Doa Sakit Gigi dalam Islam, Amalkan agar Diberi Kesembuhan

Doa Sakit Gigi dalam Islam, Amalkan agar Diberi Kesembuhan

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Selasa, 01 Sep 2026 20:00 WIB
ilustrasi sakit gigi
Ilustrasi sakit gigi. Foto: thinkstock
Jakarta -

Doa sakit gigi bisa diamalkan muslim agar memperoleh kesembuhan. Selain pergi ke dokter gigi dan meminum obat, doa termasuk salah satu ikhtiar yang bisa dilakukan muslim.

Kesembuhan berada di tangan Allah SWT. Oleh sebab itu, muslim hendaknya berdoa dan memohon pertolongan kepada-Nya ketika merasa sakit, termasuk sakit gigi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Allah SWT berfirman dalam surah Al An'am ayat 17,

وَاِنْ يَّمْسَسْكَ اللّٰهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهٗٓ اِلَّا هُوَ ۗوَاِنْ يَّمْسَسْكَ بِخَيْرٍ فَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

ADVERTISEMENT

Artinya: "Jika Allah menimpakan kemudaratan kepadamu, tidak ada yang dapat menghilangkannya selain Dia; dan jika Dia memberikan kebaikan kepadamu, Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."

Menurut buku Ihya 354 Sunnah Nabawiyah susunan Raghib As Sirjani terjemahan Andi Muhammad Syahrir, muslim harus meyakini doa yang dibacanya akan dikabulkan oleh Allah SWT. Rasulullah SAW juga meminta umatnya untuk berdoa ketika sakit agar mendapat kesembuhan.

Nabi Muhammad SAW percaya segala penyakit diturunkan oleh Allah SWT dan Sang Khalik pula yang bisa menyembuhkannya.

Doa Sakit Gigi: Arab, Latin dan Arti

Berikut sejumlah doa sakit gigi yang bisa dibaca muslim seperti dilansir dari buku Doa-Doa Terbaik Sepanjang Masa karya Ahmad Zacky El-Syafa serta Kitab Doa Mustajab Terlengkap susunan Amrin Ali Al-Kasyaf.

1. Doa Sakit Gigi Versi Pertama

اللَّهُمَّ أَذْهِبْ عَنْهُ سُوْءَ مَا يَجدُ وفَحْشَهُ بِدَعْوَةِ نَبِيِّكَ الْمَكِيْنِ الْمُبَارَكَ عِنْدَكَ

Allaahumma adzhib 'anhu suu-a maa yajidu wa fahsyahu bida'wati nabiyyikal makiinil mubaaraka 'indaka

Artinya: "Ya Allah hilangkanlah darinya keburukan dan kekotoran apa yang dia rasakan dengan permintaan Nabi-Mu yang mempunyai pengaruh dan diberkati di sisi-Mu."

2. Doa Sakit Gigi Versi Kedua

بِسْمِ اللهِ وَبِاللهِ أَسأَلُكَ بِعِزَّتِكَ وَجَلَالِكَ وَقُدْرَتِكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ فَإِنَّ مَرْيَمَ لَم تَلِدْ غَيْرَ عِيْسَى مِنْ رُوْحِكَ وَكَلِمَتِكَ أَنْ تَكْشِفَ مَا تَلْقَى فَاطِمَةَ بِنْتَ خَدِيْجَةَ مِنَ الضُّرِّ كُلِّهِ

Bismillaahi wabillaahi as-aluka bi'izzatika wajalaalika waqudratika 'alaa kulli syai-in fainna maryama lam talid ghaira 'iisaa min ruuhika wakalimatika an taksyifa maa talqaa faathimata binta khadiiijata minadhdhurri kullihi

Artinya: "Dengan nama Allah, demi Allah aku memohon dengan kemuliaan-Mu dan kebesaran-Mu dan kekuasaan-Mu atas segala sesuatu sesungguhnya Maryam tidak melahirkan selain Isa yang berasal dari ruh-Mu dan kalimat-Mu (firman-Mu) aku memohon agar Engkau melenyapkan rasa sakit yang dirasai Fatimah binti Khadijah semuanya."

3. Doa Sakit Gigi Versi Ketiga

بِسْمِ اللَّهِ وَالشَّافِي اللَّهُ وَلَا حَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Bismillaahi wasy syaafillaahu wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil 'aliyyil adzhiim

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah. Adapun Dzat Yang Menyembuhkan hanya Allah. Tidak ada daya dan kekuatan, kecuali dengan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung."

4. Doa Sakit Gigi Versi Keempat

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ سُبْحَانَ مَنِ احْتَجَبَ بِجَبَرُوْتِهِ عَنْ خَلْقِهِ فَلَا عَيْنَ تَرَاهُ لَا ضِدُّ وَلَا نِد سِوَاهُ.

Bismillaahir rahmaniir rahiim. Subhaana man ihtajaba bijabaruutihi 'an khalqihii falaa 'aina taraahu laa dhiddun walaa niddun siwaahu.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Dzat Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Maha suci Dzat yang menghalangi dengan kekuasaan-Nya dari makhluk-Nya. Maka, tidak ada 'ain (pandangan jelek), kerugian, dan aib dari sisi-Nya."

Benarkah Sakit Bisa Menggugurkan Dosa?

Dinukil dari buku Bimbingan Orang Sakit yang ditulis Saiful Hadi El-Sutha, saat seorang muslim menyikapi sakit yang dideritanya dengan sabar dan berserah diri kepada Allah SWT niscaya sakitnya menjadi berkah. Dalam sebuah hadits, sakit bisa menggugurkan dosa seseorang.

Dari Al Hakim, Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya Allah Ta'ala akan menguji hamba-Nya dengan penyakit hingga penyakitnya itu akan menghapus segala dosa darinya." (HR Al Hakim)

Dalam redaksi lain disebutkan terkait sakit yang jadi penggugur dosa. Berikut bunyinya,

"Tidaklah menimpa seorang Muslim suatu penyakit, keletihan, kepedihan, kesedihan, hingga kecemasan yang dirasakannya, melainkan dengan semua itu Allah akan menghapuskan kesalahan-kesalahannya." (HR Muslim)



(aeb/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads