- Pengertian Sholat Taubat
- Waktu Pelaksanaan Sholat Taubat
- Tata Cara Sholat Taubat
- Bacaan Niat Sholat Taubat
- Doa Setelah Sholat Taubat
- Syarat Agar Taubat Diterima Allah SWT 1. Berhenti Berbuat Dosa 2. Menyesali Apa yang Telah Dilakukan 3. Bertekad Tidak Mengulanginya Lagi 4. Taubat Dilakukan Sebelum Maut Menjemput 5. Mengembalikan Hak Orang Lain
Sering kali ketika berbuat dosa hati menjadi gelisah dan takut akan siksa Allah SWT. Islam mengajarkan cara untuk menggugurkan dosa tersebut dengan sholat taubat.
Lantas, kapan waktu terbaik untuk melaksanakan sholat taubat? Bagaimana tata cara serta doa yang mustajab agar penyesalan kita diterima oleh Allah SWT? Berikut tata cara sholat taubat, lengkap dengan bacaan niat, doa, hingga syarat-syarat agar taubat kita diterima oleh Allah SWT.
Baca juga: Bertobat Lalu Maksiat Lagi, Apakah Diampuni? |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengertian Sholat Taubat
Dijelaskan dalam buku Panduan Shalat untuk Wanita karya Ria Khoirunnisa, sholat taubat adalah sholat sunnah yang dikerjakan orang-orang yang menyesali perbuatan dosanya dan berjanji tidak mengulanginya lagi.
Dalam Al-Qur'an surah At-Tahrim ayat 8, Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk bertaubat:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا تُوْبُوْٓا اِلَى اللّٰهِ تَوْبَةً نَّصُوْحًاۗ عَسٰى رَبُّكُمْ اَنْ يُّكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۙ يَوْمَ لَا يُخْزِى اللّٰهُ النَّبِيَّ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مَعَهٗۚ نُوْرُهُمْ يَسْعٰى بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَبِاَيْمَانِهِمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَآ اَتْمِمْ لَنَا نُوْرَنَا وَاغْفِرْ لَنَاۚ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya. Mudah-mudahan Tuhanmu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersamanya. Cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanannya. Mereka berkata, 'Ya Tuhan kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami dan ampunilah kami. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu'."
Agar taubat seseorang mencapai nasuha (sebenar-benarnya), maka sebaiknya disertai dengan melaksanakan puasa, bersedekah, maupun dengan sholat.
Waktu Pelaksanaan Sholat Taubat
Dinukil dari buku Panduan Sholat Rosulullah karya Imam Abu Wafa, tidak terdapat waktu khusus untuk melaksanakan sholat taubat. Umat Islam dapat melakukannya kapan saja, baik pagi hari, siang hari, maupun malam hari.
Pelaksanaannya dapat dilakukan ketika seseorang melakukan perbuatan dosa atau maksiat, maka bersegeralah sholat taubat dua rakaat. Hal ini dijelaskan oleh Ibnu Tamiyyah dalam kitab Majmu' Fatawa:
وكذلك صلاة التوبة فإذا أذنب فالتوبة واجبة على الفور وهو مندوب إلى أن يصلي ركعتين ثم يتوب كما في حديث أبي بكر الصديق
Artinya: "Demikianlah sholat taubat itu dilakukan ketika seseorang melakukan kesalahan, maka taubat itu wajib disegerakan dan ia dianjurkan melakukan sholat dua rakaat kemudian ia bertaubat sebagaimana hadits Abu Bakar as-Shiddiq."
Sebagian besar ulama menganjurkan sholat taubat dilaksanakan pada waktu sepertiga malam terakhir. Hal ini dikarenakan waktu tersebut diyakin paling mustajab dan penuh dengan kekhusyukan untuk bermunajat kepada Allah SWT.
Meski sholat taubat merupakan sholat sunnah yang memiliki sebab (timbulnya dosa), para ulama berbeda pendapat mengenai pelaksanaannya pada waktu-waktu terlarang, seperti:
1. Setelah sholat Subuh hingga matahari terbit dan meninggi.
2. Saat matahari tepat di atas kepala (pertengahan hari).
3. Setelah sholat Ashar hingga matahari terbenam sempurna.
Jika seseorang baru sadar dan melakukan dosa tepat pada waktu terlarang, maka sebagian ulama membolehkannya karena kebutuhan mendesak (fawari').
Tata Cara Sholat Taubat
Masih mengutip sumber sebelumnya, berikut tata cara sholat taubat:
- Membaca niat sholat taubat
- Takbiratul ihram
- Membaca iftitah
- Membaca Al-Fatihah
- Membaca surah Al-Kafirun pada rakaat pertama dan surah Al-Ikhlas pada rakaat kedua
- Rukuk
- Iktidal
- Sujud pertama
- Duduk diantara dua sujud
- Sujud kedua
- Bangkit dan lakukan gerakan dan bacaan yang sama seperti rakaat pertama
- Tasyahud akhir
- Salam
- Setelah selesai sholat, lanjutkan dengan membaca doa
Bacaan Niat Sholat Taubat
Masih mengutip dari sumber sebelumnya, berikut bacaan niat sholat sunnah taubat:
أصَلَّى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat taubati rak'ataini lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya niat sholat taubat dua raka'at Lillahi Ta'aalaa."
Doa Setelah Sholat Taubat
Umat Islam dapat membaca sayyidul istighfar setelah sholat taubat. Mengacu hadits dalam kitab Shahih Adabul Mufrad Imam Bukhari, berikut bacaan sayyidul istighfar:
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَى، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ
Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa anna 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika. Mastatha'tu a'uudzu bika min syarri maa shana'tu abuu u laka bini' matika 'alayya wa abuu-u bidzanbii faghfir lii fa innahu laa yagfirudz dzunuuba illa anta.
Artinya: "Wahai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau."
Syarat Agar Taubat Diterima Allah SWT
Dijelaskan dalam buku Selancar Takwa Meniti Derajat Muttaqin karya Abdul Adzim Badawi, taubat memiliki syarat-syarat yang harus terpenuhi agar diterima oleh Allah SWT. Syarat-syarat tersebut adalah sebagai berikut:
1. Berhenti Berbuat Dosa
Jika seseorang ingin bertaubat kepada Allah SWT, maka ia wajib berhenti dari dosa tersebut dan melepaskan diri darinya. Jika ia masih bergelimang dengan dosa tersebut, Allah SWT tidak akan memaafkannya.
2. Menyesali Apa yang Telah Dilakukan
Agar taubat seseorang diterima, ia harus menyesali dosanya tersebut, hingga tahap jika mengingat dosanya, maka ia menangis karena takut kepada Allah SWT.
3. Bertekad Tidak Mengulanginya Lagi
Orang yang bersungguh-sungguh dalam bertaubat tidak akan mengulangi perbuatan dosa atau maksiat yang sebelumnya ia lakukan. Taubat seperti ini akan diterima oleh Allah SWT.
4. Taubat Dilakukan Sebelum Maut Menjemput
Taubat dilakukan sebelum maut menjemput atau sebelum kiamat. Barang siapa yang menunda taubat hingga ajal menjemput, maka taubatnya tidak diterima. Begitu pun taubat saat matahari terbit dari barat (kiamat), maka tidak akan diterima oleh Allah SWT.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla menerima taubat seorang hamba, selagi ajal belum sampai ke tenggorokan." (HR At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW juga bersabda:
"Barang siapa bertaubat sebelum matahari terbit dari barat, maka Allah menerima taubatnya." (HR Muslim)
5. Mengembalikan Hak Orang Lain
Jika seseorang ingin bertaubat dari hak-hak manusia, maka ia wajib mengembalikan hak-hak tersebut semampu mungkin dan meminta kepada pemilik hak untuk menghalalkannya jika memungkinkan.
Jika ia tidak mampu mengembalikan hak-hak tersebut atau permintaan maaf dari pemiliknya, ia harus memperbanyak doa dan istighfar untuk pemilik hak.
Wallahu a'lam.
Baca juga: 7 Tanda Taubat Diterima Usai Sholat Taubat |
(kri/kri)












































Komentar Terbanyak
Wamenhaj Dahnil Anzar Nilai Presiden Prabowo Layak Jadi Bapak Haji Indonesia
Secara Hisab, Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah Sebelum Idul Adha