TPT Perumahan di Puncak Cianjur Longsor, Satu Orang Tewas

TPT Perumahan di Puncak Cianjur Longsor, Satu Orang Tewas

Ikbal Slamet - detikJabar
Senin, 04 Mei 2026 21:33 WIB
Garis polisi dipasang di lokasi kejadian longsor di perumahan yang berada di kawasan Puncak Cianjur.
Garis polisi dipasang di lokasi kejadian longsor di perumahan yang berada di kawasan Puncak Cianjur. (Foto: Ikbal Selamet)
Cianjur -

Seorang buruh harian tewas tertimbun Tembok Penahan Tanah (TPT) perumahan yang longsor di kawasan Puncak, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Cianjur, Senin (4/5/2026). Peristiwa itu terjadi usai kawasan tersebut diguyur hujan deras.

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikJabar, kejadian bermula saat korban, Apipudin (61), tengah memperbaiki gorong-gorong perumahan bersama dua rekannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekitar pukul 14.00 WIB, saat hujan deras mengguyur, tiba-tiba TPT setinggi 2,5 meter di samping gorong-gorong tersebut longsor. Dua rekannya berhasil lari menyelamatkan diri, sedangkan Apipudin terjebak di dalam gorong-gorong dan akhirnya tertimpa longsoran tanah serta beton TPT.

"Jadi beberapa detik sebelum longsor, dua temannya langsung lari sambil memberitahu korban jika TPT-nya mau longsor. Tapi korban tidak berhasil keluar dari gorong-gorong dan tertimbun longsoran," ujar Irpan (18), warga sekitar, Senin (4/5/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut dia, kedua rekan korban segera meminta bantuan warga sekitar dan petugas keamanan untuk mengevakuasi korban yang tertimbun. "Warga bersama relawan berusaha membersihkan material tanah dan beton yang menimpa korban. Beberapa menit setelah kejadian, korban masih terdengar meminta pertolongan sehingga dengan alat seadanya kami berusaha mengevakuasinya," kata dia.

Namun nahas, tebalnya material longsoran membuat korban baru berhasil dievakuasi empat jam kemudian.

"Tidak ada alat, jadi pakai pahat dan linggis. Sedangkan material beton yang menimpanya cukup keras. Jadi baru bisa dievakuasi sekitar jam 18.00 WIB," kata dia.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Asep Sudrajat mengatakan saat berhasil dievakuasi, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia akibat tertimbun dan tertimpa material longsoran. "Dalam peristiwa tersebut satu korban meninggal dunia," kata dia.

Menurutnya, korban langsung dibawa ke RSUD Cimacan sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga. "Setelah dilakukan pemeriksaan luar tubuh di rumah sakit, korban diserahkan ke keluarga untuk dimakankan," tuturnya.

Dia menambahkan, kejadian nahas tersebut diduga dipicu kondisi tanah pada TPT yang tergerus air hujan. "Saat kejadian hujan deras, jadi diduga mengikis tanah TPT sehingga longsor," pungkasnya.

(sud/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads