Apakah Boleh Puasa Syawal Tidak Sampai 6 Hari? Ini Penjelasannya

Apakah Boleh Puasa Syawal Tidak Sampai 6 Hari? Ini Penjelasannya

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Jumat, 17 Apr 2026 09:30 WIB
Apakah Boleh Puasa Syawal Tidak Sampai 6 Hari? Ini Penjelasannya
Ilustrasi Puasa Foto: Getty Images/Malik Nalik
Jakarta -

Tidak sedikit Muslim yang menjalani puasa Syawal tetapi belum mampu menuntaskannya hingga 6 hari karena keterbatasan waktu, kesibukan, atau kondisi tertentu.

Puasa Syawal sendiri merupakan amalan sunnah yang dikerjakan selama bulan Syawal setelah Hari Raya Idulfitri.

Salah satu hadits yang menjelaskan keutamaan puasa Syawal diriwayatkan oleh Abu Ayyub Al-Ansari. Rasulullah SAW bersabda:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ (رواه مسلم)

Latin: 'An Abi Ayyub Al-Anshari radiyallahu 'anhu qala anna Rasulallahi shallallahu 'alaihi wa sallama qala man shama Ramadhana tsumma atba'ahu sittan min Syawwalin kana ka shiyamid-dahr (HR. Muslim).

ADVERTISEMENT

Artinya: "Barang siapa berpuasa Ramadan kemudian mengikutinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun." (HR. Muslim).

Waktu Puasa Syawal

Puasa Syawal hanya dapat dilaksanakan selama bulan Syawal, yakni dimulai setelah Hari Raya Idul Fitri, yang berarti pelaksanaannya dimulai sejak tanggal 2 Syawal hingga berakhirnya bulan tersebut.

Dalam buku Dirasah Islamiyah Kelas VIII SMP Nurul Huda karya Al Mubdi'u dkk dijelaskan bahwa pada tanggal 1 Syawal, umat Islam tidak diperbolehkan berpuasa karena bertepatan dengan Idul Fitri. Oleh sebab itu, puasa Syawal baru dapat dimulai pada hari berikutnya setelah Idul Fitri.

Berdasarkan hal tersebut, batas akhir puasa Syawal tahun 2026 jatuh pada hari terakhir bulan Syawal 1447 Hijriah. Selama masih berada dalam rentang bulan Syawal, umat Islam tetap memiliki kesempatan untuk melaksanakan puasa enam hari tersebut.

Merujuk pada Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama RI, 1 Syawal jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Dengan demikian, puasa Syawal dapat dilaksanakan mulai 2 Syawal atau 22 Maret 2026 hingga akhir bulan Syawal yang diperkirakan berakhir pada 19 April 2026.

Dalam pelaksanaannya, puasa Syawal tidak harus dilakukan secara berurutan. Umat Islam dapat menunaikannya selama enam hari di bulan Syawal, baik secara berturut-turut maupun terpisah, sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Dijelaskan dalam buku Kedahsyatan Puasa oleh M. Syukron Maksum, menurut Imam Ahmad bin Hanbal, puasa enam hari di bulan Syawal boleh dilakukan secara berturut-turut maupun terpisah, dan keduanya tidak memiliki keutamaan yang berbeda.

Sementara itu, menurut ulama dari mazhab Mazhab Hanafi dan Mazhab Syafi'i, pelaksanaan puasa Syawal lebih dianjurkan dilakukan secara berturut-turut, dimulai setelah Hari Raya Idul Fitri.

Sebagian ulama memang menganjurkan untuk menyegerakan puasa Syawal setelah Idul Fitri agar lebih mudah menjaga konsistensi dalam beribadah. Namun demikian, hal tersebut bukan merupakan ketentuan yang wajib dalam pelaksanaannya.

Bolehkah Puasa Syawal Tidak Sampai 6 Hari?

Dalam buku Ramadhan Rembulan yang Dirindu karya Muhammad Muhsin Muiz dijelaskan bahwa puasa sunah enam hari di bulan Syawal dianjurkan untuk dilakukan segera setelah Idulfitri dan dilaksanakan secara berturut-turut.

Namun, jika seseorang ingin menundanya atau tidak menjalankannya secara berurutan, hal tersebut tetap diperbolehkan dalam ajaran Islam.

Adapun jika puasa Syawal tidak dilaksanakan sampai enam hari penuh, maka secara hukum tetap sah sebagai puasa sunah. Hanya saja, keutamaan yang dijanjikan, yaitu pahala seperti berpuasa setahun penuh, secara khusus disebutkan bagi yang menyempurnakan enam hari tersebut.

Jadi, meskipun boleh tidak genap enam hari, menyempurnakannya tetap lebih utama untuk meraih keutamaan yang maksimal.




(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads