Selvi Amalia Nuraeni, mahasiswi FH Universitas Suryakencana (Unsur) Cianjur meninggal dunia usai terlindas mobil di Jalan Raya Bandung-Cianjur, Desa Sabandar, Kecamatan Karangtengah, Cianjur pada Jumat (20/1/2023) lalu.
Sejumlah saksi pun mengungkapkan momen mengerikan tewasnya Selvi yang disebabkan kecelakaan maut tersebut.
Ahmad (29), salah seorang saksi, menuturkan saat kejadian, dirinya berada tepat di belakang sepeda motor yang dikendarai Selvi. "Saat kejadian, saya iring-iringan dengan korban. Posisi motornya ada di depan saya, satu arah dari Bojong menuju Muka," kata Ahmad, Sabtu (28/1/2023).
Menurutnya dari arah berlawanan melaju iring-iringan mobil yang dikawal mobil polisi. Mobil angkot yang berada di depan korban pun menghentikan laju kendaraan sambil menepi ke arah kiri.
Ahmad mengatakan diduga korban kaget melihat mobil di depannya berhenti mendadak dan tidak sempat menghentikan laju sepeda motornya dengan sempurna. "Sedikit oleng kemudian menabrak bagian belakang mobil angkot. Kecepatannya rendah, tapi karena menabrak itu korban terjatuh. Sepeda motornya ke arah kiri sedangkan korban ke arah kanan," kata dia.
Sesaat setelah korban jatuh, sebuah mobil melindas kepala korban menyebabkannya tewas seketika di lokasi kejadian. "Korban terlindas ban depan dan belakang di bagian kanan mobil," ucap Ahmad.
Namun Ahmad mengaku tidak mengetahui persis jenis mobil yang melindas korban. Ia hanya melihat warna mobil yakni bercat hitam.
"Posisinya saya ada di samping kiri korban saat kejadian. Awalnya ada di belakang, tapi kemudian saya sedikit maju di sebelah kirinya. Yang saya lihat hanya ketika kepala korban terlindas, fokus saya ke sana. Sepengelihatan saya mobil warna hitam, jenisnya saya tidak tahu karena tidak memperhatikan mobilnya, langsung fokus menghampiri korban setelah terlindas," tutur Ahmad.
Ucu (32), saksi lainnya, mengungkapkan ketika momen kecelakaan tersebut. Dia saat itu tengah berada di dalam kiosnya. Mendengar ada kecelakaan, dia pun segera keluar untuk melihat kejadian.
"Kalau tabrakannya saya tidak lihat, hanya lihat setelahnya korban tergeletak dan langsung ramai oleh pengendara, banyak yang berhenti dan hendak menolong," kata dia.
Namun, lanjut Ucu, beberapa orang mengejar mobil yang diduga pelaku tabrak lari. "Ada yang dikejar, katanya sedan. Tapi katanya saat sudah kena, dilepas lagi karena tidak ada bekas lecet pada mobil. Saya tidak ikut mengejar karena posisinya memindahkan kendaraan-kendaraan pengemudi yang berusaha membantu evakuasi korban ke pinggir jalan supaya tidak macet," tutur Ucu.
(mso/mso)