Nabi Muhammad SAW memiliki empat putri dari pernikahannya dengan Khadijah binti Khuwailid RA. Mereka adalah Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum, dan Fatimah az-Zahra.
Dari empat putri Nabi Muhammad SAW, tiga putri beliau wafat ketika beliau masih hidup. Sementara itu, Fatimah az-Zahra wafat sekitar enam bulan setelah Rasulullah SAW meninggal dunia.
Banyak riwayat menyebutkan bahwa ketiga putri Rasulullah yang wafat lebih dahulu dimakamkan di Jannatul Baqi, pemakaman bersejarah di Madinah. Adapun lokasi pasti makam Fatimah az-Zahra tidak diketahui secara meyakinkan, meskipun sejumlah riwayat menyebutkan ia dimakamkan juga di Baqi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Putri Nabi Muhammad SAW
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut putri-putri Nabi Muhammad SAW:
1. Zainab binti Muhammad SAW
Zainab binti Muhammad RA merupakan salah satu putri Rasulullah SAW dan Khadijah RA.
Mengutip buku Aisyah Ummul Mukminin, Keanggunan Sejati karya Sulaiman an-Nadawi, Zainab adalah putri sulung Rasulullah SAW. Ia menikah dengan Abu al-Ash bin al-Rabi'.
Zainab tidak ikut berhijrah ke Madinah bersama Rasulullah SAW pada awalnya. Pada akhir hayatnya, Zainab meninggal sebagai syahidah di jalan Allah SWT. Zainab wafat pada tahun kedelapan Hijriah.
Rasulullah SAW bersabda tentang putrinya ini, "Zainab adalah anakku yang terbaik. Beliau mampu menghadapi musibah demi diriku." (HR Hakim)
Dalam sejumlah catatan sejarah Islam, ia disebut dimakamkan di Jannatul Baqi, Madinah, tempat pemakaman yang juga menjadi peristirahatan terakhir sejumlah keluarga Nabi Muhammad SAW dan para sahabat.
2. Ruqayyah binti Muhammad SAW
Ruqayyah binti Muhammad RA dikenal sebagai putri Rasulullah SAW yang menikah dengan Utsman bin Affan RA, sahabat Nabi yang kemudian menjadi khalifah ketiga dalam sejarah Islam.
Ruqayyah dan Utsman pernah berhijrah ke Habasyah untuk menyelamatkan diri dari tekanan kaum musyrik Quraisy terhadap umat Islam. Keduanya kemudian berhijrah ke Madinah setelah Rasulullah SAW dan umat Islam membangun kehidupan masyarakat Islam di kota tersebut.
Di Madinah, Ruqayyah mengalami sakit ketika umat Islam bersiap menghadapi Perang Badar. Rasulullah SAW meminta Utsman tetap tinggal untuk merawat istrinya. Karena itu, Utsman tidak ikut dalam peperangan tersebut.
Ruqayyah wafat pada tahun kedua Hijriah, bertepatan dengan masa Perang Badar. Ia dimakamkan di Jannatul Baqi, Madinah.
3. Ummu Kultsum binti Muhammad SAW
Ummu Kultsum binti Muhammad RA merupakan putri Rasulullah SAW dan Khadijah RA. Sebelum menikah dengan Utsman bin Affan, ia pernah menikah dengan Utbah bin Abu Lahab. Pernikahan tersebut berakhir sebelum kehidupan rumah tangga mereka berjalan sebagaimana mestinya.
Setelah Ruqayyah wafat, Rasulullah SAW menikahkan Ummu Kultsum dengan Utsman bin Affan. Pernikahan itu berlangsung pada masa setelah hijrah ke Madinah.
Ummu Kultsum menjalani kehidupan rumah tangga bersama Utsman hingga wafat pada tahun kesembilan Hijriah.
4. Fatimah az-Zahra binti Muhammad SAW
Mengutip buku Sejarah Peradaban Islam Terlengkap karya Rizem Aizid, Fatimah az-Zahra RA merupakan putri Rasulullah SAW yang dikenal memiliki kedekatan dengan ayahnya. Ia menikah dengan Ali bin Abi Thalib RA, sepupu Nabi Muhammad SAW yang juga termasuk sahabat beliau.
Dari pernikahan tersebut, Fatimah dan Ali dikaruniai beberapa anak, di antaranya Hasan dan Husain, yang kemudian dikenal sebagai cucu Rasulullah SAW.
Fatimah menjadi satu-satunya putri Nabi Muhammad SAW yang wafat setelah ayahnya meninggal dunia. Fatimah wafat pada tahun ke-11 Hijriah, sekitar enam bulan setelah Rasulullah SAW.
Berbeda dengan tiga saudarinya, lokasi pasti makam Fatimah az-Zahra tidak diketahui secara definitif. Sejumlah riwayat sejarah menyebutkan ia dimakamkan di Jannatul Baqi, sementara pendapat lain menyebutkan kemungkinan makamnya berada di sekitar rumahnya di Madinah. Karena itu, lokasi makam Fatimah tidak dapat dipastikan pada satu titik tertentu.
(dvs/lus)
