Ini Golongan yang Paling Utama Menerima Sedekah Subuh

Ini Golongan yang Paling Utama Menerima Sedekah Subuh

Tia Kamilla - detikHikmah
Jumat, 02 Jan 2026 05:00 WIB
Ini Golongan yang Paling Utama Menerima Sedekah Subuh
Ilustrasi sedekah. Foto: Deski Jayantoro/Unsplash
Jakarta -

Sedekah adalah amalan ringan yang sangat dianjurkan bagi setiap muslim. Banyak keutamaan yang terkandung di dalamnya, terutama jika diberikan pada waktu subuh. Sedekah subuh berarti mengeluarkan harta untuk membantu orang yang membutuhkan pada saat fajar. Setelah menunaikan salat Subuh, seorang muslim bisa langsung melaksanakan amalan mulia ini.

Pada waktu subuh, Allah SWT menurunkan dua malaikat untuk mendoakan orang yang bersedekah. Dari Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Setiap awal pagi saat matahari terbit, Allah menurunkan dua malaikat ke bumi. Lalu salah satu berkata, 'Ya Allah, berilah karunia orang yang menginfakkan hartanya. Ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya karena Allah'. Malaikat yang satu berkata, 'Ya Allah, binasakanlah orang-orang yang bakhil'." (HR Bukhari dan Muslim)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu, siapa golongan yang paling utama untuk menerima sedekah subuh? Berikut penjelasannya.

ADVERTISEMENT

Golongan yang Paling Utama Menerima Sedekah Subuh

Sedekah subuh pada dasarnya sama seperti sedekah lainnya, hanya bedanya diberikan pada waktu subuh, yaitu setelah salat Subuh. Menurut buku 100 Kesalahan dalam Sedekah karya Reza Pahlevi Dalimuthe, sedekah bisa diberikan kepada siapa saja, baik kerabat yang menjadi tanggungan maupun yang bukan.

Sedekah dapat diberikan kepada delapan golongan utama, termasuk tetangga, anak yatim, janda, orang yang ditawan, pelayan, atau orang miskin lainnya. Namun, memberikan sedekah kepada keluarga memiliki keistimewaan yang lebih utama karena mendapat dua pahala sekaligus, yakni pahala sedekah dan pahala silaturahmi. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda,

"Bersedekah kepada orang miskin akan mendapat pahala sedekah, dan kepada keluarga mendapat dua pahala yaitu pahala silaturahmi dan sedekah."

Dalam hadits lain, Nabi Muhammad SAW menjelaskan urutan golongan yang paling utama menerima sedekah. Dari Abu Hurairah RA, beliau bersabda,

"Bersedekahlah!" Seseorang menanggapi, 'Ya Rasulullah, saya memiliki satu dinar (rezeki).' Rasul berkata, 'Bersedekahlah untuk dirimu.' Ia berkata, 'Saya masih punya sisanya.' Kata Rasul, 'Berikan kepada istrimu.' Ia berkata, 'Masih ada yang lain.' Kata Rasul, 'Berikan kepada anakmu!' 'Masih ada yang lain.' Rasul berkata, 'Berikan kepada pelayanmu!' 'Masih ada yang lain.' Rasul berkata, 'Terserah kamu (kamu lebih tahu)'." (HR An Nasa'i)

Selain itu, Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ayat 215,

يَسْـَٔلُوْنَكَ مَاذَا يُنْفِقُوْنَ ۗ قُلْ مَآ اَنْفَقْتُمْ مِّنْ خَيْرٍ فَلِلْوَالِدَيْنِ وَالْاَقْرَبِيْنَ وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَابْنِ السَّبِيْلِ ۗ وَمَا تَفْعَلُوْا مِنْ خَيْرٍ فَاِنَّ اللّٰهَ بِهٖ عَلِيْمٌ

Yas'alūnaka māżā yunfiqūn(a), qul mā anfaqtum min khairin falil-wālidaini wal-aqrabīna wal-yatāmā wal-masākīni wabnis-sabīl(i), wa mā taf'alū min khairin fa innallāha bihī 'alīm(un).

Artinya: "Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang apa yang harus mereka infakkan. Katakanlah, 'Harta apa saja yang kamu infakkan, hendaknya diperuntukkan bagi kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan (dan membutuhkan pertolongan).' Kebaikan apa saja yang kamu kerjakan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya."

Menurut tafsir Kemenag RI, ayat ini menjelaskan bahwa harta yang diniatkan untuk disedekahkan sebaiknya diberikan terlebih dahulu kepada keluarga, terutama orang tua, yaitu ibu dan bapak, karena merekalah yang paling berjasa.

Mereka merawat dan mendidik anak sejak dalam kandungan serta bekerja keras menjaga pertumbuhan anak saat masih kecil. Setelah itu, nafkah bisa disalurkan kepada kerabat lain, seperti anak-anak, saudara, atau anggota keluarga yang membutuhkan bantuan.

