Benarkah Menikah di Bulan Syawal Lebih Utama? Ini Dalil dan Keutamaannya

Benarkah Menikah di Bulan Syawal Lebih Utama? Ini Dalil dan Keutamaannya

Tia Kamilla - detikHikmah
Rabu, 25 Mar 2026 19:15 WIB
two wedding rings and wedding invitation
Foto: Getty Images/iStockphoto/KMNPhoto
Jakarta -

Bulan Syawal sering dianggap sebagai waktu yang baik untuk menikah. Ada yang percaya, menikah di bulan ini punya keutamaan tersendiri dalam Islam. Tak sedikit pasangan yang memilih bulan ini untuk melangsungkan pernikahan. Lalu, benarkah menikah di bulan Syawal ini lebih utama?

Dalam Islam, menikah sebenarnya boleh dilakukan kapan saja selama syarat dan rukunnya terpenuhi. Namun, terdapat hadits Rasulullah SAW yang sering dikaitkan dengan pernikahan di bulan Syawal.

Dasar Perintah Menikah dalam Islam

Menikah merupakan bagian dari syariat dalam Islam yang memiliki nilai ibadah. Anjuran untuk menikah telah dijelaskan dalam berbagai ayat Al-Qur'an sebagai bentuk pengaturan kehidupan manusia agar lebih terarah dan bermakna.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu perintah tersebut terdapat dalam surah An Nur ayat 32,

وَاَنْكِحُوا الْاَيَامٰى مِنْكُمْ وَالصّٰلِحِيْنَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَاِمَاۤىِٕكُمْۗ اِنْ يَّكُوْنُوْا فُقَرَاۤءَ يُغْنِهِمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

ADVERTISEMENT

Wa ankiḥul-ayāmā minkum waṣ-ṣāliḥīna min 'ibādikum wa imā'ikum, iy yakūnū fuqarā'a yugnihimullāhu min faḍlih(ī), wallāhu wāsi'un 'alīm(un).

Artinya: "Nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu, baik laki-laki maupun perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Allah Mahaluas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui."

Selain memerintahkan untuk menikah, Allah SWT juga menjelaskan tujuan pernikahan dalam surah Ar-Rum ayat 21,

وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةً ۗاِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ

Wa min āyātihī an khalaqa lakum min anfusikum azwājal litaskunū ilaihā wa ja'ala bainakum mawaddataw wa raḥmah(tan), inna fī żālika la'āyātil liqaumiy yatafakkarūn(a).

Artinya: "Di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah bahwa Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari (jenis) dirimu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya. Dia menjadikan di antaramu rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."

Pernikahan juga termasuk sunnah Rasulullah SAW yang dianjurkan untuk diikuti. Hal ini sebagaimana sabda beliau, "Nikah itu termasuk sunnahku. Barang siapa yang membenci sunnahku maka dia tidak termasuk golonganku." (HR Muslim)

Benarkah Menikah di Bulan Syawal Lebih Utama?

Menikah di bulan Syawal memang memiliki dasar hadis dan dicontohkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW. Namun, tidak ada dalil yang secara tegas menyebut bulan Syawal lebih utama dibanding bulan lainnya untuk menikah.

Dalam Islam, anjuran menikah di bulan Syawal memiliki dasar atau dalil dari hadis Nabi Muhammad SAW. Dalil ini berasal dari riwayat Aisyah RA yang menceritakan langsung pernikahannya dengan Rasulullah SAW.

Ia berkata, "Nabi SAW menikahiku pada bulan Syawal dan mulai membina keluarga bersamaku pada bulan Syawal. Maka tiada istri-istri beliau yang lebih baik di sisinya selain diriku" (HR. Ibnu Majah).

Selain itu, dalam riwayat Ibnu Majah lainnya disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW juga menikahi Ummu Salamah pada bulan Syawal.

"Sesungguhnya Nabi Muhammad SAW menikahi Ummu Salamah pada bulan Syawal, dan mulai membina keluarga bersamanya pada bulan Syawal."

Hadis-hadis ini menunjukkan bahwa menikah di bulan Syawal adalah amalan yang baik karena meneladani Rasulullah SAW. Namun, tidak ditemukan dalil yang menyatakan bahwa bulan Syawal memiliki keutamaan khusus yang melebihi bulan lainnya untuk menikah.

Pada dasarnya, semua bulan sama baiknya untuk menikah selama syarat dan rukunnya terpenuhi.

Alasan dan Keutamaan Menikah di Bulan Syawal

Dalam buku 400 Kebiasaan Keliru dalam Hidup Muslim oleh Abdillah F. Hasan, dijelaskan bahwa ada beberapa alasan menikah di bulan Syawal dinilai baik.

Salah satunya untuk meluruskan kepercayaan masyarakat jahiliah. Pada masa itu, sebagian orang Arab menganggap bulan Syawal sebagai waktu yang kurang baik untuk menikah.

Mereka percaya pernikahan di bulan tersebut bisa membawa kesialan dalam rumah tangga. Anggapan ini tentu tidak benar dan tidak memiliki dasar dalam ajaran Islam.

Rasulullah SAW pun kemudian melangsungkan pernikahan di bulan Syawal. Tindakan beliau sekaligus menjadi bukti bahwa keyakinan masyarakat Arab saat itu tidak benar.

Selain itu, mengutip buku Rahasia Rumah Tangga Rasulullah oleh Yola Hemdi, dijelaskan bahwa menikah di bulan Syawal juga dianggap sebagai bentuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

Oleh karena itu, bulan Syawal dinilai sebagai bulan yang berkah untuk melangsungkan pernikahan.




(lus/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads