Ini Surat Terpanjang dan Terpendek di Al-Qur'an

Ini Surat Terpanjang dan Terpendek di Al-Qur'an

Devi Setya - detikHikmah
Kamis, 04 Jun 2026 16:18 WIB
Ini Surat Terpanjang dan Terpendek di Al-Quran
ilustrasi Al-Qur'an Foto: Mukhtar Shuaib Mukhtar/Pexels
Jakarta -

Di dalam Al-Qur'an terdapat 114 surat dengan jumlah ayat yang berbeda-beda. Ada surat yang terdiri dari ratusan ayat, namun ada pula yang hanya memiliki beberapa ayat pendek.

Perbedaan panjang dan pendeknya surat dalam Al-Qur'an menunjukkan keagungan serta keindahan susunan wahyu Allah SWT. Setiap surat memiliki kandungan, hikmah, dan pesan yang berbeda sesuai dengan tujuan diturunkannya.

Mengutip buku Sejarah Terlengkap Agama-agama di Dunia karya M. Ali Imron, Al-Qur'an terdiri atas 114 surat, dengan surat terpanjang terdiri atas 286 ayat, yaitu surat Al-Baqarah, dan surat terpendek terdiri atas 3 ayat, yaitu surat Al-Ashr, Al-Kautsar, dan An-Nashr.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Surat Terpanjang dalam Al-Qur'an

Surat terpanjang dalam Al-Qur'an adalah Surat Al-Baqarah. Surat ini berada pada urutan kedua setelah Surat Al-Fatihah dan terdiri dari 286 ayat.

ADVERTISEMENT

Merujuk buku Al Qur'an Terjemah dan Tafsir karya Maulana Muhammad Ali, dijelaskan Al-Baqarah termasuk golongan surat Madaniyah, yaitu surat yang diturunkan setelah Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah. Nama Al-Baqarah yang berarti Sapi Betina diambil dari kisah Bani Israil yang diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih seekor sapi betina sebagaimana disebutkan dalam ayat 67 hingga 73.

Karena panjangnya, Surat Al-Baqarah memuat berbagai ajaran penting dalam Islam, mulai dari persoalan akidah, ibadah, muamalah, hingga kisah umat terdahulu.

Kandungan Surat Al-Baqarah

Beberapa pokok ajaran yang terdapat dalam Surat Al-Baqarah antara lain:

- Keimanan kepada Allah SWT dan hari akhir.
- Kisah penciptaan Nabi Adam AS.
- Kisah Bani Israil dan pelajaran dari perjalanan mereka.
- Perintah salat, zakat, puasa, dan haji.
- Hukum pernikahan dan perceraian.
- Hukum jual beli serta larangan riba.
- Tata cara utang piutang dalam Islam.
- Ayat Kursi yang terdapat pada ayat ke-255.

Banyak ulama menyebut Surat Al-Baqarah sebagai salah satu surat yang paling lengkap karena mencakup berbagai aspek kehidupan seorang muslim.

Ayat Terpanjang dalam Al-Qur'an

Menariknya, surat terpanjang ini juga memuat ayat terpanjang dalam Al-Qur'an, yaitu ayat 282 yang dikenal sebagai Ayat Ad-Dayn atau Ayat Utang Piutang.

Ayat tersebut menjelaskan secara rinci pentingnya mencatat transaksi utang piutang agar tidak menimbulkan perselisihan di kemudian hari. Hal ini menunjukkan bahwa Islam memberikan perhatian besar terhadap keadilan dan ketertiban dalam urusan ekonomi.

Surat Terpendek dalam Al-Qur'an

Jika surat Al-Baqarah menjadi surat terpanjang, maka surat terpendek dalam Al-Qur'an adalah surat Al-Kautsar.

Surat yang berada pada urutan ke-108 ini hanya terdiri dari tiga ayat. Meski sangat singkat, kandungannya memiliki makna yang mendalam dan menjadi salah satu surat yang paling sering dibaca dalam salat.

Al-Kautsar termasuk golongan surat Makkiyah, yaitu surat yang diturunkan sebelum hijrah ke Madinah.

Bacaan Surat Al-Kautsar

Berikut bacaan Surat Al-Kautsar:

إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ**

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ**

إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ**

Artinya: "Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah. Sungguh, orang-orang yang membencimu, dialah yang terputus." (QS Al-Kautsar: 1-3)

Makna Surat Al-Kautsar

Kata "Al-Kautsar" secara bahasa berarti nikmat yang banyak atau melimpah. Para ulama tafsir menjelaskan bahwa Al-Kautsar dapat dimaknai sebagai:

- Sungai di surga yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW.
- Kebaikan yang melimpah.
- Kemuliaan dan kedudukan tinggi Rasulullah SAW.
- Banyaknya umat dan pengikut Nabi hingga akhir zaman.

Surat ini turun ketika Rasulullah SAW mendapat ejekan dari kaum musyrik Makkah yang menyebut beliau sebagai "abtar", yakni orang yang terputus keturunannya setelah wafatnya putra-putra beliau.

Melalui surat ini, Allah SWT menghibur Rasulullah SAW dan menegaskan bahwa justru orang-orang yang membenci beliau lah yang akan terputus dari rahmat dan kemuliaan.




(dvs/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads