Niat Sholat Hajat Lengkap dengan Tata Cara dan Doa Setelahnya

Niat Sholat Hajat Lengkap dengan Tata Cara dan Doa Setelahnya

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Jumat, 10 Jul 2026 05:45 WIB
Muslim woman wearing prayer veil, praying in the mosque
Ilustrasi sholat hajat (Foto: Getty Images/iStockphoto/CreativaImages)
Jakarta -

Sholat hajat biasanya diamalkan muslim ketika memiliki keinginan tertentu dan berharap dikabulkan oleh Allah SWT. Sebelum melaksanakannya, muslim harus membaca niat sholat hajat terlebih dahulu.

Dalam Islam, setiap ibadah bergantung pada niatnya. Secara umum, niat jadi rukun sholat yang tak boleh dilewatkan termasuk ketika sholat hajat.

Menurut Umar Sulaiman Al-Asyqar dalam kitab Maqaashidul Mukallafin: A-Niyyat fil Ibadaat terjemahan Faisal Saleh, niat adalah hal penting dalam ibadah. Rasulullah SAW bersabda terkait hal ini,

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sesungguhnya amal itu bergantung pada niatnya dan setiap orang akan mendapat balasan sesuai dengan apa yang diniatkannya." (HR Bukhari dan Muslim)

Sholat hajat sendiri bisa dikerjakan untuk memohon hajat terkait duniawi maupun ukhrawiah. Berikut panduan mengerjakan sholat hajat mulai dari niat, tata cara hingga doa setelahnya yang bisa dibaca muslim.

ADVERTISEMENT

Niat Sholat Hajat: Arab, Latin dan Arti

Sholat hajat bisa dilakukan mulai dari 2 hingga 12 rakaat. Pengerjaannya bisa dengan 2 rakaat satu salam, atau 4 rakaat satu salam. Dengan begitu, niat sholat hajat dibagi menjadi dua macam.

1. Niat Sholat Hajat Dua Rakaat

اُصَلِّى سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Ushollii sunnatal haajati rok'aataini lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat sholat sunnah hajat dua rakaat karena Allah SWT."

2. Niat Sholat Hajat Empat Rakaat

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْحَاجَةِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli sunnatal haajati arba'a rok'aatin lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat sholat sunnah hajat empat rakaat karena Allah SWT."

Tata Cara Sholat Hajat yang Benar

Dilansir dari buku Menjemput Berkah Lewat Shalat Hajat tulisan Abu Khansa Al Harits, tata cara sholat hajat 2 rakaat sebagai berikut.

  1. Membaca niat sholat hajat
  2. Takbiratul ihram
  3. Membaca doa iftitah, dilanjutkan membaca surah Al Fatihah dan salah satu surah di Al-Qur'an.
  4. Ruku'
  5. I'tidal
  6. Sujud yang pertama
  7. Duduk di antara dua sujud
  8. Sujud yang kedua
  9. Bangkit dari sujud lalu lakukan rakaat kedua seperti rakaat pertama
  10. Tasyahud akhir
  11. Salam

Apabila dilakukan 4 rakaat satu salam maka pengerjaannya sholat 4 rakaat tanpa tahiyat awal. Pada rakaat keempat baru ditutup dengan tahiyat akhir dan salam.

Doa Setelah Sholat Hajat yang Bisa Diamalkan

Setelah selesai sholat hajat, ada doa yang bisa diamalkan muslim. Berikut bacaannya yang dikutip dari buku Panduan Sholat Wajib & Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah SAW oleh ustaz Arif Rahman.

1. Membaca Zikir dan Istighfar

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ وَأَتُوبُ إِلَيْه

Astaghfirullahal 'azhim min kulli dzanbin wa atubu ilaih (100 kali)

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dari setiap dosa dan aku bertobat kepada-Nya."

2. Membaca Sholawat

اَللّهُمَّ صَلِّ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاةَ الرِّضا وَارْضَ عَنْ اَصْحَابِه رِضَاءَ الرِّضا

Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammadin shalatar-ridha wardha'an ashhabihir riddhar-ridha (minimal 100 kali)

Artinya: "Wahai Tuhanku, limpahkan kesejahteraan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, kesejahteraan yang diridai, dan ridailah sahabat-sahabat beliau semuanya."

3. Membaca Doa dari Hadits

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الحَلِيْمُ الكَرِيْمُ ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْم ، الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِينَ ، أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ ، لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Laa ilaaha illallaahul haliimul kariim. Subhaanallahi rabbil 'arsyil 'azhiim. Alhamdulillaahi rabbil 'aalamiin. As aluka muujibaati rahmatika wa 'aazaaima maghfiratika wal ghaniimata min kulli birri wassalaamata min kulli itsmin laa tada' lii dzamban illa ghafartah walaa hamman illaa farajtah walaa haajatan hiya laka ridhan illa qadhaitah yaa arhamar raahimiin.

Artinya: "Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang." (HR Tirmidzi)





(aeb/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads