Heboh Momen Haru Induk Lumba-lumba Gendong Anaknya yang Mati

detikINET - detikJabar
Minggu, 02 Agu 2026 23:00 WIB
Lumba-lumba Fraggle. Foto: Geographe Marine Research
Jakarta -

Momen mengharukan terekam di Muara Leschenault, Australia Barat. Seekor induk lumba-lumba hidung botol bernama Fraggle terlihat terus menggendong anaknya yang baru berusia sekitar dua pekan setelah mati.

Pemandangan itu semakin menyentuh karena sekitar 14 lumba-lumba lain berenang mengelilinginya. Para peneliti menduga kawanan tersebut menemani Fraggle selama masa berkabung.

Tim peneliti Geographe Marine Research mengungkapkan bahwa anak lumba-lumba itu baru lahir sekitar dua minggu sebelumnya. Informasi tersebut mereka sampaikan melalui unggahan di akun Instagram @geographemarineresearch. Kehilangan ini menjadi yang keempat secara beruntun bagi Fraggle. Selama masa berkabung, induk lumba-lumba itu terus berenang sambil membawa jasad anaknya.

Sebelum kematian anak lumba-lumba tersebut, para peneliti mengaku sudah mengkhawatirkan peluang hidupnya. Mereka menilai kelahiran pada musim dingin menjadi tantangan besar bagi anak lumba-lumba untuk bertahan hidup. Kekhawatiran itu semakin besar setelah mereka melihat laju pernapasan bayi lumba-lumba meningkat beberapa hari sebelum mati.

"Mengetahui bahwa memiliki anak saat musim dingin akan menjadi tantangan besar untuk bertahan hidup, kami tetap berharap ia punya kesempatan menjadi induk lagi. Kini ia telah kehilangan empat anak terakhirnya," tulis Geographe Marine Research dalam postingan tersebut.

"Lumba-lumba akan membawa anaknya yang telah mati selama masa berkabung yang bisa berlangsung beberapa hari. Pada akhirnya ia harus melepaskannya agar bisa kembali mencari makan dan bertahan hidup. Saat itu akan segera tiba," kata mereka.

Tim peneliti juga menyoroti peristiwa langka ketika kawanan lumba-lumba lain ikut mengelilingi Fraggle. Menurut mereka, sejumlah lumba-lumba dari laut lepas bergabung dengan kelompok lumba-lumba yang menetap di muara untuk menemani Fraggle.

"Tampaknya beberapa teman Fraggle dari laut lepas bergabung dengan lumba-lumba yang tinggal di muara untuk berkabung bersamanya. Ini menunjukkan kuatnya ikatan keluarga yang mereka miliki," sebut para peneliti.

Muara Leschenault hanya menjadi habitat bagi sedikit lumba-lumba hidung botol. Kondisi tersebut membuat kelahiran anak lumba-lumba di kawasan itu tergolong jarang setiap tahun. Selain itu, tingkat kelangsungan hidup anak-anak lumba-lumba di perairan tersebut juga relatif rendah.

Artikel ini telah tayang di detikINET. Baca selengkapnya di sini.




(rns/sud)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB