- Anjuran Rasulullah SAW Saat Mengalami Mimpi Buruk
- Doa Ketika Mimpi Buruk
- Sunnah Sebelum Tidur agar Terhindar dari Mimpi Buruk 1. Membersihkan Tempat Tidur 2. Tidur di Awal Malam 3. Berwudhu Sebelum Tidur 4. Berbaring di Sisi Kanan 5. Membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas 6. Membaca Ayat Kursi 7. Membaca Doa Sebelum Tidur
Mimpi buruk kerap datang tanpa diduga dan bisa dialami siapa saja. Saat terbangun, seseorang sering merasakan ketakutan, kecemasan, bahkan kegelisahan yang tersisa. Dalam Islam, kondisi ini tidak dibiarkan begitu saja.
Umat Islam dianjurkan membaca doa dan melakukan beberapa amalan tertentu sebagai bentuk perlindungan diri serta upaya menenangkan hati dengan mengingat Allah SWT.
Islam memandang mimpi sebagai bagian dari pengalaman tidur yang memiliki beragam sumber. Dalam buku Tafsir Mimpi Menurut Al-Qur'an dan as-Sunnah karya Muhammad Ibnu Sirin, dijelaskan bahwa mimpi terbagi menjadi dua macam. Pertama, mimpi yang datang dari Allah SWT sebagai kabar gembira atau peringatan. Kedua, mimpi yang bersumber dari setan, yang umumnya menimbulkan rasa takut, sedih, dan gelisah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mimpi buruk termasuk kategori mimpi yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, Rasulullah SAW memberikan tuntunan khusus agar seorang muslim tidak larut dalam ketakutan dan tidak menjadikan mimpi tersebut sebagai pertanda buruk.
Anjuran Rasulullah SAW Saat Mengalami Mimpi Buruk
Ketika seseorang terbangun karena mimpi buruk, Islam mengajarkan beberapa amalan yang bersumber dari sunnah Nabi Muhammad SAW. Dalam buku Untukmu yang Sedang Sakit: Tata Cara Bersuci, Shalat, Doa & Dzikir Saat Sakit yang ditulis Ammi Nur Baits, disebutkan sejumlah amalan yang dianjurkan, di antaranya:
1. Meludah ke arah kiri sebanyak tiga kali. Hal ini dilakukan secara simbolis sebagai bentuk penolakan terhadap gangguan setan.
2. Memohon perlindungan kepada Allah SWT dari godaan setan. Caranya dengan membaca ta'awudz sebanyak tiga kali:
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
3. Berdoa agar dijauhkan dari keburukan mimpi tersebut. Permohonan ini menjadi bentuk penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT.
4. Bangun dari tempat tidur dan melaksanakan salat.
5. Mengubah posisi tidur. Jika sebelumnya tidur miring ke satu arah, dianjurkan berpindah posisi.
6. Tidak menceritakan dan tidak menafsirkan mimpi buruk tersebut.
Doa Ketika Mimpi Buruk
M. Khalilurrahman Al Mahfani dalam bukunya yang berjudul Keutamaan Doa & Dzikir untuk Hidup Bahagia Sejahtera menjelaskan bacaan doa yang dapat diamalkan ketika mimpi buruk:
اللَّهمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَمَل الشَّيْطَانِ وَسَيِّئَاتِ الْأَحْلَامِ
Allaahumma innii a'uudzubika min 'amalisy syaithaani wa sayyi-aatil ahlaami.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan setan dan keburukan mimpi."
Sunnah Sebelum Tidur agar Terhindar dari Mimpi Buruk
Selain doa setelah mengalami mimpi buruk, Islam juga mengajarkan berbagai adab sebelum tidur sebagai bentuk pencegahan. Berikut sejumlah sunnah yang dianjurkan untuk diamalkan sebelum tidur:
1. Membersihkan Tempat Tidur
Sebelum berbaring, seorang muslim dianjurkan mengibaskan kasur sambil membaca basmalah. Rasulullah SAW bersabda,
"Jika salah seorang di antara kalian hendak tidur, hendaklah ia mengambil kain lalu mengibaskan tempat tidurnya sambil mengucapkan 'bismillah', karena ia tidak mengetahui apa yang ada di atas tempat tidurnya." (HR Al-Bukhari)
2. Tidur di Awal Malam
Rasulullah SAW tidak menyukai kebiasaan begadang tanpa manfaat setelah salat Isya. Dari Abu Barzah RA disebutkan,
"Rasulullah SAW tidak menyukai tidur sebelum salat Isya dan berbincang-bincang setelahnya." (HR Bukhari dan Muslim)
3. Berwudhu Sebelum Tidur
Berwudhu sebelum tidur merupakan sunnah yang sangat dianjurkan. Nabi Muhammad SAW bersabda,
"Jika engkau hendak mendatangi tempat tidurmu, maka berwudhulah sebagaimana wudhu untuk salat." (HR Bukhari)
Keutamaan wudhu sebelum tidur juga dijelaskan dalam hadits lain. Dari Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya. Ketika ia bangun, malaikat berdoa: 'Ya Allah, ampunilah hamba-Mu karena ia tidur dalam keadaan suci'." (HR Ibnu Hibban)
4. Berbaring di Sisi Kanan
Rasulullah SAW mencontohkan posisi tidur dengan berbaring di sisi kanan. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits:
"Jika engkau hendak tidur, maka berwudhulah seperti wudhu untuk salat, lalu berbaringlah di sisi kanan badanmu." (HR Bukhari dan Muslim)
5. Membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas
Sebelum tidur, Nabi Muhammad SAW membaca tiga surah pelindung, yakni Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas. Aisyah RA menuturkan:
"Setiap malam sebelum tidur, Nabi SAW meniup kedua telapak tangannya, lalu membaca Qul huwallahu ahad, Qul a'udzu birabbil falaq, dan Qul a'udzu birabbin naas. Setelah itu beliau mengusapkan ke seluruh tubuh yang bisa dijangkau, dan dilakukan sebanyak tiga kali." (HR Bukhari)
6. Membaca Ayat Kursi
Ayat Kursi dikenal sebagai ayat perlindungan. Rasulullah SAW bersabda,
"Jika engkau hendak berbaring di tempat tidurmu, bacalah Ayat Kursi, niscaya engkau akan senantiasa dijaga oleh Allah." (HR Bukhari)
7. Membaca Doa Sebelum Tidur
Sebagai penutup amalan sebelum tidur, Rasulullah SAW mengajarkan doa berikut:
بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَأموتُ
Bismika allahumma ahyaa wa bismika amuut
Artinya: "Dengan menyebut nama-Mu, ya Allah, aku hidup dan aku mati."
(dvs/kri)












































Komentar Terbanyak
Chiki Fawzi Dicopot dari Petugas Haji 2026, Kemenhaj Bilang Begini
Chiki Fawzi Dicopot dari Petugas Haji 2026
JK: Aktivitas di Masjid 80% Mendengarkan, Tapi 75% Sound System-nya Buruk