- 1. Basahi Lidah dengan Zikir
- 2. Senyum
- 3. Menyebarkan Salam
- 4. Menyingkirkan Duri dan Sampah di Jalan
- 5. Meluruskan Niat dalam Aktivitas Harian
- 6. Rutin Membaca Al-Qur'an
- 7. Menjaga Kesucian Diri dan Salat Berjamaah di Masjid
- 8. Membantu Sesama dan Berbakti kepada Orang Tua
- 9. Menjaga Lisan dari Ucapan Buruk
- 10. Mengawali Kegiatan dengan Basmalah
Islam mengajarkan bahwa Allah SWT Maha Pemurah kepada hamba-Nya. Banyak amalan harian yang sepintas terlihat sederhana dan tak menguras energi, namun menawarkan ganjaran pahala yang luar biasa besar-bahkan ada yang pahalanya disepadankan dengan ibadah haji, umrah, hingga jihad di jalan Allah.
Rasulullah SAW mengingatkan umatnya agar tidak memandang remeh kebaikan sekecil apa pun. Beliau bersabda:
"Janganlah engkau meremehkan kebaikan sekecil apa pun." (HR Muslim)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guna meraih keutamaan tersebut, berikut rangkuman 10 amalan ringan dengan pahala besar yang bisa dilakukan setiap hari beserta sumber pengajarannya.
1. Basahi Lidah dengan Zikir
Mengutip buku Fikih Sunnah - Jilid 2 karya Sayyid Sabiq, zikir adalah ibadah yang sangat praktis karena hanya mengandalkan keikhlasan hati dan gerak lisan.
Nabi Muhammad SAW menjelaskan keutamaan membaca "Subhan-Allahi wa bihamdih" sebanyak 100 kali di waktu pagi:
"Barang siapa membaca 'Subhan-Allahi wa bihamdih' seratus kali ketika pagi, dosa-dosanya akan dilenyapkan bahkan jika mereka sama dengan luasnya buih di laut." (HR Bukhari dan Muslim)
Selain itu, kalimat seperti Subhanallah, Alhamdulillah, La ilaha illallah, dan Allahu Akbar juga merupakan ucapan yang sangat dicintai Allah SWT. Begitu juga dengan Subhanallahil 'azhim.
"Dua kalimat yang ringan di lisan, berat di timbangan, dan dicintai oleh Allah: Subhanallahi wa bihamdih, Subhanallahil 'azhim." (HR Bukhari dan Muslim)
2. Senyum
Senyum bukan sekadar ekspresi ramah, melainkan bernilai ibadah. Dalam riwayat HR Tirmidzi, Rasulullah SAW menegaskan bahwa tersenyum kepada sesama saudara muslim dihitung sebagai sedekah yang mempererat tali silaturahmi.
Rasulullah SAW bersabda:
"Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah." (HR Tirmidzi)
Dalam hadits lain disebutkan, "Sesungguhnya, pintu-pintu kebaikan itu banyak; tasbih, tahmid, takbir, tahlil (dzikir), amar makruf nahi munkar, menyingkirkan penghalang (duri, batu) dari jalan, menolong orang, sampai senyum kepada saudara pun adalah sedekah." (HR Dailamy)
3. Menyebarkan Salam
Menyapa sesama muslim dengan ucapan salam dapat menumbuhkan rasa kasih sayang dan menyempurnakan iman. Rasulullah SAW bersabda bahwa menyebarkan salam merupakan salah satu jalan menuju surga.
"Kalian tidak akan masuk surga sampai beriman, dan tidak sempurna iman kalian sampai saling mencintai. Maukah aku tunjukkan sesuatu yang jika kalian lakukan akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian." (HR Muslim)
4. Menyingkirkan Duri dan Sampah di Jalan
Menjaga kenyamanan dan keselamatan publik adalah bagian dari kepedulian sosial dalam Islam. Hanya dengan memindahkan batu, duri, atau sampah yang berpotensi membahayakan orang lain dari jalanan, tindakan tersebut sudah dicatat sebagai pahala sedekah.
"Menyingkirkan gangguan dari jalan adalah sedekah." (HR Bukhari dan Muslim)
5. Meluruskan Niat dalam Aktivitas Harian
Merujuk buku Fiqih Niat karya Umar Sulaiman Asyqar, niat adalah pondasi utama setiap amal perbuatan. Kegiatan sehari-hari seperti bekerja, memasak, atau mengurus keluarga dapat bernilai pahala bernilai tinggi jika diniatkan secara tulus karena Allah SWT.
"Setiap amal perbuatan itu tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan apa yang dia niatkan." (HR Bukhari dan Muslim)
6. Rutin Membaca Al-Qur'an
Membaca Al-Qur'an tidak harus langsung dalam jumlah banyak. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa setiap satu huruf Al-Qur'an yang dibaca akan dibalas dengan satu kebaikan yang dilipatgandakan menjadi sepuluh. Keutamaan ini juga ditegaskan dalam Al-Qur'an Surah Fathir ayat 29-30.
اِنَّ الَّذِيْنَ يَتْلُوْنَ كِتٰبَ اللّٰهِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْفَقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰهُمْ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً يَّرْجُوْنَ تِجَارَةً لَّنْ تَبُوْرَ لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُم مِّن فَضْلِهِ ۚ إِنَّهُ غَفُورٌ شَكُورٌ
Artinya: "Sungguh, orang-orang yang selalu membaca kitab Allah, mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan tersembunyi dan terang benderang. Mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi agar Allah menyempurnakan untuk mereka pahala mereka dan menambahi mereka dengan sebagian karunia-Nya. Sungguh Allah maha pengampun lagi maha penerima syukur."
Dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh." (HR Tirmidzi)
Dalam hadits lain disebutkan:
"Rasulullah SAW bersabda, 'Allah berfirman, 'Siapa yang cukup sibuk membaca Al-Qur'an dan berdzikir, niscaya Kuberikan kepadanya anugerah paling utama yang pernah Kuberikan kepada mereka yang berdoa.' Perumpamaan keutamaan kalam ilahi dibanding ucapan yang lain seperti keutamaan Allah terhadap makhluk-Nya'."
7. Menjaga Kesucian Diri dan Salat Berjamaah di Masjid
Melangkah ke masjid dalam keadaan suci membawa ganjaran tersendiri. Mengutip laman Kemenag, berdasarkan penjelasan Dosen UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, M. Ishom el-Saha, menunaikan salat wajib berjamaah di masjid-terutama Isya dan Subuh-serta menyempurnakannya dengan zikir sesudah salat memuat keutamaan pahala yang sangat besar, bahkan diibaratkan seperti pahala ibadah haji dan umrah.
8. Membantu Sesama dan Berbakti kepada Orang Tua
Membantu mencukupi kebutuhan saudara yang kekurangan memiliki nilai mulia di sisi Allah. Sayyidina Hasan bin Ali bin Abi Thalib pernah menyatakan bahwa melangkahkan kaki untuk membantu kebutuhan sesama muslim lebih utama daripada haji yang dilakukan berulang kali. Begitu pula dengan berbakti kepada orang tua, Rasulullah SAW mengumpamakan bakti tersebut setara dengan pahala berhaji, berumrah, dan berjihad.
9. Menjaga Lisan dari Ucapan Buruk
Menahan diri dari kata-kata yang menyakiti orang lain merupakan bentuk ujian diri yang berat namun berhadiah besar. Tokoh ulama Fudhail bin Iyadh menekankan bahwa menjaga dan mengendalikan lisan adalah salah satu amalan yang sangat berbobot di sisi Allah SWT.
10. Mengawali Kegiatan dengan Basmalah
Dalam buku 200 Amal Saleh Berpahala Dahsyat susunan Abdillah F Hasan, mengucap basmalah menjadi sesuatu yang dianjurkan dalam Islam setiap hendak melakukan kegiatan. Rasulullah SAW dalam sebuah hadits bersabda:
"Setiap amalan yang terdapat kepentingan di dalamnya jika tidak dimulai dengan (menyebut) nama Allah maka terputus (keberkahannya)." (HR Abu Daud dan Nasa'i)

Komentar Terbanyak
7 Fenomena Sains yang Dijelaskan dalam Al-Qur'an
Bintang Ahmad Muncul di Langit Madinah Saat Kelahiran Nabi Muhammad SAW
Kiai Sepuh NU Minta Semua Pihak Menjaga AHWA dari Pengondisian Politik