Sejumlah peristiwa terjadi di wilayah Priangan Timur (Tasikmalaya, Garut, Banjar, Ciamis, dan Pangandaran) dalam sepekan terakhir. Mulai dari penangkapan terduga teroris di Ciamis hingga keracunan massal gegara Makan Bergizi Gratis (MBG) di Garut.
Berikut rangkuman berita dan peristiwa di wilayah Priangan Timur dalam sepekan terakhir:
Pasien ODGJ Meninggal Tak Wajar di Balai Pengobatan Alternatif Ciamis
Satreskrim Polres Ciamis menetapkan seorang pengelola balai pengobatan alternatif di Ciamis berinisial A (63) menjadi tersangka terkait dugaan penelantaran seorang pasien hingga berujung meninggal dunia.
Kasus tersebut berawal dari Satreskrim Polres Tasikmalaya yang menerima informasi adanya satu warga Kecamatan Cikalong yang meninggal dunia usai menjalani pengobatan alternatif di Ciamis. Pihak keluarga menduga kematian pasien tidak wajar. Polisi kemudian membawa jenazahnya ke RSUD Kota Banjar untuk dilakukan visum dan autopsi guna memastikan penyebab kematian.
"Kami mendapatkan informasi awal dari Satreskrim Polres Tasikmalaya ada warga Cikalong meninggal dunia. Informasinya korban menjalani pengobatan alternatif di daerah Ciamis. Atas dasar itu korban dibawa ke RSUD Banjar untuk dilakukan visum maupun autopsi," ujar Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Carsono, Senin (20/7/2026).
Atas informasi itu, Satreskrim Polres Ciamis bergerak untuk melakukan penyelidikan, melakukan prarekonstruksi di lokasi kejadian, dan memeriksa kondisi tempat pengobatan alternatif tersebut. Prarekonstruksi dilakukan untuk mengetahui gambaran utuh mengenai peristiwa yang mengakibatkan pasien tersebut meninggal dunia.
Diketahui pasien telah menjalani perawatan di balai pengobatan tersebut sekitar 6 bulan. Menurut keterangan keluarga, pasien dibawa ke tempat itu karena diduga mengalami gangguan jiwa. Pihak keluarga memilih jalur pengobatan alternatif.
"Menurut pihak keluarga, korban dibawa ke sini karena ada indikasi gangguan kejiwaan. Oleh karena itu keluarga memilih pengobatan alternatif," ungkapnya.
Carsono mengungkapkan penyelidikan kasus dugaan penelantaran atau pembiaran terhadap pasien di sebuah tempat pengobatan tradisional di Kabupaten Ciamis kini telah memasuki tahap penyidikan. Proses tersebut dilakukan Satreskrim Polres Ciamis dengan melibatkan dokter forensik dari RSUD Kota Banjar untuk memastikan penyebab dan kondisi korban.
"Dari hasil pemeriksaan dokter forensik ditemukan adanya luka di bagian perut sebelah kanan dan juga pada bagian kaki. Berdasarkan hasil visum luar, terdapat indikasi adanya pembiaran ataupun penelantaran terhadap pasien yang menjalani pengobatan di tempat tersebut," ujar AKP Carsono.
Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi telah menetapkan pengelola pengobatan tradisional berinisial A sebagai tersangka. Saat ini, penyidik masih terus mendalami perkara tersebut untuk melengkapi proses hukum.
"Pengelola pengobatan alternatif tersebut sudah kami tetapkan sebagai tersangka dengan inisial A dan saat ini penyidikan masih terus berlangsung," katanya.
Jasad Warga Bandung Ditemukan di Pesisir Pangandaran
Korban kecelakaan laut (laka laut) yang dilaporkan hilang di Pantai Barat Pangandaran sejak Jumat (17/7/2026) lalu akhirnya berhasil ditemukan pada Senin (20/7/2026) dini hari pukul 03.00 WIB.
Korban atas nama Mohamad Rizki (20) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi telentang. Pakaian yang dikenakan masih lengkap, namun bagian wajahnya sudah mulai melepuh. Korban ditemukan di hari keempat masa pencarian.
Peristiwa laka laut tersebut awalnya terjadi pada Jumat sore sekitar pukul 17.45 WIB. Dalam insiden tersebut, satu orang korban dinyatakan terseret ombak dan hilang. Tim gabungan langsung berupaya melakukan pencarian hingga tiga hari berselang.
Kasat Polairud Polres Pangandaran AKP Anang Tri Sodikin membenarkan jika wisatawan yang tenggelam dan dinyatakan hilang pada Jumat yang lalu kini telah ditemukan. Jenazah korban ditemukan setelah adanya laporan dari warga.
Petugas Kepolisian yang memimpin penanganan di lokasi menyampaikan bahwa korban berhasil ditemukan setelah mendapat laporan dari warga sekitar pukul 03.45 WIB. Korban ditemukan terdampar di pesisir pantai sekitar Pos 5 Pantai Pangandaran.
"Waktu kita temukan, kondisi korban sudah meninggal dunia dan terdampar di pesisir pantai. Korban terbawa ombak hingga ke pinggir," kata Anang saat dihubungi detikJabar, Senin (20/7/2026).
Usai ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Pandega untuk menjalani identifikasi medis serta pencocokan dengan pihak keluarga. Setelah dipastikan identitasnya oleh pihak keluarga dan tim medis, jenazah diserahterimakan dan dibawa ke rumah duka di Bandung untuk dipulasara.
"Alhamdulillah sekarang jenazah sudah diurus di RSUD Pandega dan akan diserahkan kepada pihak keluarga di Kabupaten Bandung," ucapnya.
Simak Video "Video Nanik Ogah Jawab Saat Ditanya Motor Listrik MBG, Pilih Menghindar"
(bba/mso)