Dua hari menjelang Hari Raya Idul Adha, aktivitas di Pasar Ingon-ingon Ciwareng, Purwakarta, mulai menggeliat. Pasar hewan yang dikenal sebagai salah satu yang terbesar di Jawa Barat itu dipadati pembeli yang datang sejak pagi untuk mencari sapi kurban. Namun, tingginya minat masyarakat tahun ini turut diiringi kenaikan harga yang cukup signifikan.
Harga sapi jantan di pasar tersebut dilaporkan naik antara Rp1 juta hingga Rp3 juta per ekor dibandingkan harga normal. Kenaikan terjadi hampir di seluruh kategori sapi layak kurban.
Pantauan di lokasi menunjukkan para pembeli berdatangan dari Purwakarta maupun berbagai daerah lain di Jawa Barat. Mereka tampak menyusuri lapak demi lapak, memperhatikan ukuran, kondisi fisik, hingga menyesuaikan pilihan dengan anggaran yang dimiliki.
Seperti tradisi yang sudah lama berlangsung di pasar tersebut, proses tawar-menawar dilakukan dengan cara khas, negosiasi melalui jabat tangan hingga tercapai kesepakatan harga antara penjual dan pembeli.
Untuk sapi kurban dengan kategori yang sebelumnya dijual sekitar Rp21 juta per ekor, kini naik menjadi sekitar Rp23 juta. Sementara sapi yang sebelumnya berada di kisaran Rp23 juta kini menembus Rp26 juta per ekor. Adapun untuk sapi dengan ukuran dan kualitas premium, harga tertinggi di pasar ini mencapai Rp30 juta hingga Rp40 juta per ekor.
Salah seorang pedagang asal Jawa Timur, Abdul Aziz, mengatakan kenaikan harga mulai terasa sejak memasuki bulan Mei. Menurutnya, tingginya permintaan menjelang Idul Adha tidak sebanding dengan jumlah pasokan sapi yang tersedia di pasar.
"Harga sapi naik sekarang 1-3 juta, biasa saya jual 30 sekarang harus 33, jenis pedon. Ini sapi limo 23 jadi 26 juta. Di pasar Jawa Timur sapinya sedikit, karena banyak permintaan mau jelang lebaran," ujar Abdul Aziz, Senin (25/5/2026).
Ia mengaku selama satu bulan terakhir berkeliling menjual sapi di berbagai wilayah Jawa Barat dan mencatat penjualan yang cukup tinggi.
"Alhamdulillah satu bulan terakhir sudah terjual 250 ekor sapi. Yang paling banyak dicari sapi lokal madrasi, harganya 23 tapi sekarang dijual 25-26 juta, naik 2-3 jutaan," katanya.
Kenaikan harga tersebut juga dirasakan langsung oleh para pembeli. Odang, salah seorang pembeli asal Cimahi yang datang untuk mencari sapi kurban sekaligus memenuhi permintaan di daerahnya, mengaku harga mengalami lonjakan dalam waktu singkat.
"Aduh melonjak jauh dari kemarin melonjak harganya, 1 juta lebih harga naiknya, dari Senin minggu kemarin sampai Senin sekarang naik 1 juta lebih harganya, itu yang barusan harga 23 juta, kemarin dapat 21,5 juta," ucap Odang.
Berdasarkan data petugas pasar, pada Senin ini tercatat lebih dari 300 ekor sapi masuk ke Pasar Ingon-ingon Ciwareng. Jumlah transaksi juga dilaporkan meningkat sekitar 10 hingga 20 persen dibandingkan hari biasa.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meski harga mengalami kenaikan, antusiasme masyarakat untuk berkurban menjelang Idul Adha tetap tinggi.
Simak Video "Video Pantau Hilal Awal Zulhijah 1447 H dari Rooftop Kemenag DKI"
(dir/dir)