- Tanda Taubat Diterima Usai Sholat Taubat 1. Hati Lebih Tenang 2. Menjauhi Segala Perbuatan Maksiat 3. Mendahulukan Ibadah 4. Lebih Banyak Bersyukur 5. Memiliki Akhlak yang Lebih Baik 6. Terus Berusaha Memperbaiki Diri 7. Lebih Banyak Menjalankan Perintah Allah
- Dalil Taubat Harus Dilakukan Sebelum Ajal Tiba
Tanda taubat diterima Allah SWT usai sholat taubat sering menjadi pertanyaan umat Islam yang ingin memastikan taubatnya benar-benar diterima. Ada beberapa tanda yang bisa diketahui.
Mengutip buku Tuntunan Shalat Lengkap dan Benar karya Dra. Neni Nuraeni, sholat taubat dilakukan dengan tujuan memohon ampunan Allah SWT atas dosa-dosa yang telah diperbuat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak ada batasan jumlah rakaat sholat taubat dan pelaksanaannya bisa dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam hari. Keutamaan sholat taubat ditegaskan dalam hadits Abu Bakar RA, yang meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tiada seorang pun yang berdosa, kemudian ia berwudhu', lalu sholat serta memohon ampun kepada Allah, melainkan ia diampuni-Nya."
Selanjutnya beliau membaca ayat: "Orang-Orang yang mengerjakan keburukan atau menganiaya diri sendiri, lalu ingat kepada Allah serta memohon ampun atas dosa-dosanya, dan siapa lagi yang kuasa mengampuni dosa-dosa itu selain Allah, mereka tidak terus-menerus berbuat dosa, setelah mereka mengetahui. Maka untuk mereka ini disediakan balasan pahala ampunan dari Tuhannya, serta surga yang mengalir beberapa sungai di bawahnya, mereka tetap berdiam di sana untuk selama-lamanya. "(Diriwayatkan oleh Abu Daud, Nasa-i, Ibnu Majah, Baihaqi dan Tirmidzi yang berkata hadits ini adalah Hasan)
Dalam Islam, taubat yang diterima memiliki ciri-ciri tertentu yang tercermin dalam sikap dan perilaku seorang hamba. Lantas, apa saja tanda taubat diterima setelah sholat taubat? Berikut tujuh tandanya yang perlu diketahui.
Tanda Taubat Diterima Usai Sholat Taubat
Dikutip dari buku Ibadah-Ibadah Paling Terhormat Bagi Pelaku Maksiat Agar Taubat Nasuha karya Muhammad Nasrullah dan buku 17 Jalan Menggapai Mahkota Sufi karya Muhammad Sholikhin, ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa taubat seseorang telah diterima Allah SWT.
1. Hati Lebih Tenang
Orang yang taubatnya diterima Allah SWT akan merasakan ketenangan hati meski sebelumnya sering berbuat dosa. Ketenangan ini muncul karena sering mengingat Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surah Ar-Ra'd ayat 28,
الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ
Artinya: "(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram."
2. Menjauhi Segala Perbuatan Maksiat
Taubat yang diterima membuat seseorang menghindari maksiat dan lebih memilih berkumpul dengan orang saleh. Rasulullah SAW bersabda,
"Perumpamaan kawan yang baik dan kawan yang buruk seperti seorang penjual minyak wangi dan seorang peniup alat untuk menyalakan api (pandai besi). Adapun penjual minyak wangi, mungkin dia akan memberikan hadiah kepadamu, atau engkau membeli darinya, atau engkau mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, mungkin dia akan membakar pakaianmu, atau engkau mendapatkan bau yang buruk." (HR Bukhari dan Muslim)
3. Mendahulukan Ibadah
Seseorang yang taubatnya diterima akan menempatkan ibadah sebagai prioritas utama. Dekat dengan Allah SWT menjadi tujuan utama hidupnya.
4. Lebih Banyak Bersyukur
Taubat yang diterima terlihat dari sikap bersyukur atas nikmat Allah SWT dan menyadari semua yang dimiliki hanyalah titipan. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surah Ibrahim ayat 7,
وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ
Artinya: "(Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras'."
5. Memiliki Akhlak yang Lebih Baik
Hati yang bersih dari dosa membuat akhlak seseorang lebih baik. Dia meneladani Rasulullah SAW dalam hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia.
6. Terus Berusaha Memperbaiki Diri
Seseorang yang taubatnya diterima selalu menyesali dosa lalu berusaha memperbaiki diri agar tidak mengulanginya.
7. Lebih Banyak Menjalankan Perintah Allah
Orang yang taubatnya diterima akan mengisi waktunya untuk beribadah, menjalankan perintah Allah, dan menjauhi larangan-Nya.
Dalil Taubat Harus Dilakukan Sebelum Ajal Tiba
Dalam Syarah Riyadhus Shalihin Imam an-Nawawi dijelaskan bahwa taubat hanya diterima Allah SWT sebelum ajal tiba. Jika seseorang menunda taubat hingga saat ajalnya datang, taubatnya tidak akan diterima, sebagaimana ditegaskan Allah SWT dalam Al-Qur'an surah An-Nisa' ayat 18,
وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِيْنَ يَعْمَلُوْنَ السَّيِّاٰتِۚ حَتّٰىٓ اِذَا حَضَرَ اَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ اِنِّيْ تُبْتُ الْـٰٔنَ وَلَا الَّذِيْنَ يَمُوْتُوْنَ وَهُمْ كُفَّارٌ ۗ اُولٰۤىِٕكَ اَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابًا اَلِيْمًا
Artinya: "Tidaklah taubat itu (diterima Allah) bagi orang-orang yang melakukan keburukan sehingga apabila datang ajal kepada seorang di antara mereka, (barulah) dia mengatakan, 'Saya benar-benar bertaubat sekarang.' Tidak (pula) bagi orang-orang yang meninggal dunia, sementara mereka di dalam kekufuran. Telah Kami sediakan azab yang sangat pedih bagi mereka."
Kemudian, ditegaskan pula dalam surah Gafir ayat 84-85,
فَلَمَّا رَاَوْا بَأْسَنَاۗ قَالُوْٓا اٰمَنَّا بِاللّٰهِ وَحْدَهٗ وَكَفَرْنَا بِمَا كُنَّا بِهٖ مُشْرِكِيْنَ
Artinya: "Ketika mereka melihat azab Kami, mereka berkata, 'Kami hanya beriman kepada Allah saja dan kami ingkar kepada sesembahan yang telah kami persekutukan dengan-Nya'." (QS Gafir: 84)
فَلَمْ يَكُ يَنْفَعُهُمْ اِيْمَانُهُمْ لَمَّا رَاَوْا بَأْسَنَا ۗسُنَّتَ اللّٰهِ الَّتِيْ قَدْ خَلَتْ فِيْ عِبَادِهٖۚ وَخَسِرَ هُنَالِكَ الْكٰفِرُوْنَ
Artinya: "Tidak berguna lagi iman mereka setelah melihat azab Kami. (Yang demikian itu) merupakan sunatullah yang telah berlaku terhadap hamba-hamba-Nya. Ketika itu, rugilah orang-orang kafir." (QS Gafir: 85)
Wallahu a'lam.
(kri/kri)












































Komentar Terbanyak
Perkiraan 1 Ramadan 2026: Pemerintah, BRIN, Muhammadiyah dan NU
Gaji ASN Nunggak 2 Bulan, Kemenhaj-Kemenag Saling Tuding
Keseharian Rasulullah yang Jarang Diketahui Orang