7 Peristiwa Bersejarah di Bulan Rabiul Akhir, Apa Saja?

7 Peristiwa Bersejarah di Bulan Rabiul Akhir, Apa Saja?

Hanif Hawari - detikHikmah
Senin, 14 Sep 2026 07:15 WIB
Colorful Ramadan Lanterns Ramadan Month Background, Eid Mubarak Concept Photo, Uskudar Istanbul, Turkiye (Turkey)
Foto: Getty Images/Raul C
Jakarta -

Bulan Rabiul Akhir merupakan bulan keempat dalam kalender Hijriah. Sama seperti bulan-bulan lainnya dalam Islam, Rabiul Akhir yang sering juga disebut Rabiul Tsani menyimpan ragam rekam jejak sejarah dan peristiwa penting bagi umat Muslim.

Dikutip dari buku Mengenal Nama Bulan dalam Kalender Hijriyah karya Ida Fitri Shohibah, secara bahasa Rabiul Akhir memiliki arti musim bunga yang akhir. Penamaan ini merujuk pada masa lampau di mana tanaman-tanaman di daratan Arab mengalami fase akhir berbunga sebelum memasuki musim semi.

Di balik penamaannya, bulan ini menjadi saksi bisu berbagai momentum besar. Mulai dari ekspedisi militer masa Rasulullah SAW, turunnya wahyu Al-Qur'an, hingga pergeseran tampuk kepemimpinan Islam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut adalah sederet peristiwa bersejarah yang terjadi pada bulan Rabiul Akhir:

ADVERTISEMENT

1. Peristiwa Perang Jamal

Bulan Rabiul Akhir juga mencatat sejarah kelam dalam konflik internal umat Islam melalui Perang Jamal yang terjadi pada masa kepemimpinan Khalifah Ali bin Abi Thalib RA.

Rizem Aizid dalam buku Sejarah Peradaban Islam Terlengkap menjelaskan, pertempuran ini dipicu oleh penuntutan keadilan atas terbunuhnya Khalifah Utsman bin Affan yang kemudian diperkeruh oleh provokasi dan fitnah kaum munafik. Aisyah RA yang berada di lokasi pertempuran dengan menunggangi unta menjadi pusat perhatian, sehingga pertempuran ini dinamai Perang Jamal (Unta). Pertempuran yang dimenangkan oleh pihak Ali RA ini memakan korban hingga 90.000 jiwa.

2. Penumpasan Berhala Patung Al-Fals

Upaya pembersihan simbol-simbol jahiliah terus berlanjut. Menjelang akhir bulan Rabiul Akhir, Rasulullah SAW mengutus sahabat Ali bin Abi Thalib RA untuk menghancurkan patung besar bernama Al-Fals milik kabilah Thayi'.

Dikisahkan dalam buku Biografi Ali bin Abi Thalib karya Ali Muhammad Ash-Shallabi, penghancuran patung Al-Fals ini menjadi penanda penting musnahnya simbol-simbol kemusyrikan yang selama ini disembah oleh sebagian suku Arab.

3. Perang Bahran (3 Hijriah)

Salah satu pertempuran besar yang terjadi pada bulan Rabiul Akhir adalah Perang Bahran pada tahun ke-3 Hijriah. Mengutip buku Ar-Rahiq al-Makhtum karya Syekh Shafiyurrahman Al-Mubarakfuri, Rasulullah SAW memimpin langsung mobilisasi pasukan menuju Bahran, sebuah kawasan pertambangan di wilayah Hijaz dari arah Furu'.

Kendati melibatkan pergerakan pasukan secara masif, Perang Bahran tidak sampai menumpahkan darah atau menimbulkan kontak senjata. Rasulullah SAW bersama para sahabat bermukim di lokasi tersebut sejak bulan Rabiul Akhir hingga Jumadil Awwal sebelum akhirnya kembali ke Madinah.

4. Turunnya Surah Al-Hasyr

Pada bulan ini pula, Allah SWT menurunkan Surah Al-Hasyr (surah ke-59 Al-Qur'an) yang berarti "Pengusiran". Surah ini diturunkan pasca-peristiwa pengusiran kaum Yahudi Bani Nadhir dari Madinah akibat pelanggaran dan pengkhianatan terhadap janji yang telah disepakati bersama Rasulullah SAW.

Sebagaimana dipaparkan Ali Muhammad Ash-Shallabi dalam Sejarah Lengkap Rasulullah Jilid 2, Surah Al-Hasyr merincikan aturan dan hukum terkait harta rampasan perang (ghanimah) serta pihak yang berhak menerimanya. Momentum ini menjadi pelajaran penting mengenai ketaatan dan konsekuensi atas sebuah pengkhianatan.

5. Momentum Pengangkatan Khalifah Umar bin Khattab RA

Wafatnya Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq RA menjadi momentum penting lainnya pada bulan Rabiul Akhir, di mana umat Islam secara resmi membaiat Umar bin Khattab RA sebagai khalifah kedua.

Kendati demikian, terdapat perbedaan sudut pandang sejarah. Dalam buku Tarikh Khulafa karya Imam as-Suyuthi, sebagian pendapat mencatat bahwa Umar bin Khattab RA mulai memangku jabatan sebagai khalifah pada bulan Jumadil Akhir tahun 13 Hijriah. Di bawah kepemimpinannya, wilayah Islam meluas secara signifikan dengan tata kelola pemerintahan yang sangat tertib dan adil.

6. Deretan Kemenangan Pasukan Muslim

Selain peristiwa besar di atas, bulan Rabiul Akhir juga diwarnai oleh serangkaian kemenangan pasukan Islam dalam mempertahankan dakwah dari ancaman musuh. Beberapa pertempuran dan peristiwa penting lainnya melingkupi:

  • Perang Najran
  • Pengusiran Yahudi Bani Nadhir
  • Perang Al-Ghabah (Zi-Qarad)
  • Perang Al-Ghamar

Rabiul Akhir bukan sekadar penanda pergantian bulan dalam kalender Hijriah, melainkan sarat akan nilai sejarah, peradaban, dan ikhtiar perjuangan para pendahulu Islam.

7. Penaklukan dan Pengepungan Damaskus (14 Hijriah)

Di masa Kekhalifahan Abu Bakar Ash-Shiddiq RA, pasukan Muslim di bawah komando Abu 'Ubaidah bin Al-Jarrah dan Khalid bin Al-Walid berhasil mengepung sekaligus membebaskan Kota Damsyik (Damaskus) pada tahun 14 H.

Keberhasilan penaklukan Damaskus menjadi batu pijakan vital dalam penyebaran syiar Islam di tanah Syam, hingga akhirnya kota ini tumbuh menjadi salah satu pusat peradaban dan keilmuan Islam terkemuka di dunia.



(hnh/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads