Saatnya Peternak Sapi di Bandung Barat Meraup Cuan Jelang Iduladha

Saatnya Peternak Sapi di Bandung Barat Meraup Cuan Jelang Iduladha

Whisnu Pradana - detikJabar
Rabu, 06 Mei 2026 18:17 WIB
Peternakan sapi di Bandung Barat
Peternakan sapi di Bandung Barat (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar).
Bandung Barat -

Entang Sukandi, sedang mengecek kondisi sapi-sapi yang ada di kandangnya. Jelang Iduladha 1447 Hijriah, pria 46 tahun itu mulai sibuk menyiapkan hewan ternaknya di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Entang merupakan salah satu peternak sapi yang jadi langganan pembeli menjelang Hari Raya Kurban. Di tahun ini, rutinitas itu kembali ia jalani. Sudah ada sekitar 240-an ekor sapi yang dipesan pembeli.

"Alhamdulillah, tahun ini sudah 240-an ekor yang di-booking. Mudah-mudahan sampai menjelang Iduladha nanti, bisa samlai 250 ekor yang terjual. Saya siapkan 300 ekor sapi," kata Entang saat ditemui, Rabu (6/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Entang menyebut sebetulnya di tahun ini, harga jual sapi agak meningkat hingga 10 persen dibanding tahun sebelumnya. Saat ini, harga per ekor sapi paling rendah dibanderol di kisaran Rp20 juta hingga Rp30 juta. Sementara untuk kategori sapi premium atau yang berukuran jumbo mulai berat 750 kilogram hingga 1,5 ton, dipatok dengan harga mulai Rp80 juta hingga Rp100 juta.

"Kenaikan ya ada pengaruhnya karena impor, rata-rata kenaikan sekitar Rp2 juta sampai Rp3 juta per ekor, itu buat sapi yang biasa," ujar Entang.

Kebanyakan konsumen sapi untuk kurban yang membeli ke kandangnya berasal dari daerah Bandung Raya. Namun ada juga beberapa pembeli dari Bogor, Karawang, hingga Tasikmalaya.

"Mungkin karena kepercayaan ya, karena hewan kurban di saya sudah dipastikan sehat dengan pemeriksaan rutin. Kemudian pakannya juga disesuaikan supaya memenuhi nutrisi sapi-sapi," kata Entang.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) KBB, Wiwin Aprianti, memprediksi jumlah hewan kurban di Bandung Barat tahun ini akan meningkat hingga dua persen.

"Kita prediksi tahun ini naik 2 persenan, berpatokan ke jumlah hewan yang diperiksa. Tahun kemarin itu sebanyak 11.944 hewan kurban, nah tahun ini naik 2 persen," kata Wiwin.

Wiwin menyebut kebutuhan hewan kurban itu dipenuhi dari peternak lokal di Bandung Barat maupun yang berasal dari luar daerah, seperti dari Jawa Timur, Jawa Tengah, serta Yogyakarta.

"Nanti juga kita akan perketat pengawasan masuknya ternak ke Bandung Barat. Kemudian menjelang Iduladha, akan ada pemeriksaan ante mortem dan post mortem," kata Wiwin.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video dari Udara: Kondisi Cisarua Bandung Barat Usai Diterjang Longsor"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads