Perbaiki Kualitas Pendidikan RI, Kemenag Perluas Akses Beasiswa Guru Madrasah

Perbaiki Kualitas Pendidikan RI, Kemenag Perluas Akses Beasiswa Guru Madrasah

Hanif Hawari - detikHikmah
Rabu, 29 Jul 2026 15:30 WIB
Harlah ke-18 PGM Indonesia sekaligus PGM Award 2026 di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Rabu (29/7/2026).
Harlah ke-18 PGM Indonesia sekaligus PGM Award 2026 di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Rabu (29/7/2026). Foto: Dok. Kemenag
Jakarta -

Kementerian Agama (Kemenag) RI terus berupaya mendongkrak mutu dan kualitas pendidikan nasional. Salah satu langkah strategis yang ditempuh yakni memperluas akses beasiswa, baik di dalam maupun luar negeri, khusus bagi para guru madrasah di seluruh Indonesia.

Hal tersebut ditegaskan oleh Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Kerukunan, Pelayanan dan Pengawasan Keagamaan, serta Kerja Sama Luar Negeri, Gugun Gumilar. Ia menyampaikan paparan tersebut saat menghadiri Puncak Hari Lahir (Harlah) ke-18 Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia (PGM Indonesia) sekaligus PGM Award 2026 di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Rabu (29/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gugun menjelaskan langkah ini beriringan dengan visi besar pendidikan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045.

"Gagasan pendidikan Presiden Prabowo harus diperkuat melalui peningkatan kualitas guru. Karena itu, Kementerian Agama RI terus memperluas akses beasiswa agar guru madrasah memiliki kesempatan meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, dan melahirkan inovasi pembelajaran yang berdampak bagi generasi bangsa," kata Gugun dalam keterangan persnya.

ADVERTISEMENT

Di hadapan ratusan tenaga pendidik yang hadir, Gugun mendorong para guru madrasah untuk proaktif mengambil dan memanfaatkan berbagai fasilitas beasiswa yang telah disiapkan pemerintah. Menurutnya, peningkatan kapasitas pendidik merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam menjaga mutu pendidikan berbasis Islam di Tanah Air.

Ia menekankan keberadaan madrasah memiliki peran sentral. Lembaga pendidikan ini tak sekadar mencetak peserta didik yang unggul di bidang akademik, tetapi juga membentuk karakter, menanamkan nilai moderasi beragama, serta memperkuat jiwa kebangsaan.

"Guru adalah aktor utama transformasi pendidikan. Ketika kualitas guru meningkat, kualitas peserta didik pun akan ikut meningkat. Inilah investasi terbaik untuk mewujudkan cita-cita besar Presiden Prabowo dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing global," paparnya.

Acara tahunan yang dihelat oleh PGM Indonesia ini dipadati oleh jajaran pengurus, kepala madrasah, hingga ribuan pendidik yang datang dari beragam pelosok daerah.

Momentum peringatan Harlah ke-18 ini sekaligus menjadi wadah untuk mempererat tali kolaborasi antara organisasi profesi guru dan Kemenag RI. Sinergi ini diharapkan mampu mengakselerasi pemerataan mutu pendidikan madrasah serta membuka ruang pengembangan kompetensi setinggi-tingginya bagi para guru di Indonesia.



(hnh/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads