Hilal Terlihat atau Tidak Hari Ini? Pantau Live Streaming BMKG di Sini!

Langkah Emas Raih Kemenangan

Hilal Terlihat atau Tidak Hari Ini? Pantau Live Streaming BMKG di Sini!

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Kamis, 19 Mar 2026 14:00 WIB
Petugas BMKG Sorong menggunakan teropong mengamati hilal di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (22/3/2023). Pengamatan oleh tim rukyatul hilal dari Kementerian Agama Kota dan Kabupaten Sorong bersama BMKG tidak dapat melihat hilal karena tertutup awan, namun BMKG memastikan tinggi hilal saat ini 7 derajat 21 menit 32 detik. ANTARA FOTO/Olha Mulalinda/tom.
Petugas BMKG Sorong menggunakan teropong mengamati hilal di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (22/3/2023). Foto: ANTARA FOTO/OLHA MULALINDA
Jakarta -

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menggelar pemantauan hilal penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah pada hari ini. Selain Kemenag, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) turut melakukan pemantauan hilal.

Hasil dari pemantauan hilal hari ini akan menjadi tanda berakhirnya bulan suci Ramadan, serta acuan bagi umat Islam di Indonesia dalam merayakan Idul Fitri 2026.

Dikutip dari situs resminya, BMKG akan melakukan pemantauan hilal di 37 lokasi di Indonesia yang dapat disaksikan secara online melalui link live streaming https://hilal.bmkg.go.id/.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prediksi Hilal 1 Syawal 1447 H Menurut BMKG

BMKG sebelumnya telah merilis data prakiraan hilal penentu 1 Syawal 1447 H. Data menunjukkan ketinggian hilal di Indonesia saat matahari terbenam pada hari pemantauan, yakni 19 Maret 2026, berkisar antara 0,91 derajat di Merauke, Papua sampai dengan 3,13 derajat di Sabang, Aceh, dengan posisi elongasi yang berkisar antara 4,54 derajat di Waris, Papua, sampai dengan 6,1 derajat di Banda Aceh.

Dengan begitu, posisi hilal pada 19 Maret 2026 diprediksi belum memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Kriteria ini mensyaratkan hilal bisa dirukyat (imkanur rukyat) apabila posisi hilal sudah mencapai ketinggian minimal 3 derajat dan sudut elongasi minimal 6,4 derajat.

ADVERTISEMENT

Kondisi ini memberikan gambaran bahwa bulan suci Ramadan kemungkinan besar akan digenapkan menjadi 30 hari. Dengan demikian, perayaan Idul Fitri berpotensi jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.

Meskipun prediksi ini didasarkan pada perhitungan astronomis yang kuat, umat Islam tetap diimbau untuk menunggu keputusan resmi melalui sidang isbat yang akan digelar oleh pemerintah pada hari ini.

Agenda Sidang Isbat Lebaran 2026 Hari Ini

Berdasarkan keterangan Kemenag, rangkaian sidang isbat hari ini akan digelar mulai pukul 16.30 WIB. Sidang akan diawali dengan seminar pemaparan posisi hilal. Data ini nantinya akan dikonfirmasi melalui hasil pengamatan yang dilakukan serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Setelah itu, pemerintah akan menggelar sidang isbat secara tertutup untuk menentukan 1 Syawal 1447 H. Hasil sidang isbat akan diumumkan ke publik lewat konferensi pers pukul 19.25 WIB.



(kri/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads