Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya meradang. Hal itu dipicu oleh belum cairnya hak Tunjangan Hari Raya (THR) mereka hingga hari terakhir kerja menjelang Lebaran.
"Rungkad bos!, seumur-umur jadi PNS Pemkot Tasikmalaya baru kali ini THR macet," kata salah seorang PNS di Kantor Sekretariat Daerah Kota Tasikmalaya, Selasa (17/3/2026).
Pria berusia 40 tahunan itu mengatakan bahwa THR yang diterimanya sebagai PNS terdiri dari gaji 14 dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
"THR kita itu biasanya terdiri dari gaji 14 yang sumber dananya dari pusat ditambah TPP yang sumber dananya dari daerah," katanya.
Sejauh ini, ia baru menerima separuh dari besaran TPP, sementara sisanya belum menemui titik terang.
"Yang sudah masuk minggu kemarin itu baru TPP, itu pun setengahnya, nggak full. Langsung ludes, untuk beli baju anak," kata bapak beranak tiga tersebut.
Meski mengaku pasrah, ia menyesalkan kebijakan Pemkot Tasikmalaya yang dinilai tidak mengambil langkah antisipasi untuk memprioritaskan kebutuhan pegawainya.
"Saya mah oseng (bawahan) nggak berani protes dan nggak tahu apa-apa soal fiskal negara, tapi prihatin saja Pemkot sampai tega begini," katanya.
Ia juga mempertanyakan alasan Pemkot Tasikmalaya tidak mengambil opsi pengajuan pinjaman daerah demi bisa membayar THR para pegawai.
"Kan jadi lucu, pemerintah ke pihak swasta kan keras, wajib membayar THR, bahkan sampai ada sanksi bagi pengusaha yang tidak membayar THR. Lah sekarang pemerintah sendiri yang tidak membayar THR untuk pegawainya," kata PNS tersebut.
Pantauan detikJabar, kegaduhan mengenai THR PNS Pemkot yang belum dibayar ini juga merembet ke akun media sosial Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi. Dilihat pada Selasa (17/3/2026), unggahan terbaru di akun Instagram Viman dibanjiri komentar yang menagih THR. Tak sedikit pula netizen yang menandai akun Presiden Prabowo dan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi untuk mengadukan persoalan ini.
Simak Video "Melakukan Cliff Jumping di Curug Panoong untuk Sensasi Adrenalin di Tasikmalaya "
(mso/mso)