Dedi Mulyadi Bicara Dampak Langsung Konflik Iran-AS untuk Jabar

Bima Bagaskara - detikJabar
Selasa, 10 Mar 2026 18:46 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (Foto: Ari Saputra/detikFoto).
Bandung -

Eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel mulai memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global. Lonjakan harga energi hingga pelemahan nilai tukar rupiah menjadi dampak yang dirasakan banyak negara, termasuk Indonesia.

Di tengah situasi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menilai langkah percepatan pembangunan infrastruktur yang dilakukan pada 2025 lalu justru membuahkan keuntungan pada tahun ini.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan keputusan mempercepat proyek infrastruktur di tengah efisiensi anggaran saat itu sempat menuai kritik. Namun, kebijakan tersebut kini dianggap membuat posisi fiskal daerah lebih aman saat harga-harga mulai melonjak akibat gejolak geopolitik.

Pada akhir 2025, Pemprov Jabar berhasil menuntaskan proyek infrastruktur senilai Rp629 miliar melalui skema tunda bayar, walaupun hal itu sempat menimbulkan kontroversi.

"Orang caci maki saya, kenapa Pemda Jabar jebol anggaran harus bayar tunggakan Rp629 miliar, saya senyum," kata Dedi dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).

Menurut Dedi, pola pengelolaan anggaran di masa kepemimpinannya juga berbeda dari sebelumnya. Ia berupaya meminimalkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) agar dana pembangunan bisa langsung dimanfaatkan.



Simak Video "Video: Israel Gempur Lebanon, 112 Orang Tewas-837 Luka-luka"


(bba/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork