Tanda Taubat Diterima Setelah Sholat Taubat Nasuha

Tanda Taubat Diterima Setelah Sholat Taubat Nasuha

Tia Kamilla - detikHikmah
Senin, 13 Apr 2026 20:45 WIB
Tanda Taubat Diterima Setelah Sholat Taubat Nasuha
Ilustrasi baca doa (Foto: Getty Images/iStockphoto/Drazen Zigic)
Jakarta -

Banyak umat Islam ingin tahu tanda taubat diterima setelah sholat taubat nasuha. Mengutip buku Panduan Sholat Rosulullah 2 karya Imam Abu Wafa, sholat taubat adalah sholat sunnah yang dilakukan saat seseorang melakukan kesalahan.

Sholat ini dianjurkan dikerjakan sebanyak dua rakaat sebagai bentuk penyesalan dan permohonan ampun kepada Allah SWT.

Dasar anjuran ini berasal dari hadits yang diriwayatkan oleh Abu Bakar As-Shiddiq RA, ia berkata,

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang hamba yang melakukan dosa, lalu ia bersuci dengan baik lalu ia berdiri untuk sholat dua rakaat, kemudian ia meminta ampunan kepada Allah melainkan Allah akan mengampuninya." (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Ahmad dan Ibnu Majah)

Setelah Abu Bakar RA menyampaikan hadits tersebut, Rasulullah SAW kemudian membacakan sebuah ayat berikut ini,

ADVERTISEMENT

وَٱلَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا۟ فَٰحِشَةً أَوْ ظَلَمُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ ذَكَرُوا۟ ٱللَّهَ فَٱسْتَغْفَرُوا۟ لِذُنُوبِهِمْ وَمَن يَغْفِرُ ٱلذُّنُوبَ إِلَّا ٱللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا۟ عَلَىٰ مَا فَعَلُوا۟ وَهُمْ يَعْلَمُونَ

Latin: Wallażīna iżā fa'alụ fāḥisyatan au ẓalamū anfusahum żakarullāha fastagfarụ liżunụbihim, wa may yagfiruż-żunụba illallāh, wa lam yuṣirrụ 'alā mā fa'alụ wa hum ya'lamụn

Artinya: "Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui." (QS Ali 'Imran: 135)

Dalam Islam, taubat yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan diterima oleh Allah SWT. Ada beberapa tanda yang bisa terlihat, terutama dari perubahan hati dan sikap sehari-hari.

Lalu, apa saja tanda taubat diterima setelah sholat taubat nasuha? Berikut penjelasannya.

Tanda Taubat Diterima Setelah Sholat Taubat Nasuha

Mengutip buku Ibadah-Ibadah Paling Terhormat Bagi Pelaku Maksiat Agar Taubat Nasuha karya Muhammad Nasrullah dan 17 Jalan Menggapai Mahkota Sufi karya Muhammad Sholikhin, ada beberapa tanda yang menunjukkan taubat seseorang diterima oleh Allah SWT.

1. Hati Jadi Lebih Tenang

Orang yang taubatnya diterima biasanya akan merasakan hati lebih tenang. Meski sebelumnya sering berbuat dosa, kini hatinya terasa lebih damai karena sering mengingat Allah SWT.

Hal ini juga dijelaskan dalam Al-Qur'an surah Ar-Ra'd ayat 28,

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ

Artinya: "(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram."

2. Menjauhi Segala Perbuatan Maksiat

Orang yang taubatnya diterima akan berusaha menjauhi perbuatan maksiat. Ia juga cenderung memilih lingkungan yang baik dan berkumpul dengan orang-orang saleh.

Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW,

"Perumpamaan kawan yang baik dan kawan yang buruk seperti seorang penjual minyak wangi dan seorang peniup alat untuk menyalakan api (pandai besi). Adapun penjual minyak wangi, mungkin dia akan memberikan hadiah kepadamu, atau engkau membeli darinya, atau engkau mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, mungkin dia akan membakar pakaianmu, atau engkau mendapatkan bau yang buruk." (HR Bukhari dan Muslim)

3. Selalu Mengutamakan Ibadah

Orang yang taubatnya diterima akan lebih mengutamakan ibadah dalam hidupnya. Ia berusaha lebih dekat kepada Allah SWT dan menjadikan ibadah sebagai hal yang paling penting.

4. Lebih Banyak Bersyukur

Orang yang taubatnya diterima akan lebih sering bersyukur atas nikmat dari Allah SWT. Ia juga sadar bahwa semua yang dimiliki hanyalah titipan.

Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur'an surah Ibrahim ayat 7,

وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ

Artinya: "(Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras'."

5. Memiliki Akhlak yang Lebih Baik

Orang yang taubatnya diterima akan menunjukkan akhlak yang lebih baik. Hatinya menjadi lebih bersih sehingga sikapnya juga berubah.

Ia berusaha meneladani Rasulullah SAW, baik dalam hubungannya dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia.

6. Terus Berusaha Memperbaiki Diri

Orang yang taubatnya diterima akan terus berusaha memperbaiki diri. Ia menyesali dosa yang telah dilakukan dan berusaha tidak mengulanginya lagi.

7. Lebih Banyak Menjalankan Perintah Allah

Orang yang taubatnya diterima akan lebih banyak beribadah, menjalankan perintah Allah, dan menjauhi larangan-Nya.

8. Menyadari Dirinya Bisa Berbuat Dosa

Orang yang taubatnya diterima akan sadar bahwa ia tidak luput dari dosa dan tidak merasa paling benar. Kesadaran ini membuatnya selalu hati-hati dalam perkataan, sikap, dan keputusan sehari-hari.

Ia menjaga lisannya agar tidak menyakiti orang lain dan berhati-hati dalam setiap tindakan agar tidak melanggar aturan Allah. Jika terjatuh dalam kesalahan, ia segera bertaubat dengan penyesalan dan memperbaiki diri.

9. Hatinya Lebih Khawatir dan Tidak Larut dengan Dunia

Orang yang taubatnya diterima tidak terlalu senang dengan kesenangan dunia karena sadar hidup di dunia hanya sementara. Ia lebih memikirkan akhirat dan nasibnya di hadapan Allah.

Hatinya dipenuhi rasa menyesal atas dosa-dosa yang pernah dilakukan. Ia pun memperbanyak istighfar, menangis saat berdoa, dan berusaha keras menjauhi maksiat.

10. Dekat dengan Orang Baik, Jauh dari Orang Buruk

Orang yang taubatnya diterima memilih lingkungan pergaulan yang baik. Ia mendekat pada orang saleh yang bisa memberi nasihat dan mengingatkan saat lalai.

Lingkungan yang baik membantu menjaga istiqamah dalam ibadah dan menjauhi dosa. Sebaliknya, ia menjauh dari orang atau lingkungan yang bisa membuatnya kembali ke kebiasaan lama.

Selain itu, mengutip buku 17 Jalan Menggapai Mahkota Sufi karya Muhammad Sholikhin, tanda utama taubat yang diterima adalah tidak mengulangi dosa yang sama lagi. Allah SWT Maha Pengampun dan menerima taubat hamba-Nya, memaafkan dosa serta kesalahan, sebagaimana firman-Nya dalam surah Asy-Syura ayat 25,

وَهُوَ الَّذِيْ يَقْبَلُ التَّوْبَةَ عَنْ عِبَادِهٖ وَيَعْفُوْا عَنِ السَّيِّاٰتِ وَيَعْلَمُ مَا تَفْعَلُوْنَۙ

Wa huwal-lażī yaqbalut-taubata 'an 'ibādihī wa ya'fū 'anis-sayyi'āti wa ya'lamu mā taf'alūn(a).

Artinya: "Dialah yang menerima tobat dari hamba-hamba-Nya, memaafkan kesalahan-kesalahan, mengetahui apa yang kamu kerjakan,"




(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads