Bangunan eks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang, Kabupaten Bandung rencananya akan diaktifkan kembali oleh pemerintah. Gedung tersebut akan difungsikan menjadi gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Soreang.
Pantauan detikJabar di lokasi, Jumat (10/7/2026), tampak bagian gedung depan digunakan sebagian untuk Laboratorium Kesehatan (Labkes) Kabupaten Bandung. Kemudian pada area belakang gedung dalam kondisi tidak terpakai.
Gedung eks RSUD Soreang tersebut berada di depan Alun-alun Utara Soreang, Kabupaten Bandung. Terlihat pada bagian belakang dan sisi gedung RSUD kondisinya tampak memprihatinkan. Beberapa bagian cat terlihat telah mengelupas dan pada area plafon terlihat bolong.
Beberapa tanaman liar terlihat tumbuh di area eks rumah sakit yang sudah tidak digunakan tersebut. Pelayanan rumah sakit tersebut telah dipindahkan beberapa tahun lalu ke gedung baru RSUD Otista Soreang, di Jalan Gading Tutuka.
Bangunan eks RSUD tersebut rencananya akan difungsikan sebagai bangunan SMPN 5 Soreang. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung bersama pihak Kecamatan Soreang pun telah melakukan pengecekan kondisi eks RSUD tersebut.
"Setelah kami melakukan survei langsung ke lapangan, ternyata dari sisi konstruksi, bangunan eks Rumah Sakit (RS) Soreang bisa menjadi alternatif yang sangat representatif," ujar Kadisdik Kabupaten Bandung Asep Kusumah kepada awak media.
Asep menilai struktur konstruksi bangunan eks RSUD Soreang tersebut masih sangat aman dan layak. Hal tersebut diketahui setelah melakukan peninjauan ke lokasi beberapa waktu lalu.
"Jadi memang struktur konstruksi bangunan eks RS Soreang tersebut masih sangat aman dan layak. Pemerintah daerah tinggal melakukan perapian serta penataan untuk menyesuaikan kebutuhan pembelajaran, seperti perbaikan sekat ruangan, plafon, dan beberapa pengerjaan lantai," katanya.
Pihaknya mengungkapkan, SMPN 5 Soreang saat ini sudah berjalan selama tiga tahun. Menurutnya, aktivitas pembelajaran masih menumpang dengan menggunakan ruang kelas di salah satu SD di Soreang, yaitu SD Cibiru.
"SMPN 5 Soreang sudah meluluskan angkatan pertamanya tahun ini. Mengenai status siswa kelas 2 dan kelas 3 yang saat ini masih belajar di SD Cibiru, mereka secara otomatis akan dipindahkan ke gedung baru ini saat fasilitasnya sudah siap," jelasnya.
Menurutnya, pemilihan lokasi tersebut didasarkan pada beberapa pertimbangan strategis. Kata dia, penggunaan gedung eks RSUD tersebut merupakan arahan langsung dari Bupati Bandung Dadang Supriatna.
"Pemilihan lokasi ini didasarkan pada beberapa pertimbangan strategis. Pertama, dari sisi titik lokasi, gedung ini sangat ideal untuk mengakomodir kebutuhan daya tampung lulusan di wilayah Soreang," ucapnya.
Asep menyebutkan bangunan eks RSUD Soreang tersebut secara historis merupakan bangunan bekas Sekolah Dasar (SD) Soreang. Sehingga menurutnya gedung tersebut akan dikembalikan fungsinya sebagai area pendidikan.
"Jadi, gedung ini akan dikembalikan fungsinya seperti semula, yaitu sebagai fasilitas pendidikan untuk memenuhi kebutuhan ruang kelas SMP Negeri 5 Soreang," kata Asep.
Asep mengungkapkan bangunan eks RSUD Soreang lokasinya strategis dan terintegrasi. Di antaranya berdekatan dengan Kantor Kecamatan, Polsek, Masjid Agung, dan Alun-Alun Soreang.
(sud/sud)