Cara Melakukan Sedekah Subuh

Berikut cara melakukan sedekah subuh agar lebih berkah, dikutip dari buku Sapu Jagat Keberuntungan karya Ahmad Mudzakir:

  1. Mengisi kotak amal di masjid setelah salat Subuh berjamaah. Laki-laki bisa langsung memasukkan sendiri, sedangkan perempuan bisa menitipkan ke suami atau anak yang pergi ke masjid.
  2. Transfer uang melalui rekening tepat setelah Subuh. Bisa ditujukan kepada orang tua, sahabat yang membutuhkan, lembaga sosial, atau pihak lain yang menerima sedekah.
  3. Memberi makanan ke tetangga, pondok pesantren, panti yatim, atau tempat lain yang makanan pasti dimakan. Lakukan setelah Subuh sebelum matahari muncul.
  4. Mengantarkan sumbangan atau bantuan langsung kepada yang membutuhkan tepat setelah Subuh.

Niat Sedekah Subuh: Arab, Latin dan Artinya

Memberikan sedekah di pagi hari, tepat setelah salat Subuh, memiliki keutamaan tersendiri. Dengan niat yang ikhlas, sedekah subuh tidak hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Niat bersedekah subuh dapat dilafalkan dalam bahasa Arab. Tapi tidak mengapa bila dilafalkan dalam bahasa Indonesia atau cukup diniatkan dalam hati sesuai kalimat sendiri.

Berikut ini niat sedekah subuh:

نَوَيْتُ التَّقَرُّبَ اِلَى اللهِ تَعَالَى وَاتِّقَاءَ غَضَبِ الرَّبِّ جل جلاله وَاتِّقَاءَ نَارِ جَهَنَّمَ وّالتَّرَحُّمَ عَلَى الاخْوَانِ وَصِلَةَ الرَّحِمِ وَمُعَاوَنَةَ الضُّعَفَاءِ وَمُتَابَعَةَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَاِدْخَالَ السُّرُوْرِ عَلَى اْلاِخْوَانِ وَدَفْعِ البَلاَءِ عَنْهُ وَعَنْ سَائِرِ اْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلاِنْفاَقَ مِمَّا رَزَقَهُ الله وَقَهْرَ النَّفْسِ وَالشَّيْطَانِ

Latin: Nawaitut taqoruba ilallahi ta'ala wattiqoaa ghadlabir rabbi jalla jalaluhu wattiqoa nari jahannama wattarakhkhuma 'ala ikhwani wa shilatur rahimi wa mu'awanatadh dlu'afai wa mutaba'atan nabiyyi shallallahu 'alaihi wa sallama wa idkholas sururi 'alal ikhwani wa daf'il balai 'anhu wa 'an sairil muslimina wal infaqo mimma razaqohullahu wa qohran nafsi wasy syaithoni.

Artinya: "Aku niat (bersedekah) untuk mendekatkan diri kepada Allah, menghindari murka Tuhan, menghindari api neraka jahannam, berbelas kasih kepada saudara dan menyambung silaturahmi, membantu orang-orang yang lemah, mengikuti Nabi SAW, memasukkan kebahagiaan pada saudara, menolak turunnya dari mereka dan semua kaum muslimin, menafkahkan rezeki yang diberikan oleh Allah, dan untuk mengalahkan nafsu dan setan."

Doa Sedekah Subuh: Arab, Latin dan Artinya

Setelah menunaikan sedekah subuh, umat Islam bisa melanjutkan dengan membaca doa berikut sebagai bentuk permohonan berkah dari Allah SWT. Berikut doanya:

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Latin: Rabbana taqabbal minna innaka antas sami'ul alim.

Artinya: "Ya Tuhan kami, terimalah amalan kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

Manfaat Sedekah Subuh bagi Umat Islam

Dalam buku The Power of Jalur Langit karya Kawanita dan Isnura Afgandi, terdapat beberapa manfaat dari sedekah subuh, yaitu:

  1. Dikabulkan permintaannya oleh Allah SWT.
  2. Didoakan langsung oleh dua malaikat.
  3. Mendapat pahala dan kebaikan yang berlipat ganda.
  4. Rezeki semakin bertambah.
  5. Dihapuskan dosa-dosanya.
  6. Dihindarkan dari malapetaka.
  7. Memperoleh kedudukan yang tinggi di hadapan Allah SWT.
  8. Disembuhkan penyakitnya.
  9. Didekatkan pada pintu surga dan dijauhkan dari api neraka.
  10. Mendapatkan naungan di Padang Mahsyar.
  11. Mendapatkan pahala jariyah.
  12. Membuat hati menjadi lapang.




(inf/inf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads