4 Amalan Sebelum Tidur yang Diajarkan Rasulullah

4 Amalan Sebelum Tidur yang Diajarkan Rasulullah

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Jumat, 27 Mar 2026 20:00 WIB
Beautiful Asian muslim young woman sleeping - relaxing on the bed during the day. Cozy and relaxing lifestyle of modern muslim woman concept.
Ilustrasi mengerjakan amalan sebelum tidur. (Foto: Getty Images/golfcphoto)
Jakarta -

Rasulullah SAW mengajarkan sejumlah amalan sebelum tidur. Amalan ini meliputi doa-doa memohon perlindungan Allah SWT saat tubuh beristirahat.

Selain sebagai bentuk ibadah, amalan-amalan ini juga menjadi sarana untuk menenangkan hati setelah menjalani aktivitas sehari penuh. Dengan membiasakan diri mengikuti sunnah sebelum tidur, seorang muslim dapat menutup harinya dengan kebaikan dan harapan akan keberkahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Amalan Ringan Sebelum Tidur dengan Keutamaan Luar Biasa

Dalam buku Jangan Pernah Bosan Berdoa karya Risyad Bay disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah memberikan nasihat kepada putrinya, Fatimah Az-Zahra, mengenai amalan sebelum tidur.

Beliau bersabda, "Wahai putriku, janganlah engkau tidur sebelum melakukan empat amalan ini. Pertama, janganlah engkau tidur sebelum mengkhatamkan Al-Qur'an. Kedua, jadikanlah para nabi sebagai syafaatmu kelak. Ketiga, janganlah engkau tidur sebelum meminta rida kepada seluruh kaum muslimin. Keempat, janganlah engkau tidur kecuali engkau telah melaksanakan haji dan umrah."

ADVERTISEMENT

Mendengar nasihat seperti itu dari ayahnya, Fatimah menjawab dengan pertanyaan kepada beliau, "Bagaimana aku bisa melakukan semua itu wahai Rasulullah?"

Raut senyuman tampak dari wajah mulia Rasulullah seraya menjawab, "Untuk yang pertama bacalah surah Al-Ikhlas 3 kali, karena itu sama saja dengan mengkhatamkan Al-Qur'an. Kedua, bersholawatlah untukku, karena itu akan memberikan syafaat kepadamu dan juga dari para nabi yang telah mendahuluiku. Ketiga, mohonlah ampun untuk dirimu, keluargamu, dan seluruh kaum muslimin. Dan keempat, cukup membaca subhanaallaah walhamdulillaah wa laa ilaaha illallaah wallaahu akbar, karena pahalanya sama saja dengan engkau berhaji dan berumrah."

Mendengar hal itu, Fatimah bertanya bagaimana cara melakukannya. Rasulullah kemudian menjelaskan amalan yang ringan namun memiliki keutamaan besar.

1. Membaca Surah Al-Ikhlas 3 kali

Membaca surah Al-Ikhlas sebanyak tiga kali memiliki keutamaan seperti mengkhatamkan Al-Qur'an. Bacaan surah Al-Ikhlas bisa dilihat di sini.

2. Membaca Sholawat kepada Rasulullah

Memperbanyak sholawat menjadi sebab memperoleh syafaat, termasuk dari para nabi. Bacaan sholawat pendek sebagai berikut:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

Allaahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala aali Muhammad

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad."

3. Memohon Ampun untuk Seluruh Kaum Muslimin

Berdoa dengan memohon ampun untuk diri sendiri, keluarga, dan seluruh umat Islam sebagai bentuk kepedulian dan harapan mendapatkan rida.

4. Membaca Tasbih, Tahmid, Tahlil, dan Takbir

Membaca kalimat tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir sebagaimana dijelaskan Rasulullah SAW, memiliki keutamaan yang setara dengan pahala haji dan umrah.

Adapun bacaan tasbih tersebut adalah:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Subhānallāh walhamdulillāh wa lā ilāha illallāh wallāhu akbar

Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."

Kalimat ini merupakan rangkaian dzikir yang sangat dianjurkan karena mencakup pujian, pengagungan, dan pengesaan kepada Allah.

Dalam buku Setetes Embun Hikmah karya Muhammad Arham dijelaskan bahwa selain amalan sebelumnya, Rasulullah SAW juga menganjurkan beberapa amalan lain sebelum tidur, seperti membersihkan tempat tidur, berwudhu, membaca Ayat Kursi, membaca surah Al-Falaq dan An-Nas, serta memperbanyak dzikir dan doa.

Sunnah Rasulullah SAW Saat Bangun Tidur

Dikutip dari buku Dahsyatnya Amalan 24 Jam Rasulullah karya Abu Najib Abdillah, terdapat sejumlah tuntunan yang dianjurkan untuk diamalkan oleh seorang muslim ketika bangun tidur. Amalan-amalan ini tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan mental.

1. Bangun Sebelum Subuh

Islam menganjurkan untuk bangun di waktu menjelang subuh atau saat azan berkumandang. Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim dijelaskan bahwa Rasulullah SAW biasa tidur di awal malam dan menghidupkan akhir malam dengan ibadah.

Waktu pagi juga dikenal penuh keberkahan. Rasulullah SAW bersabda:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لِأُمَّتِي فِي بُكُورِهَا

Artinya: "Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu paginya." (HR Abu Dawud)

Selain itu, bangun pagi juga baik untuk kesehatan, seperti membantu melancarkan peredaran darah, menyegarkan tubuh, dan meningkatkan fungsi otak.

2. Mengusap Wajah dengan Kedua Tangan

Setelah bangun tidur, Rasulullah SAW mengusap wajahnya untuk menghilangkan rasa kantuk dan mempersiapkan diri beraktivitas.

اسْتَيْقَظَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَلَسَ يَمْسَحُ النَّوْمَ عَنْ وَجْهِهِ بِيَدِهِ

Artinya: "Rasulullah bangun, lalu beliau duduk sambil mengusap wajah dengan tangannya." (HR Bukhari)

3. Membaca Doa Bangun Tidur

Bangun tidur dianjurkan untuk membaca doa sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Salah satu doa yang diajarkan adalah:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي فِي جَسَدِي وَرَدَّ عَلَى رُوحِي وَأَذِنَ لِي بِذِكْرِهِ

Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah menyehatkan jasadku, mengembalikan ruhku, dan mengizinkanku untuk mengingat-Nya." (HR Tirmidzi)

4. Mengingat Allah Saat Bangun Tidur

Seorang muslim dianjurkan untuk berdzikir ketika terbangun. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ubadah bin Shamit, Rasulullah SAW menyebut siapa yang bangun tidur lalu berdzikir dan memohon ampun, maka doanya akan dikabulkan. Jika ia berwudhu dan melaksanakan salat, maka salatnya pun diterima.

5. Bersiwak atau Menggosok Gigi

Rasulullah SAW membiasakan bersiwak setelah bangun tidur. Amalan ini dapat diteladani dengan menggunakan siwak atau sikat gigi untuk menjaga kebersihan mulut.

كَانَ لا يَنَامُ إِلَّا وَالسَّوَاكُ عِنْدَ رَأْسِهِ فَإِذَا اسْتَيْقَظَ بَدَأَ بالسواك

Artinya: "Tidaklah beliau tidur kecuali siwak berada di dekat kepalanya. Jika bangun beliau mulai dengan bersiwak." (HR Ahmad)

6. Mencuci Tangan 3 Kali

Sebelum beraktivitas, dianjurkan mencuci tangan sebanyak tiga kali. Hal ini karena seseorang tidak mengetahui keadaan tangannya saat tidur.

إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ نَوْمِهِ فَلَا يَغْمِسُ يَدَهُ فِي الْإِنَاءِ حَتَّى يَغْسِلَهَا ثَلَاثًا فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي أَيْنَ بَاتَتْ يده

Artinya: "Jika salah seorang dari kalian bangun dari tidur, maka janganlah ia mencelupkan tangannya ke dalam bejana hingga mencucinya tiga kali..." (HR Bukhari dan Muslim)

7. Berwudhu

Setelah bangun tidur, disunnahkan untuk berwudhu, termasuk melakukan istinsyaq dan istintsar tiga kali. Amalan ini bertujuan untuk membersihkan diri, menghilangkan kantuk, serta menjauhkan dari gangguan setan.

إِذَا اسْتَيْقَظَ أَرَاهُ أَحَدُكُمْ مِنْ مَنَامِهِ فَتَوَضَّأَ فَلْيَسْتَنْثِرْ ثَلَاثًا، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَبِيتُ عَلَى خَيْشُومِهِ

Artinya: "Jika salah seorang dari kalian bangun dari tidurnya, hendaklah ia berwudhu dan beristinsyaq tiga kali..." (HR Bukhari dan Muslim)

8. Merapikan Tempat Tidur

Islam mengajarkan pentingnya kebersihan dan kerapian, termasuk merapikan tempat tidur setelah bangun. Hal ini mencerminkan sikap disiplin dan kecintaan terhadap kebersihan.

إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ

Artinya: "Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan menyukai keindahan." (HR. Muslim)

Dengan mengamalkan sunnah-sunnah ini, seorang muslim dapat memulai hari dengan lebih teratur, penuh keberkahan, dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.




(kri/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads