Ketika dihadapkan pada dua pilihan atau lebih, seorang muslim dianjurkan memohon petunjuk kepada Allah SWT melalui sholat istikharah. Sholat sunnah ini menjadi salah satu ikhtiar agar keputusan yang diambil membawa kebaikan.
Sholat istikharah dilakukan saat menghadapi pilihan dalam perkara yang hukumnya mubah atau diperbolehkan. Sebaliknya, istikharah tidak dilakukan untuk menentukan sesuatu yang sudah jelas wajib maupun haram, karena ketentuannya telah diatur dalam syariat. Sholat ini juga dapat dikerjakan baik ketika menghadapi persoalan besar maupun hal-hal yang sederhana.
Berikut bacaan niat dan tata cara sholat istikharah 2 rakaat lengkap beserta doa setelah sholat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Niat Sholat Istikharah
Dikutip dari buku Panduan Shalat untuk Wanita susunan Ria Khoirunnisa S.Pd, berikut bacaan niat sholat istikharah.
أصلى سنة الإستخارة ركعتين لله تعالى
Usholli sunnatal istikharati rak'ataini lillaahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat sholat istikharah dua rakaat karena Allah ta'ala."
Tata Cara Sholat Istikharah 2 Rakaat
Sholat istikharah pada dasarnya sama seperti sholat sunnah dua rakaat lainnya. Tidak ada ketentuan khusus mengenai surah yang harus dibaca setelah Al Fatihah. Surah apa pun boleh dibaca sesuai kemampuan.
Menukil buku Penuntun Mengerjakan Sholat Istikharah susunan Tim Redaksi Qultummedia, berikut tata cara sholat istikharah.
- Membaca niat sholat istikharah.
- Takbiratul ihram sambil mengangkat kedua tangan.
- Meletakkan kedua tangan di atas dada, kemudian membaca doa iftitah dan surah Al Fatihah.
- Membaca surah pendek. Pada rakaat pertama dianjurkan membaca surah Al Kafirun.
- Rukuk.
- Iktidal.
- Sujud pertama.
- Duduk di antara dua sujud.
- Sujud kedua.
- Berdiri untuk rakaat kedua.
- Membaca surah Al Fatihah, kemudian membaca surah pendek.
- Pada rakaat kedua dianjurkan membaca surah Al Ikhlas.
- Rukuk.
- Iktidal.
- Sujud pertama.
- Duduk di antara dua sujud.
- Sujud kedua.
- Duduk tahiyat akhir.
- Salam.
Bacaan Doa Sholat Istikharah
Sholat istikharah dilakukan berdasarkan tuntunan Rasulullah SAW. Dalam hadits yang diriwayatkan Jabir bin Abdullah RA disebutkan:
Dari Jabir bin Abdullah, ia berkata: "Rasulullah SAW pernah mengajarkan kepada kami perihal meminta pilihan kepada Allah (istikharah) yang berkaitan dengan segala hal dan urusan, sebagaimana beliau mengajarkan kepada kami surah dari Al-Qur'an. Beliau bersabda, 'Jika salah seorang di antara kalian bermaksud melakukan suatu hal, hendaklah dia melaksanakan sholat dua rakaat selain fardhu, kemudian hendaklah ia berdoa: Allahumma inni astakhiruka'..." (HR Bukhari, Abu Daud, Tirmidzi dan Nasa'i)
Berikut bacaan doa sholat istikharah.
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ
Latin: Allahumma inni astakhiiruka bi 'ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as'aluka min fadhlikal 'azhiim. Fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta'lamu wa laa a'lamu, wa anta 'allaamul ghuyuub. Allahumma in kunta ta'lamu anna haadzal amra (menyebutkan persoalannya) khairun lii fii diinii wa ma'aasyii wa 'aaqibati amrii faqdurhu lii wa yassirhu lii tsumma baarik lii fiihi. Wa in kunta ta'lamu anna haadzal amra syarrun lii fii diinii wa ma'aasyii wa 'aaqibati amrii fashrifhu 'annii washrifnii 'anhu waqdur liyal khaira haitsu kaana tsumma ardhinii bih.
Artinya: Ya Allah, sungguh aku meminta pilihan yang tepat kepada-Mu dengan ilmu pengetahuan-Mu dan aku mohon kuasa-Mu (atas masalahku) dengan kuasa-Mu. Aku mohon sebagian dari karunia-Mu yang agung karena sungguh Engkau Mahakuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya. Engkau maha mengetahui hal yang gaib. Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (sebutkan masalah yang dihadapinya) lebih baik dalam agamaku, kehidupanku, dan akibatnya terhadap diriku, takdirkan ia untukku, mudahkan jalannya, dan berilah berkah. Sebaliknya, jika Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, dunia, kehidupan, dan akibatnya terhadap diriku baik seketika maupun suatu ketika nanti, maka singkirkan persoalan itu, dan jauhkan aku darinya. Takdirkanlah bagiku kebaikan di mana saja berada, dan berilah ridha-Mu untukku."
Kapan Dianjurkan Sholat Istikharah?
Dalam buku Seri Fikih Kehidupan karya Ahmad Sarwat dijelaskan bahwa sebelum mengerjakan sholat istikharah, seseorang dianjurkan lebih dahulu meminta pendapat atau bermusyawarah dengan orang yang memiliki ilmu, pengalaman, dan dapat dipercaya dalam urusan agama. Langkah ini dikenal dengan istilah istisyarah.
Setelah memperoleh masukan dan menentukan pilihan yang akan diambil, barulah sholat istikharah dikerjakan untuk memohon petunjuk kepada Allah SWT agar diberikan keputusan yang terbaik.
Sholat istikharah dapat dilaksanakan kapan saja, selama tidak bertepatan dengan waktu yang dilarang untuk sholat sunnah. Waktu-waktu tersebut meliputi:
- Setelah sholat Subuh hingga matahari terbit.
- Ketika matahari mulai terbit sampai posisinya mulai meninggi.
- Saat matahari berada tepat di atas kepala hingga masuk waktu zuhur.
- Setelah sholat Asar hingga matahari mulai terbenam.
- Ketika matahari hampir terbenam sampai benar-benar tenggelam.
Selain waktu di atas, sholat istikharah dapat dikerjakan kapan saja. Namun, banyak ulama menganjurkan untuk melaksanakannya pada sepertiga malam terakhir karena termasuk waktu yang utama untuk memanjatkan doa.

Komentar Terbanyak
Ramai Keluhan soal Tahlilan, Begini Penjelasan soal Jamuan di Rumah Duka
BEM Psikologi UI Sebut Homoseksual Bukan Penyimpangan, MUI Sentil Moral Kampus
Bukan Muslim, 5 Karakter Cristiano Ronaldo Ini Justru Sesuai Syariat Islam