Houthi Targetkan Makkah-Madinah, Koalisi Saudi Tegaskan Operasi Berlanjut

Houthi Targetkan Makkah-Madinah, Koalisi Saudi Tegaskan Operasi Berlanjut

Devi Setya - detikHikmah
Senin, 05 Okt 2026 11:06 WIB
Drone menyerang pembangkit listrik di Madinah
Potret drone Houthi menyerang pembangkit listrik di Madinah. Foto: Saudi Gazette
Jakarta -

Koalisi pimpinan Arab Saudi kembali menyoroti serangan Houthi yang menargetkan sejumlah wilayah Arab Saudi termasuk Makkah dan Madinah. Koalisi menegaskan tindakan lanjutan perlu dilakukan.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Koalisi untuk Memulihkan Legitimasi di Yaman, Mayjen Turki Al-Maliki, ketika menyatakan dukungan operasi penuh kepada Angkatan Bersenjata Yaman untuk mengakhiri kudeta Houthi.

"Komando Pasukan Gabungan menegaskan kembali sikapnya untuk berdiri bersama pemerintah sah Yaman dan rakyat Yaman guna mengakhiri kudeta Houthi serta memulihkan negara beserta institusi nasionalnya demi membangun masa depan Yaman," ujarnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilaporkan Saudi Gazette, Senin (5/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Al-Maliki secara khusus menyoroti serangan Houthi yang menyasar Arab Saudi. Ia menyebut sejumlah kota dan wilayah yang disebut pernah menjadi sasaran, termasuk Makkah dan Madinah.

ADVERTISEMENT

"Serangan milisi teroris Houthi terhadap Kerajaan, upaya mereka menargetkan Makkah dan Madinah (Kota Nabi), penargetan yang disengaja dan sistematis terhadap warga sipil serta objek sipil di berbagai kota di wilayah Kerajaan-termasuk Riyadh, Abha, Khamis Mushait, Jazan, Najran, Al-Taif, dan Yanbu-serta upaya mereka menargetkan kapal-kapal Kerajaan di Laut Merah bagian selatan dan Selat Bab Al-Mandab," ujarnya.

"Semua ini mengharuskan dilanjutkannya langkah-langkah penting dan mendesak untuk menangkal tindakan bermusuhan milisi teroris Houthi demi melindungi keamanan regional dan internasional," sambungnya.

Ia menegaskan Arab Saudi memiliki hak untuk mempertahankan kedaulatan dan melindungi keamanan negaranya. Langkah tersebut, kata dia, juga ditujukan untuk melindungi Dua Masjid Suci, warga negara, aset nasional, serta penduduk di wilayah Kerajaan.

Al-Maliki juga menegaskan kembali komitmen Arab Saudi untuk terus mendukung Yaman dan rakyatnya hingga negara beserta institusinya pulih sepenuhnya, Houthi tidak lagi menjadi ancaman, serta ancaman terhadap kebebasan navigasi di Laut Merah bagian selatan dan Selat Bab Al-Mandab berakhir.

Al-Maliki juga menyoroti serangkaian serangan yang disebut dilakukan milisi Houthi terhadap rakyat Yaman. Ia menyebut berbagai tindakan tersebut telah menimbulkan penderitaan berkepanjangan bagi masyarakat.

"Hal ini mencakup blokade internal, pemindahan paksa warga dari kota dan desa mereka, kelaparan, serta penjarahan dan pembatasan sumber daya mereka untuk dimanfaatkan bagi apa yang mereka sebut sebagai 'upaya perang', di samping perlakuan buruk terhadap para tetua dan anggota suku, perusakan tatanan sosial di seluruh lapisan masyarakat Yaman, teror terhadap perempuan, dan perekrutan tentara anak untuk mendukung agenda kriminal mereka," katanya.

Al-Maliki menilai ancaman yang ditimbulkan Houthi tidak hanya berdampak terhadap keamanan Yaman dan kawasan, tetapi juga berpotensi mengganggu keamanan internasional.

Ia mengatakan ancaman tersebut membahayakan kebebasan navigasi dan perdagangan internasional yang menjadi bagian penting dari perekonomian global.

Houthi Bantah Targetkan Makkah-Madinah

Sumber militer Houthi, dilansir kantor berita Saba, menyatakan klaim koalisi Saudi bahwa Houthi menargetkan kota suci umat Islam adalah sebuah "kebohongan" yang bertujuan menutupi kegagalan Arab Saudi.

Reuters melaporkan, dua pekan lalu Arab Saudi menyatakan mencegat dan menghancurkan drone milik Houthi di selatan Makkah sebelum pesawat nirawak tersebut memasuki wilayah udara terlarang di atas kota tersebut. Koalisi menyebut insiden itu sebagai upaya kedua Houthi menargetkan Makkah sejak 2017, sementara pihak Houthi membantah tuduhan itu.



(dvs/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads