Keperihan akibat tindakan zalim, fitnah, maupun ketidakadilan dari orang lain merupakan ujian berat yang bisa dialami oleh siapa saja. Dalam ajaran Islam, kezaliman adalah perbuatan yang dilarang keras oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW.
Ketika tidak ada lagi tempat mengadu di dunia, doa orang yang terzalimi merupakan senjata paling ampuh. Doa orang yang teraniaya memiliki keistimewaan karena tidak ada penghalang antara doanya dan Allah SWT.
Sebagaimana yang tertulis dalam Syarah Bulughul Maram karya Abdullah bin Abdurrahman Al-Bassam, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa doa orang yang dizalimi akan cepat terkabul di sisi Allah, karena Allah SWT akan menolong orang yang dizalimi dan memberikan ancaman bagi orang yang berbuat zalim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut adalah kumpulan doa untuk orang yang terzalimi beserta latin, arti, dan keutamaannya berdasarkan Al-Qur'an dan hadits.
Keutamaan Doa Orang yang Terzalimi
Dalam kitab Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi, terdapat hadis yang menjelaskan tentang tiga doa yang mustajab:
"Tiga golongan yang tidak ditolak doanya: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa hingga ia berbuka, dan doa orang yang terzalimi yang diangkat oleh Allah di atas awan, dibukakan baginya pintu-pintu langit, lalu Allah berfirman: 'Demi keagungan-Ku, sungguh Aku akan menolongmu meski setelah beberapa saat.'" (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Doa-Doa Memohon Keadilan dan Perlindungan dari Kezaliman
Berikut adalah bacaan doa yang dapat diamalkan saat merasa teraniaya atau terzalimi:
1. Doa Memohon Pertolongan (Doa Nabi Nuh AS)
Doa ini diabadikan dalam Al-Qur'an Surah Al-Qamar ayat 10 ketika Nabi Nuh AS menghadapi kepungan kezaliman dan penolakan dari kaumnya:
رَبِّ أَنِّي مَغْلُوبٌ فَانْتَصِرْ
Rabbi annī maghlūbun fantaṣir.
Artinya: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah dikalahkan, maka tolonglah (aku)."
2. Doa Memohon Pertolongan dan Perlindungan Allah
Sebagaimana dijelaskan dalam Tafsir Kemenag RI dan Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka saat mengulas Surah Ali 'Imran ayat 173, kalimat Hasbunallah dapat dibaca sebagai ungkapan berserah diri kepada Allah SWT sekaligus memohon pertolongan-Nya saat menghadapi kesulitan.
حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ
Ḥasbunallāhu wa ni'mal-wakīl, ni'mal-maulā wa ni'man-naṣīr.
Artinya: "Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung, Dia adalah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong."
3. Doa Terhindar dari Orang-Orang Zalim
Doa ini dibaca untuk memohon penyelamatan dari kejahatan dan cengkeraman orang-orang yang berbuat zalim. Firman Allah SWT dalam Surah Al-Qasas ayat 21:
رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
Rabbi najjinī minal-qaumiẓ-ẓālimīn.
Artinya: "Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim."
4. Doa Meredakan Kesedihan dan Mengangkat Kesulitan
Mengutip kitab al-Adzkar karya Imam An-Nawawi dan kitab Ad-Da' wa Ad-Dawa' karya Ibnu Qayyim al-Jauziyah, ketika hati merasa sangat berat akibat kezaliman, orang yang teraniaya dianjurkan membaca doa Nabi Yunus AS dalam Surah Al-Anbiya ayat 87:
لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Lā ilāha illā anta subḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn.
Artinya: "Tidak ada tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim."
Semoga detikers selalu terhindar dari perbuatan zalim dan orang-orang yang zalim. Allah SWT berfirman dalam Surah Gafir ayat 52:
يَوْمَ لَا يَنْفَعُ الظّٰلِمِيْنَ مَعْذِرَتُهُمْ وَلَهُمُ اللَّعْنَةُ وَلَهُمْ سُوْۤءُ الدَّارِ
Artinya: "(yaitu) hari (ketika) permintaan maaf tidak berguna bagi orang-orang zalim. Bagi mereka laknat dan tempat tinggal yang buruk."
(inf/inf)

Komentar Terbanyak
Kutip Al-Qur'an dalam Khotbah, Masjid di Paris Ditutup 6 Bulan
Islam Masuk Nusantara Ketika Nabi Muhammad Masih Hidup
Viral Challenge Hafalan Al-Qur'an Hadiah Miras, MC Minta Maaf-Penyelenggara Marah