8 Syarat untuk Menjadi Imam Sholat Berjamaah

8 Syarat untuk Menjadi Imam Sholat Berjamaah

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Senin, 23 Mar 2026 10:00 WIB
Ilustrasi sholat Idul Fitri.
Ilustrasi imam sholat (Foto: ChatGPT)
Jakarta -

Imam berperan penting dalam sholat berjamaah. Dalam Islam, tidak sembarang orang bisa menjadi imam sholat berjamaah.

Imam tak hanya bertanggung jawab sebagai pemimpin sholat, melainkan figur yang memberikan inspirasi dan petunjuk bagi jemaah. Seorang imam harus fasih dan menyarringkan suara ketika melafalkan surat Al Fatihah dan beberapa surat pendek lainnya.

Dilansir dari buku Dialog Lintas Mazhab: Fiqih Ibadah dan Muamalah susunan Asmaji Muchtar, mazhab Hambali, Hanafi dan Maliki menyatakan sholat berjamaah hukumnya makruh apabila imam tidak lebih mampu daripada makmum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hadits Syarat untuk Menjadi Imam Sholat Berjamaah

Terkait syarat untuk menjadi imam sholat berjamaah disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW. Beliau bersabda,

ADVERTISEMENT

"Yang mengimami suatu kaum (jemaah) itu hendaklah yang paling baik bacaan kitab Allah (Al Quran) nya. Jika di antara mereka itu sama, maka hendaklah yang paling tahu tentang sunnah, dan apabila di antara mereka sama pengetahuannya tentang as-Sunnah, hendaklah yang paling dahulu berhijrah, dan apabila di antara mereka sama dalam berhijrah, hendaklah yang paling dahulu memeluk Islam'. Dalam riwayat lain disebutkan: "Yang paling tua usianya. Janganlah seorang maju menjadi imam shalat di tempat kekuasaan orang lain, dan janganlah duduk di rumah orang lain di kursi khusus milik orang tersebut, kecuali diizinkan olehnya." (HR Muslim)

8 Syarat yang Harus Dipenuhi Imam Sholat Berjamaah

Jika dirinci, berikut syarat yang harus dipenuhi imam sholat berjamaah yang dikutip dari buku Sudah Benarkah Salat Kita tulisan Gus Arifin.

  1. Beragama Islam
  2. Baligh, ini sesuai dengan pandangan 3 imam mazhab, yaitu Syafi'i, Maliki dan Hanbali. Ketiga mazhab itu menyatakan boleh bermakmum kepada anak kecil yang mumayyiz. Sementara mazhab Hanafi berpendapat muthlaq dan tidak sah sholatnya jika orang yang telah baligh bermakmum pada anak kecil mumayyiz
  3. Laki-laki, jadi tidak sah bermakmum kepada wanita dalam sholat fardhu. Namun mazhab Hanbali membolehkan wanita menjadi imam tarawih dengan posisi agak mundur. Lain halnya dengan 3 imam mazhab lainnya yang menolak pendapat ini
  4. Berakal
  5. Tidak bungkuk dan bebas dari uzur
  6. Suci dari hadats dan najis
  7. Tidak sedang makmum kepada orang lain
  8. Tidak boleh bermakmum kepada orang yang diketahui sholatnya tidak sah (batal), seperti bermakmum kepada orang yang berhadats

Urutan Orang yang Berhak Menjadi Imam Sholat Berjamaah

Berikut urutan muslim yang berhak menjadi imam sholat berjamaah seperti dinukil dari buku Fiqh Bersuci dan Sholat Sesuai Tuntunan Nabi oleh Abu Utsman Kharisman.

  1. Penguasa muslim di suatu wilayah
  2. Imam rowatib
  3. Orang yang paling banyak hafalan Al-Qur'an dengan syarat bacaannya tepat dan mengerti hukum-hukum sholat
  4. Orang yang lebih paham tentang sunnah
  5. Orang yanglebih dulu hijrah
  6. Orang yang lebih tua usianya

Niat Menjadi Imam Sholat Berjamaah

Berikut salah satu contoh niat sholat berjamaah sebagai imam pada sholat Subuh. Jika menjadi imam di waktu sholat lainnya, muslim bisa menggantinya sesuai waktu sholat yang akan dikerjakan.

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لله تَعَالَى

Ushalli fardhash-shubhi rok'ataini mustaqbilal qiblati adaa an imaaman lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya berniat mengerjakan shalat fardhu Subuh sebanyak dua rakaat dengan menghadap kiblat, saat ini, sebagai imam karena Allah Ta'ala."




(aeb/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads