3 Qul Terdiri dari Surat Apa Saja? Ini Urutannya

3 Qul Terdiri dari Surat Apa Saja? Ini Urutannya

Devi Setya - detikHikmah
Kamis, 30 Jul 2026 13:15 WIB
Ilustrasi Surat Yasin
Foto: Ali Burhan/Unsplash
Jakarta -

Umat Islam tentu tidak asing dengan istilah 3 Qul. Tiga surat pendek dalam Al-Qur'an ini sering dibaca saat salat, zikir pagi dan petang, sebelum tidur, hingga dalam berbagai amalan untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Apa Itu 3 Qul?

Dikutip dari buku Ruqyah Syar`Iyah untuk Gangguan Jin, Sihir, Hasad dan `Ain karya Mochamad Mujadid Al Kautsar, istilah 3 Qul merujuk pada tiga surat terakhir dalam Al-Qur'an yang diawali dengan kata "Qul" (قُلْ), yang berarti "Katakanlah."

Ketiga surat tersebut adalah Surat Al-Ikhlas, Surat Al-Falaq, dan Surat An-Nas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketiganya sama-sama diawali dengan perintah Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW menggunakan kata "Qul", sehingga dikenal sebagai 3 Qul.

ADVERTISEMENT

Surat-surat ini memiliki kandungan yang saling melengkapi, yakni menegaskan keesaan Allah SWT sekaligus memohon perlindungan dari berbagai keburukan.

Urutan Surat 3 Qul

Berikut urutan 3 Qul sesuai dengan susunan dalam mushaf Al-Qur'an.

1. Surat Al-Ikhlas (Surat ke-112)

Surat Al-Ikhlas terdiri atas empat ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah.

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ (١) اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ (٢) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ (٣) وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ ࣖ (٤)

Latin: Qul huwallaahu ahad. Allaahus shomad. Lam yalid walam yuulad. Walam yakullahuu kufuwan ahad.

Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), "Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya."

Surat Al-Ikhlas menegaskan konsep tauhid secara sempurna. Allah SWT adalah Tuhan Yang Maha Esa, tidak memiliki anak, tidak dilahirkan, dan tidak ada satu pun makhluk yang menyerupai-Nya.

Karena kandungannya yang sangat agung, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa membaca Surat Al-Ikhlas setara dengan sepertiga Al-Qur'an dari sisi pahala, sebagaimana disebutkan dalam hadis sahih riwayat Imam Bukhari dan Muslim.

Dari Abu Hurairah RA, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda tentang surah Qul Huwallahu Ahad, "Sesungguhnya ia sama dengan sepertiga Al-Qur'an." (HR Muslim)

2. Surat Al-Falaq (Surat ke-113)

Surat Al-Falaq terdiri atas lima ayat dan juga termasuk surat Makkiyah.

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ (١)مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ (٢)وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ (٣)وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ (٤)وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ ࣖ (٥)

Latin: Qul a'uudzu birabbil falaq. Min syarri maa khalaq. Wamin syarri ghaasiqin idzaa waqab. Wamin syarrin naffaa-tsaati fil 'uqad. Wamin syarri haasidin idzaa hasad.

Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh) dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan perempuan-perempuan (penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."

Kandungan Surat Al-Falaq

Surat ini berisi doa perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai bentuk keburukan, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, seperti kejahatan makhluk, gangguan malam, sihir, maupun hasad (dengki).

3. Surat An-Nas (Surat ke-114)

Surat An-Nas merupakan surat terakhir dalam Al-Qur'an yang terdiri atas enam ayat.

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ(١)مَلِكِ النَّاسِۙ(٢)اِلٰهِ النَّاسِۙ(٣)مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ(٤)الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ(٥)مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ (٦ࣖ)

Latin: Qul a'uudzu birabbin-naas. Malikin-naas. Ilaahin-naas. Min syarril waswaasil khan-naas. Alladzii yuwas-wisu fii suduurin-naas. Minal jin-nati wan-naas.

Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan manusia, raja manusia, sembahan manusia dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia."

Kandungan Surat An-Nas

Surat An-Nas mengajarkan umat Islam untuk selalu memohon perlindungan kepada Allah SWT dari godaan setan, bisikan buruk, serta berbagai pengaruh yang dapat menyesatkan manusia.

Keutamaan Membaca 3 Qul

Membaca 3 Qul memiliki banyak keutamaan yang dijelaskan dalam hadits-hadits Rasulullah SAW.

1. Mendapat Perlindungan Allah SWT

Dikutip dari buku Menyelami Makna Bacaan Shalat karya Fajar Kurnianto, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya membaca Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas pada pagi dan petang.

Dalam hadits riwayat Sunan Abu Dawud dan Jami' at-Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda bahwa membaca ketiga surat tersebut sebanyak tiga kali pada pagi dan petang akan mencukupi seseorang dari berbagai keburukan dengan izin Allah SWT.

2. Dibaca Sebelum Tidur

Aisyah RA meriwayatkan bahwa setiap malam sebelum tidur, Rasulullah SAW menggabungkan kedua telapak tangan, meniupnya, kemudian membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas. Setelah itu beliau mengusapkan kedua tangannya ke wajah serta bagian tubuh yang dapat dijangkau.

Uqabah mengatakan, "Tidaklah malam datang menjelang kecuali aku telah membaca surah-surah itu. Dan aku telah berjanji untuk tidak meninggalkan apa yang telah Rasulullah perintahkan kepadaku itu." (HR Ahmad)

3. Memohon Perlindungan dari Segala Keburukan

Surat Al-Falaq dan An-Nas dikenal sebagai bagian dari Al-Mu'awwidzatain, yaitu dua surat yang berisi permohonan perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai bentuk kejahatan, baik yang berasal dari manusia, jin, maupun gangguan lainnya.



(dvs/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads