pelaksana teknis, hingga lingkungan RT dan RW.

Kecamatan menjadi pintu masuk untuk memperluas jangkauan tersebut. Setelah sebelumnya berlangsung di sejumlah perangkat daerah, roadshow kini menjangkau wilayah kecamatan agar pemahaman mengenai pencegahan penyimpangan sampai ke lini pelayanan terdekat dengan warga.

Edy menekankan, pembenahan membutuhkan kebiasaan saling mengingatkan dan pemahaman yang terus diperbarui.




(sud/sud)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork