Pria berinisial WG (46) nekat membacok temannya, IS (38), di Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Aksi tersebut dipicu dendam lama yang membuat pelaku tega menganiaya korban menggunakan golok.
Kapolsek Soreang Kompol Oeng Hoeruman mengatakan aksi pembacokan tersebut terjadi pada Kamis, 4 Juni 2026. Polisi kemudian bergerak melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku pembacokan tersebut.
"Iya benar. Kejadiannya Kamis, 04 Juni 2026 sekira jam 15.00 WIB. Pelaku inisial WG sudah kami amankan," ujar Oeng, kepada detikJabar, Senin (29/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oeng menjelaskan peristiwa tersebut bermula saat pelaku secara tiba-tiba mendatangi korban di pinggir jalan. Pelaku kemudian langsung meluapkan amarahnya kepada korban.
"Pelaku melakukan penganiayaan membacok secara membabi buta kurang lebih sebanyak 10 kali," katanya.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka berat pada bagian kepala, punggung, hingga tangan. Oeng menyebut korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Otto Iskandar Di Nata (Otista) Soreang untuk mendapatkan perawatan medis.
"Korban langsung dibawa ke RSUD Otista Soreang," jelasnya.
Oeng mengungkapkan aksi pembacokan tersebut dipicu dendam lama terhadap korban. Pelaku merasa permasalahan di antara mereka belum tuntas sehingga nekat melakukan penganiayaan.
"Jadi itu teh dendam. Jadi dulu, kakaknya (pelaku) itu di bacok sama korban. Sebenarnya sudah di proses, tapi masih emosi si pelaku ke korban. Jadi dendam itu. Kedua, dia juga mabuk," ungkapnya.
Menurutnya, keduanya berteman dan saling mengenal. Oeng menyebut mereka sehari-hari bekerja sebagai juru parkir (jukir) di sebuah toko di wilayah Soreang.
"Iya keduanya kenal satu sama lain. Karena mereka sering markiran di sana. Jadi jukir," ucapnya.
Setelah itu, polisi langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan olah TKP. Sejumlah saksi mata pun telah dimintai keterangan guna melengkapi berkas perkara.
"Pelaku sudah kami tangkap di rumahnya di Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Minggu 28 Juni 2026, sekira pukul 18.00 WIB. Langsung kami bawa ke Polsek Soreang," ungkapnya.
Dia mengimbau masyarakat agar segera melapor ke polsek terdekat jika mendapati adanya tindak pidana. Selain itu, warga diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing.
"Kami imbau kepada masyarakat, tetep agar hati-hati dan waspada. Insyallah, wilayah hukum soreang aman. Tapi tetap, kewasapadaan tetap dijaga bisa menjaga diri sendiri. Kalau ada informasi terkait kriminalitas jangan ragu melaporkan ke kantor polisi, ada juga call center Polri 110, ada Lapor Pak Kapolresta," pungkasnya.
Simak Video "Video Kades di Lumajang Dikeroyok-Dibacok OTK, Polisi Buru Pelaku"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
