Kehamilan adalah momen istimewa yang dinantikan oleh setiap pasangan. Banyak ibu hamil yang mencari berbagai cara untuk memberikan yang terbaik bagi calon buah hatinya, salah satunya dengan membaca Al-Qur'an.
Surat Maryam, salah satu surat dalam Al-Qur'an, seringkali disebut-sebut memiliki khasiat khusus bagi ibu hamil. Kepercayaan ini semakin kuat dengan adanya anggapan bahwa membaca Surat Maryam dapat membuat anak yang dilahirkan cantik. Namun, benarkah hal tersebut?
Surat Maryam untuk Ibu Hamil agar Anak Perempuan Terlahir Cantik
Surat Maryam terdiri dari 98 ayat dan merupakan surat ke-19 dalam Al-Qur'an. Surat ini diturunkan di Makkah, sehingga termasuk ke dalam golongan surat Makkiyah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam Buku Lengkap Fiqih Kehamilan dan Melahirkan karya Rizem Aizid, disebutkan bahwa ada beberapa surat dalam Al-Qur'an yang disarankan untuk diperbanyak bacaannya saat seorang wanita sedang mengandung, salah satunya adalah surat Maryam.
Nama surat ini diambil dari kisah Siti Maryam, ibu Nabi Isa AS, yang menjaga kesuciannya dengan sangat baik. Maryam adalah keturunan Nabi Daud AS dan dikenal sebagai sosok yang tekun dalam beribadah.
Surat Maryam diyakini memiliki banyak manfaat bagi janin. Umumnya, ketika seorang muslimah hamil rutin membaca surat ini, diyakini anak yang dilahirkan akan dianugerahi kecantikan, baik secara fisik maupun spiritual, mirip dengan sosok Maryam binti Imran yang dikisahkan dalam surat tersebut.
Dalam buku Tafsir Al-Azhar yang ditulis oleh Hamka, dijelaskan bahwa keistimewaan Surat Maryam terletak pada kisah kelahiran dua nabi utusan Allah SWT, yaitu Isa AS dan Yahya AS.
Kelahiran Nabi Yahya AS sendiri dianggap sebagai sebuah keajaiban. Sebab, menurut ahli tafsir, Allah SWT mengabulkan doa ayahnya, Nabi Zakariya AS, ketika memohon untuk dianugerahi seorang anak laki-laki di usianya sudah sangat tua yakni lebih dari 70 tahun.
Dalam buku karya Mugi Rizkiana Halalia yang berjudul Menyiapkan Anak Jenius sejak Dalam Kandungan, dijelaskan bahwa tidak ada dalil yang secara langsung dan sahih yang menyatakan bahwa membaca surat Maryam bagi ibu hamil adalah sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk membuat anaknya berparas cantik.
Namun, hal ini tidak berarti bahwa ibu hamil dilarang membaca surat Maryam, seperti halnya surat-surat Al-Qur'an lainnya.
Isi dari surat ini menceritakan kisah Maryam sebagai wanita yang taat kepada Allah SWT, sehingga ibu hamil berharap bahwa dengan membaca surat Maryam, anak yang dikandungnya akan memiliki kecantikan hati seperti Maryam.
Baca juga: Ayat 1000 Dinar Bagusnya Dibaca Kapan? |
Surat Maryam untuk Ibu Hamil Ayat 1-11
Dalam tradisi, para ibu hamil sering membaca surat Maryam ayat 1-11 dengan harapan agar anaknya memiliki kecantikan hati seperti Maryam. Berikut ini adalah bacaan surat Maryam ayat 1-11:
ŲÛ¤ŲŲ°ŲŲ°ØšÛ¤ØĩÛ¤ Û .1
Bacaan latinnya: Kaf Ha Ya 'Ain Shad
2. ذŲŲŲØąŲ ØąŲØŲŲ ŲØĒŲ ØąŲØ¨ŲŲŲŲ ØšŲØ¨ŲدŲŲŲ Ø˛ŲŲŲØąŲŲŲŲØ§ Û
Bacaan latinnya: Zikru raá¸Ĩmati rabbika 'abdaháģĨ zakariyyÄ
Artinya: "Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhanmu kepada hamba-Nya, Zakaria,"
3. Ø§ŲØ°Ų ŲŲØ§Ø¯Ų°Ų ØąŲØ¨ŲŲŲŲ ŲŲØ¯ŲØ§Û¤ØĄŲ ØŽŲŲŲŲŲŲØ§
Bacaan latinnya: IÅŧ nÄdÄ rabbaháģĨ nida`an khafiyyÄ
Artinya: "(Yaitu) ketika dia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut."
