Kapan Malam Lailatul Qadar 2026? Ini Perkiraan dan Penjelasan Haditsnya

Langkah Emas Raih Kemenangan

Kapan Malam Lailatul Qadar 2026? Ini Perkiraan dan Penjelasan Haditsnya

Tia Kamilla - detikHikmah
Selasa, 10 Mar 2026 08:45 WIB
Mengenal Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar
Foto: 20Detik
Jakarta -

Lailatul Qadar adalah malam yang sangat dimuliakan di bulan Ramadan. Pada waktu tersebut, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah karena nilainya lebih utama daripada seribu bulan.

Dalam buku Tuntunan Ibadah Ramadan dan Hari Raya karya R. Syamsul B. dan M. Nielda dijelaskan bahwa amalan yang dikerjakan saat Lailatul Qadar memiliki pahala yang melebihi ibadah selama 1.000 bulan tanpa adanya malam tersebut. Hal ini sebagaimana ditegaskan Allah SWT dalam Surah Al Qadr ayat 3,

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lailatul-qadri khairum min alfi syahr(in).

Artinya: "Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan."

ADVERTISEMENT

Lalu, kapan Malam Lailatul Qadar 2026? Ini penjelasan hadis dan perkiraannya yang dapat menjadi gambaran waktu datangnya malam penuh kemuliaan tersebut.

Hadis Tentang Waktu Terjadinya Malam Lailatul Qadar

Mengutip buku Menjadi Takwa Dengan Puasa karya Fajar Kurnianto, dijelaskan bahwa Lailatul Qadar terjadi hanya satu malam, dan tidak ada yang tahu jelas Waktu pastinya. Namun, dapat dipastikan bahwa Lailatul Qadar terjadi di bulan Ramadan.

Umat Islam pun dianjurkan untuk mencarinya sepanjang malam bulan Ramadan terlebih pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil.

Dalam buku Tuntunan Ibadah Ramadan dan Hari Raya juga disebutkan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk mencarinya pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Hal ini merujuk pada hadis riwayat 'Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda,

"Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan." (HR. Bukhari)

Sementara itu, buku Perjalanan Menuju Fitri karya Agung Syuhada menerangkan bahwa malam ganjil yang dimaksud biasanya berada pada tanggal 21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadan.

Ada pula riwayat dari Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang ingin mencari malam Lailatul Qadar, hendaklah dicintainya pada malam dua puluh tujuh." (HR. Ahmad)

Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar

Dikutip dari sumber sebelumnya, yaitu buku Menjadi Takwa Dengan Puasa, dijelaskan bahwa ada beberapa hadits yang menyebutkan tentang tanda-tanda terjadinya malam Lailatul Qadar.

1. Bulan Tampak Seperti Baskom

Bulan pada malam Lailatul Qadar terlihat bulat dan lebar, menyerupai potongan baskom. Abu Hurairah radhiyallahu'anhu berkata, para sahabat membicarakan Lailatul Qadar di samping Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Beliau bersabda,

"Siapakah di antara kalian yang mengingat ketika bulan tampak, yang (bulan) itu seperti potongan baskom?" (HR Muslim)

2. Malam Menjadi Tenang dan Sejuk

Hawa pada malam Lailatul Qadar terasa tenang, sunyi, tidak dingin dan tidak panas. Pada pagi harinya, matahari terbit merata dengan cahaya lembut. Ubadah bin Ash-Shamit RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

"Sesungguhnya tanda-tanda Lailatul Qadar adalah malamnya yang terang seperti ada bulan terbit, tenang, sunyi, tidak dingin, dan tidak panas, serta tidak dihalalkan bagi bintang-bintang untuk dilemparkan di malam itu hingga pagi. Di antara tanda-tandanya juga adalah pada pagi harinya matahari terbit merata, pancaran cahayanya tidak menyilaukan, cahayanya seperti bulan, dan tidak halal bagi setan untuk keluar di saat itu." (HR Ahmad)

3. Malam Terasa Sangat Indah

Malam Lailatul Qadar terasa nyaman dan sejuk. Ibnu Abbas radhiyallahu'anhu meriwayatkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

"Ia adalah malam yang indah, sejuk, tidak panas, tidak dingin, dan di pagi harinya matahari terbit dengan cahaya merah yang tidak terang." (HR Ibnu Khuzaimah)

Perkiraan Malam Lailatul Qadar 2026

Lailatul Qadar diyakini hadir pada sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama di malam-malam ganjil seperti tanggal 21, 23, 25, 27, dan 29. Berdasarkan hal tersebut, umat Islam dapat memperkirakan waktunya pada Ramadan 2026.

Merujuk pada hasil sidang isbat yang digelar di akhir Syaban, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Dengan demikian, malam ganjil pada sepuluh hari terakhir dimulai sejak malam ke-21 Ramadan. Berikut perkiraannya:

1.Malam 21 Ramadan: Selasa, 10 Maret 2026 malam

2. Malam 23 Ramadan: Kamis, 12 Maret 2026 malam

3. Malam 25 Ramadan: Sabtu, 14 Maret 2026 malam

4. Malam 27 Ramadan: Senin, 16 Maret 2026 malam

5. Malam 29 Ramadan: Rabu, 18 Maret 2026 malam

Walau begitu, kepastian kapan Lailatul Qadar terjadi sepenuhnya berada dalam ketetapan Allah SWT dan tidak dapat diketahui manusia. Oleh karena itulah, Rasulullah SAW meningkatkan kesungguhan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan serta mendorong umatnya untuk melakukan hal serupa.

Hal tersebut sebagaimana diriwayatkan dalam hadis Bukhari dan Muslim dari Aisyah RA, ia berkata,

"Rasulullah giat sekali beriktikaf pada 10 malam yang terakhir Ramadan. Beliau bersabda, 'Bersungguh-sungguhlah kalian mencari Lailatul Qadar pada 10 malam terakhir di bulan Ramadan'." (HR Bukhari dan Muslim)

Amalan Malam Lailatul Qadar

Untuk mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah. Berikut beberapa amalan yang dapat dikerjakan.

1. Salat Malam (Qiyamul Lail)

Rasulullah SAW mendorong umatnya untuk mendirikan salat malam saat Lailatul Qadar. Dalam hadits disebutkan:

"Barang siapa yang salat pada malam Lailatul Qadar dengan iman dan penuh harapan (pahala dari Allah), maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari)

2. Memperbanyak Doa

Aisyah RA pernah bertanya kepada Rasulullah SAW:
"Ya Rasulullah, jika aku mendapati malam Lailatul Qadar, apa yang harus aku ucapkan?"

Beliau menjawab,

اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني

Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni

Artinya: "Ya Allah, Engkau Maha Pengampun, menyukai ampunan, maka ampunilah aku." (HR. Tirmidzi)

3. Memperbanyak Dzikir

Mengisi malam Lailatul Qadar dengan dzikir dan istighfar juga sangat dianjurkan. Allah SWT berfirman dalam surah Ali 'Imran ayat 191:

ٱلَّذِينَ يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَٰطِلًا سُبْحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ

Artinya: "(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau berbaring dan memikirkan penciptaan langit dan bumi, seraya berkata: 'Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.'"




(lus/lus)
Berburu Keutamaan Lailatul Qadar

Berburu Keutamaan Lailatul Qadar

108 konten
Keistimewaan Ramadan juga terletak pada malam yang lebih baik dari 1.000 bulan. Itulah malam Lailatul Qadar. Malam ini disebut jatuh pada salah satu malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadan.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads