Shehbaz Sharif muncul sebagai aktor kunci dalam upaya meredakan konflik Iran dengan AS dan sekutunya. Dilansir The Guardian (8/4/2026), ia mengumumkan adanya kesepakatan gencatan senjata sementara selama dua minggu serta mengundang delegasi kedua pihak ke Islamabad untuk merundingkan kesepakatan damai yang lebih komprehensif.
Peran Perdana Menteri (PM) Pakistan tersebut dinilai strategis sebagai mediator yang menjembatani komunikasi, sekaligus memposisikan Pakistan sebagai pusat diplomasi dalam krisis ini.
Lalu, siapakah sebenarnya sosok Shehbaz Sharif? Simak biografi singkatnya berikut ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Profil Shehbaz Sharif, PM Pakistan yang Jadi Mediator Gencatan Iran vs AS
Muhammad Shehbaz Sharif adalah Perdana Menteri Republik Islam Pakistan saat ini yang menjabat untuk periode kedua sejak 4 Maret 2024, setelah sebelumnya menjabat pada April 2022 hingga Agustus 2023.
Dilansir dari laman Konsulat Jenderal Pakistan di Toronto, putra dari (almarhum) Mian Muhammad Sharif ini adalah lulusan Government College, Lahore dengan predikat istimewa. Ia berasal dari keluarga pebisnis terkemuka di Pakistan dan pernah menjabat sebagai Presiden Kamar Dagang & Industri Lahore pada tahun 1985.
Shehbaz Sharif kemudian ke politik aktif dan menjabat sebagai Anggota Majelis Punjab selama periode 1988-90 dan sebagai Anggota Majelis Nasional selama periode 1990-1993. Ia terpilih kembali sebagai Anggota Majelis Punjab pada tahun 1993 dan menjabat sebagai Pemimpin Oposisi selama periode 1993-1996.
Ia menjadi Anggota Majelis Punjab untuk masa jabatan ketiga pada tahun 1997 dan terpilih sebagai Ketua Menteri (Chief Minister) provinsi Punjab, lalu menjalankan tugas tersebut hingga tahun 1999 ketika pemerintahannya, bersama dengan Pemerintah Federal, digulingkan akibat kudeta.
Shehbaz Sharif memainkan peran utama dalam pemulihan demokrasi di negaranya dan terpilih tanpa lawan sebagai Anggota Majelis Punjab untuk keempat kalinya pada tahun 2008, serta menjabat sebagai Ketua Menteri Punjab untuk kedua kalinya (dari Juni 2008 hingga Maret 2013).
Dalam pemilihan umum yang diadakan pada Mei 2013, dirinya terpilih di tiga kursi Majelis Provinsi dan satu kursi Majelis Nasional, serta terpilih sebagai Ketua Menteri Punjab untuk ketiga kalinya.
Sosok Shehbaz Sharif dikenal sebagai pemimpin politik yang dinamis dan visioner yang dikenal karena administrasinya yang kuat dan efisien. Negara lain seperti China memuji kinerja Shehbaz Sharif dan memberikan julukan "Shehbaz Speed" (Kecepatan Shehbaz) lantaran ia seringkali turun tangan langsung dan membuat administrasi berjalan serba cepat.
Sebagai bagian dari agenda Tata Kelola Pemerintahan yang Baik (Good Governance), prioritasnya mencakup penyediaan fasilitas kesehatan dan pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat. Sejumlah reformasi di sektor ekonomi, energi, dan sosial telah dimulai di bawah kepemimpinannya.
Dari tahun 2018 hingga April 2022, Shehbaz Sharif menjabat sebagai Pemimpin Oposisi di Majelis Nasional Pakistan sekaligus Presiden Liga Muslim Pakistan (Nawaz), ia telah berada di garis depan dalam perjuangan demi demokrasi, hak asasi manusia, dan kebebasan berekspresi di negara tersebut.
Shehbaz Sharif sangat meyakini supremasi hukum dan konstitusi. mendukung masyarakat majemuk yang menghormati keberagaman dan menganggap pelayanan publik sebagai ciri khas dari filosofi politiknya. Dari segi kehidupan pribadi, Shehbaz Sharif adalah seorang perenang yang rajin dan penggemar berat kriket.