4. ŲŲØ§ŲŲ ØąŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲظŲŲ Ų Ų ŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ§Ø´ŲØĒŲØšŲŲŲ Ø§ŲØąŲŲØŖŲØŗŲ Ø´ŲŲŲØ¨Ųا ŲŲŲŲŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲŲÛĸ Ø¨ŲØ¯ŲØšŲØ§Û¤ŲŲŲŲŲ ØąŲØ¨ŲŲ Ø´ŲŲŲŲŲŲØ§
Bacaan latinnya: Qaala rabbi innii wahanal-'azmu minnÄĢ wasyta'alar-ra`su syaibaw wa lam akum bidu'a`ika rabbi syaqiyyaa
Artinya: "Dia (Zakaria) berkata, 'Ya Tuhanku, sungguh tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku'."
5. ŲŲØ§ŲŲŲŲŲŲ ØŽŲŲŲØĒŲ Ø§ŲŲŲ ŲŲŲØ§ŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ ŲŲŲØąŲØ§Û¤ØĄŲŲŲ ŲŲŲŲØ§ŲŲØĒŲ Ø§Ų ŲØąŲØ§ŲØĒŲŲŲ ØšŲØ§ŲŲØąŲا ŲŲŲŲØ¨Ų ŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ ŲŲŲØ¯ŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲØ§ Û
Bacaan latinnya: Wa innii khiftul-mawaaliya miw waraa`ii wa kaanatimra`atii 'aqiran fa hab lii mil ladungka waliyyaa
Artinya: "Dan sungguh, aku khawatir terhadap kerabatku sepeninggalku, padahal istriku seorang yang mandul, maka anugerahilah aku seorang anak dari sisi-Mu"
6. ŲŲŲØąŲØĢŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØąŲØĢŲ Ų ŲŲŲ Ø§Ų°ŲŲ ŲŲØšŲŲŲŲŲØ¨Ų ŲŲØ§ØŦŲØšŲŲŲŲŲ ØąŲØ¨ŲŲ ØąŲØļŲŲŲŲØ§
Bacaan latinnya: Yariᚥunii wa yariᚥu min aali ya'qáģĨba waj'al-hu rabbi raá¸iyyaa
Artinya: "Yang akan mewarisi aku dan mewarisi dari keluarga Yakub; dan jadikanlah dia, ya Tuhanku, seorang yang diridai."
7. ŲŲ°Ø˛ŲŲŲØąŲŲŲŲØĸ اŲŲŲŲØ§ ŲŲØ¨ŲØ´ŲŲØąŲŲŲ Ø¨ŲØēŲŲŲ°Ų Ų ŲÛ¨Ø§ØŗŲŲ ŲŲŲ ŲŲØŲŲŲ°ŲÛ ŲŲŲ Ų ŲŲØŦŲØšŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ ŲŲØ¨ŲŲŲ ØŗŲŲ ŲŲŲŲØ§
Bacaan latinnya: Yaa zakariyya innaa nubasysyiruka bigulaaminismuháģĨ yaá¸Ĩyaa lam naj'al laháģĨ ming qablu samiyyaa
Artinya: "(Allah berfirman), 'Wahai Zakaria! Kami memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak laki-laki namanya Yahya, yang Kami belum pernah memberikan nama seperti itu sebelumnya.'
8. ŲŲØ§ŲŲ ØąŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲŲŲ°Ų ŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲ ØēŲŲŲ°Ų Ų ŲŲŲŲŲØ§ŲŲØĒŲ Ø§Ų ŲØąŲØ§ŲØĒŲŲŲ ØšŲØ§ŲŲØąŲا ŲŲŲŲŲØ¯Ų بŲŲŲØēŲØĒŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ¨ŲØąŲ ØšŲØĒŲŲŲŲØ§
Bacaan latinnya: Qaala rabbi annaa yakáģĨnu lii gulÄmuw wa kÄnatimra`atÄĢ 'Äqiraw wa qad balagtu minal-kibari 'itiyyaa
Artinya: "Dia (Zakaria) berkata, 'Ya Tuhanku, bagaimana aku akan mempunyai anak, padahal istriku seorang yang mandul dan aku (sendiri) sesungguhnya sudah mencapai usia yang sangat tua?'
9. ŲŲØ§ŲŲ ŲŲØ°Ų°ŲŲŲŲÛ ŲŲØ§ŲŲ ØąŲØ¨ŲŲŲŲ ŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲØ¯Ų ØŽŲŲŲŲŲØĒŲŲŲ Ų ŲŲŲ ŲŲØ¨ŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ų ØĒŲŲŲ Ø´ŲŲŲŲŲŲØ§
Bacaan latinnya: Qaala kaÅŧÄlik, qaala rabbuka huwa 'alayya hayyinuw wa qad khalaqtuka ming qablu wa lam taku syai`aa
Artinya: "(Allah) berfirman, 'Demikianlah.' Tuhanmu berfirman, 'Hal itu mudah bagi-Ku; sungguh, engkau telah Aku ciptakan sebelum itu, padahal (pada waktu itu) engkau belum berwujud sama sekali'."
10. ŲŲØ§ŲŲ ØąŲØ¨ŲŲ Ø§ØŦŲØšŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲ Ø§Ų°ŲŲØŠŲ ÛŲŲØ§ŲŲ Ø§Ų°ŲŲØĒŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ ØĒŲŲŲŲŲŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲ ØĢŲŲŲ°ØĢŲ ŲŲŲŲØ§ŲŲ ØŗŲŲŲŲŲŲØ§
Bacaan latinnya: Qaala rabbij'al lÄĢ aayah, qÄla aayatuka allaa tukalliman-nÄsa ᚥalÄᚥa layÄlin sawiyyaa
Artinya: "Dia (Zakaria) berkata, 'Ya Tuhanku, berilah aku suatu tanda.' (Allah) berfirman, 'Tandamu ialah engkau tidak dapat bercakap-cakap dengan manusia selama tiga malam, padahal engkau sehat.'
11. ŲŲØŽŲØąŲØŦŲ ØšŲŲŲ°Ų ŲŲŲŲŲ ŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØŲØąŲØ§Ø¨Ų ŲŲØ§ŲŲŲØŲ°ŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų Ø§ŲŲŲ ØŗŲØ¨ŲŲØŲŲŲØ§ بŲŲŲØąŲØŠŲ ŲŲŲØšŲØ´ŲŲŲŲØ§
Bacaan latinnya: Fa kharaja 'alÄ qaumihÄĢ minal-miá¸ĨrÄbi fa auá¸Ĩaa ilaihim an sabbiá¸ĨáģĨ bukrataw wa 'asyiyyÄ
Artinya: "Maka dia keluar dari mihrab menuju kaumnya, lalu dia memberi isyarat kepada mereka; bertasbihlah kamu pada waktu pagi dan petang."
(hnh/rah)












































Komentar Terbanyak
Gus Yaqut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Ketum PBNU: Serahkan ke Proses Hukum
Ada Aduan Penggelapan Dana Haji Furoda 2025, Kemenhaj Panggil Pihak Travel
MUI Soroti Pasal Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru