Menag Minta Hasil Kongres ke-8 MUI Diserahkan ke Pemerintah: Banyak yang Bagus

Menag Minta Hasil Kongres ke-8 MUI Diserahkan ke Pemerintah: Banyak yang Bagus

Hanif Hawari - detikHikmah
Selasa, 28 Jul 2026 20:02 WIB
Menag Nasaruddin Umar saat silaturahmi ke ulama Pasuruan
Menag Nasaruddin Umar (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa pemerintah siap menindaklanjuti seluruh hasil dan rekomendasi dari Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII. Pemerintah bahkan berencana mengadopsi poin-poin strategis dari forum tersebut menjadi program kerja resmi Kementerian Agama (Kemenag).

Hal itu disampaikan Menag Nasaruddin dalam sambutannya di acara Milad ke-51 Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus penutupan KUII VIII yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

"Mohon seluruh hasil-hasil kongres yang dipaparkan selama tiga hari itu disampaikan kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama," ujar Nasaruddin Umar, dikutip dari laman MUI, Selasa (28/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nasaruddin memastikan rekomendasi yang dirumuskan oleh para ulama, cendekiawan, dan tokoh umat selama tiga hari pelaksanaan kongres tidak akan sekadar menjadi dokumen semata. Melainkan diwujudkan dalam aksi nyata.

ADVERTISEMENT

"Insya Allah itu semuanya kami akan jadikan program kerja," tegasnya.

Menurut Menag, pemikiran dan gagasan yang terhimpun dalam KUII VIII memiliki nilai strategis tinggi yang sangat dibutuhkan pemerintah dalam menyusun arah kebijakan pembangunan nasional.

"Kami yakin di antaranya banyak yang sangat bagus. Inilah kontribusi yang kita perlukan selaku pemerintah," ungkapnya.

Lebih lanjut, Nasaruddin menekankan pentingnya hubungan yang harmonis dan kolaboratif antara pemerintah dan MUI. Menurutnya, kedua institusi memiliki tanggung jawab yang saling melengkapi dalam melayani masyarakat dan merawat kehidupan berbangsa.

"Majelis Ulama akan meringankan beban pemerintah. Pemerintah juga akan meringankan beban dan tugas Majelis Ulama Indonesia," tuturnya.

Inisiatif saling meringankan beban ini, lanjut Menag, sejalan dengan pesan Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar. Semangat kolaborasi ini dinilai menjadi pondasi utama dalam menjaga keutuhan NKRI yang majemuk.

"Kalau saling meringankan beban satu sama lain, maka itulah inti yang disampaikan tadi oleh Ketua MUI kita, bahwa persatuan dan kesatuan itu satu keniscayaan bagi bangsa yang plural ini," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menag menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengurus MUI, baik di tingkat pusat maupun daerah, atas kerja keras menyelenggarakan KUII VIII serta konsistensinya bermitra dengan pemerintah.

"Atas nama pemerintah saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus Majelis Ulama Indonesia dari tingkat pusat sampai daerah," kata Nasaruddin.

Ia berharap sinergi yang telah terjalin erat selama ini dapat terus diperkuat guna menjawab berbagai tantangan kebangsaan di masa depan.

"Sinergi seperti ini sangat diperlukan dalam era seperti sekarang ini," pungkasnya.



(hnh/lus)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads