3 Lembaga Calon Pengelola Bandung Zoo

3 Lembaga Calon Pengelola Bandung Zoo

Rifat Alhamidi - detikJabar
Rabu, 27 Mei 2026 20:00 WIB
Bandung Zoo disegel
Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo. (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Proses pengelolaan Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo hingga kini belum menemui titik terang. Pemkot Bandung akhirnya membuka ulang lelang pemanfaatan aset tersebut lantaran proses lelang pertama dinyatakan gagal.

Lelang itu telah dibuka sejak awal Mei 2026 dengan sistem kerja sama pemanfaatan (KSP). Dalam dokumen yang dicantumkan, kerja sama tersebut dilakukan selama 26 tahun dan pemenang lelang ditargetkan ditetapkan pada Senin (25/5).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bandung Zoo itu insyaallah akan segera diumumkan segera pemenangnya. Saya sudah selesai melakukan diskusi dengan Kementerian Kehutanan," kata Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Rabu (27/5/2026).

"Kementerian Kehutanan sudah memberikan penilaiannya, Insyaallah pada tanggal 1-3 Juni, saya akan mendapatkan kabar dari Kementerian Kehutanan pemenang yang pasti yang mendapatkan izin lembaga konservasi," ungkap Farhan menambahkan.

ADVERTISEMENT

Saat lelang pertama dilakukan, banyak lembaga yang mendaftar untuk mengelola Bandung Zoo. Namun dalam prosesnya, peserta lelang tersebut menyusut hingga menyisakan tiga lembaga saja.

Farhan merinci ketiga lembaga konservasi yang mendaftar jadi pengelola Bandung Zoo tersebut. Ketiganya adalah pengelola Gembira Loka Yogyakarta, Taman Safari Indonesia, dan Faunaland Jakarta.

"Yang tiga kemarin itu gini. Jadi kan memang administrasi pisan yah. Tiga kemarin udah dibuka, kemudian dilakukan negosiasi ulang. Negosiasi ulangnya berarti kan untuk mengubah dokumen lelang. Nah untuk mengubah dokumen lelang, tidak dengan serta-merta bisa diubah, tetapi harus diajukan kembali dalam bentuk lelang ulang. Memang peraturan menteri dalam negeri seperti ini," beber Farhan.

"Jadi ini mah tinggal urusan administrasi aja. Tiga calon kuot itu yang pertama ada Gembira Loka. Kemudian dari Faunaland dari Jakarta, terus Taman Safari," imbuhnya.

Berdasarkan dokumen pengumuman, lelang ulang pengelolaan Bandung Zoo dimulai pada 26 Mei 2026. Penjelasan tender dilakukan pada 3 Juni 2026, disusul pemasukan dokumen penawaran pada 4 Juni 2026, dan jadwal pelaksanaan tender pada 8 Juni 2026.

Kemudian, jadwal pelaksanaan tender dilaksanakan pada 8 Juni 2026. Penetapan mitra dilakukan pada 9 Juni 2026, dan penandatanganan kerja sama dilakukan pada 12 Juni 2026.

"Yang sudah mengajukan itu nanti finalnya Insyaallah, mudah-mudahan antara tanggal 5 sampai tanggal 12 Juni yang saya tahu ya. Itu nanti segera diumumkan," pungkasnya.

(ral/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads