Wali Kota Bandung Muhammad Farhan akhirnya menyampaikan titik terang mengenai nasib pengelolaan Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo. Ia memastikan, pemenang lelang kawasan tersebut bakal ditetapkan hari ini, Selasa (9/6/2026).
Ditemui wartawan, Farhan menyatakan masih menunggu laporan dari panitia seleksi (Pansel) lelang pengelolaan Bandung Zoo. Namun rencananya, sore ini, ia akan menerima laporan siapa lembaga yang ditetapkan menjadi pemenang lelang.
"Bandung Zoo hari ini saya masih deg-degan, saya akan menunggu laporan. Nanti sore jam 16.30 WIB saya akan dapat laporan, mudah-mudahan," kata Farhan.
Setelah menerima laporan pemenang lelang, Farhan mengaku akan menghadap ke Kementerian Kehutanan. Kementerian kemudian yang bakal mengesahkan pemenang lelang tersebut untuk mengelola Bandung Zoo.
"Setelah itu saya langsung berangkat ke Kementerian Kehutanan untuk melaporkan, soalnya nanti Kementerian Kehutanan yang akan mencontreng, 'oke', gitu," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, ada tiga lembaga konservasi yang saat ini sedang mengikuti lelang pengelolaan Bandung Zoo. Ketiganya adalah Taman Safari Indonesia (TSI), Faunaland Ancol, Jakarta, dan Gembira Loka, Yogyakarta.
Lelang Bandung Zoo memiliki nilai kontrak sebesar Rp 4,6 miliar, dengan skema bagi hasil 10 sampai 20 persen untuk Pemkot Bandung. Pengelolaannya akan berlaku selama 26 tahun.
Baca juga: Kontrak Lelang Bandung Zoo Rp4,6 M per Tahun |
Berdasarkan dokumen pengumuman, lelang ulang pengelolaan Bandung Zoo dimulai pada 26 Mei 2026. Penjelasan tender dilakukan pada 3 Juni 2026, disusul pemasukan dokumen penawaran pada 4 Juni 2026, dan jadwal pelaksanaan tender pada 8 Juni 2026.
Kemudian, jadwal pelaksanaan tender dilaksanakan pada 8 Juni 2026. Penetapan mitra dilakukan pada 9 Juni 2026, dan penandatanganan kerja sama dilakukan pada 12 Juni 2026.
(ral/sud)