Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dominic Jermey, mengapresiasi capaian Muhammadiyah. Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia mencatat sejarah di Inggris dengan menjadi organisasi Indonesia pertama yang diterima sebagai anggota Muslim Council of Britain (MCB) atau Dewan Muslim Inggris.
MCB sendiri merupakan jaringan yang menaungi lebih dari 500 masjid, lembaga pendidikan, organisasi amal, dan organisasi profesi di seluruh Inggris.
"Ini merupakan tonggak sejarah penting bukan hanya bagi Muhammadiyah dan diaspora Indonesia, tetapi juga bagi hubungan yang terus berkembang antara komunitas Muslim di Indonesia dan Inggris," ujar Jermey dalam keterangan yang diterima detikHikmah, dikutip Selasa (6/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua PCIM Britania Raya dan Irlandia Ince Dian Aprilyani Azir menuturkan kadernya mulai dilibatkan langsung di MCB. Setidaknya ada sembilan kader Muhammadiyah yang direkomendasikan jadi relawan di bagian keanggotaan MCB. Sertifikat keanggotaan MCB diserahkan kepada PCIM dalam pengukuhan pengurus di KBRI London pada 22 Agustus 2026.
"Saat ini PCIM Britania Raya dan Irlandia tidak sekadar menjadi anggota. Kami sudah merekomendasikan sembilan kader untuk menjadi relawan di bagian keanggotaan MCB. Mereka tersebar di lima wilayah di Britania Raya, yakni London, Midlands, wilayah utara, wilayah selatan, dan Irlandia Utara. Mereka akan membantu MCB sekaligus Muhammadiyah berjejaring dengan komunitas-komunitas Muslim lokal," terangnya menguraikan.
Melalui artikel opini di Suara Muhammadiyah, Jermey juga bercerita tentang kehidupan muslim di negaranya. Dia mengutip sensus 2021 yang menyebut sekitar 4,1 juta penduduk Inggris merupakan muslim. Di sana, Islam menjadi agama terbesar kedua setelah Kristen.
Organisasi muslim di sana juga mengelola sekolah, membantu keluarga yang membutuhkan, hingga terjun langsung menyediakan layanan sosial. Jermey menuturkan terdapat dua nama yang akrab di telinga orang Indonesia, yaitu Wali Kota London Sadiq Khan dan bintang Liverpool Mohamed Salah.
Jermey sendiri pendukung Chelsea. Ia mengaku tidak mudah menonton Salah bermain untuk Liverpool, tetapi tetap mengaguminya. Menurut Jermey, jutaan orang menghargai kemampuan Salah sekaligus keimanan dan identitasnya sebagai Muslim.
Jermey menilai kerja sama lintas iman di Inggris berjalan lewat kegiatan nyata, seperti program kepemudaan dan bantuan sosial. Salah satunya adalah Inter Faith Week yang digelar pada 8-15 November 2026.
Ia juga mengaku semakin menghargai makna Bhinneka Tunggal Ika selama tinggal di Indonesia. Menurutnya, komitmen Indonesia menjaga persatuan di tengah keragaman adalah pelajaran berharga bagi banyak negara, termasuk Inggris.
Kemudian dalam bidang pendidikan, Jermey mencontohkan pertemuan Ketua PP Muhammadiyah Syafiq A Mughni dengan Oxford Centre for Islamic Studies dan East London Mosque. Ia juga menyebut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti yang menerima Chevening Fellowship di Universitas Birmingham pada 2004.
Jermey berharap hubungan Muhammadiyah dan MCB tidak berhenti di tingkat organisasi. Dia menilai hubungan internasional yang kuat dibangun oleh orang-orang yang ingin membuka diri dan saling belajar.
