Doa Kafaratul Majelis Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Doa Kafaratul Majelis Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Devi Setya - detikHikmah
Rabu, 10 Jun 2026 09:30 WIB
Ilustrasi pengajian dan majelis ilmu.
Foto: Freepik
Jakarta -

Dalam sebuah majelis, ada doa yang biasa diamalkan untuk menutup kegiatan. Doa ini dibaca sebagai penutup majelis dengan harapan Allah SWT mengampuni segala kekhilafan, kesalahan, dan perkataan yang tidak bermanfaat selama berlangsungnya pertemuan.

Selain menjadi bentuk permohonan ampun, doa ini juga merupakan adab yang dianjurkan Rasulullah SAW untuk diamalkan oleh umat Islam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengertian Doa Kafaratul Majelis

Mengutip buku Sukses Dunia-Akhirat Dengan Doa-Doa Harian karya Mahmud Asy Syafrowi, dijelaskan secara bahasa, kafarat berarti penebus atau penghapus dosa, sedangkan majelis berarti tempat berkumpul atau pertemuan.

Dengan demikian, doa kafaratul majelis adalah doa yang dibaca pada akhir suatu pertemuan sebagai permohonan kepada Allah SWT agar menghapus kesalahan yang terjadi selama majelis berlangsung.

ADVERTISEMENT

Doa ini menjadi salah satu amalan yang ringan untuk dilakukan, namun memiliki keutamaan yang besar karena mengandung pujian kepada Allah SWT, pengakuan atas kebesaran-Nya, serta permohonan ampun dan taubat.

Bacaan Doa Kafaratul Majelis

Dirangkum dari Buku Pintar Doa dan Zikir Rasulullah yang disusun Abdullah Zaedan, berikut kumpulan doa kafaratul majelis dalam tulisan Arab, latin dan artinya yang dapat diamalkan:

1. Doa Kafaratul Majelis Pertama

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ، وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Arab latin: Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu al-laa ilaaha illaa anta, astaghfiruka, wa atuubu ilaik.

Artinya: "Maha Suci Engkau ya Allah, aku memujiMu. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau, aku minta ampun dan bertaubat kepada-Mu." (HR At Tirmidzi dan Abu Daud)

2. Doa Kafaratul Majelis Kedua

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Arab latin: Subhaana rabbikaa rabbil 'izzati 'ammaa yashifuun, wa salaamun 'alal mursaliin, wal hamdulillahi rabbil 'aalamiin

Artinya: "Maha Suci Tuhanmu, Tuhan pemilik kemuliaan dari apa yang mereka sifatkan. Selamat sejahtera bagi para rasul. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam." (QS As Saffat: 180-182)

3. Doa Kafaratul Majelis Ketiga

اَللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَاتَحُوْلُ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعْصِيَتِكَ وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَابِهِ جَنَّتَكَ وَمِنَ الْيَقِيْنِ مَاتُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مَصَائِبَ الدُّنْيَا

اَللَّهُمَّ مَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا وَاجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا وَاجْعَلْهُ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ عَاداَنَا وَلاَ تَجْعَلْ مُصِيْبَتَنَا فِى دِيْنِنَاوَلاَ تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلاَ مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلاَ تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لاَ يَرْحَمُنَا

Arab latin: Allahummaqsim lana min khasy-yatik, maa tahulu bainanaa wa baina ma'shiyyatik, wa min thaa'atika maa tuballighuna bihi jannatak wa minal yaqiini ma tuhawwinu bihi 'alaina mashaaibad dunya.

Allahumma matti'naa bi asmaa'inaa wa abshaarina wa quwwatinaa ma ahyaytana waj'alhul waaritsa minna waj'alhu tsa'ranaa 'alaa man 'aadanaa wa laa taj'al mushiibatanaa fii diininaa wa laa taj'alid dunya akbara hamminaa wa laa mablagha 'ilminaa wa laa tusallith 'alainaa man laa yarhamunaa.

Artinya: "Ya Allah, anugerahkanlah untuk kami rasa takut kepada-Mu, yang dapat menghalangi antara kami dan perbuatan maksiat kepada-Mu, dan (anugerahkanlah kepada kami) ketaatan kepada-Mu yang akan menyampaikan Kami ke surga-Mu dan (anugerahkanlah pula) keyakinan yang akan menyebabkan ringannya bagi kami segala musibah dunia ini.

Ya Allah, anugerahkanlah kenikmatan kepada kami melalui pendengaran kami, penglihatan kami dan dalam kekuatan kami selama kami masih hidup, dan jadikanlah ia warisan dari kami. Jadikanlah balasan kami atas orang-orang yang menganiaya kami, dan tolonglah kami terhadap orang yang memusuhi kami, dan janganlah Engkau jadikan musibah kami dalam urusan agama kami, dan janganlah Engkau jadikan dunia ini sebagai cita-cita terbesar kami dan puncak dari ilmu kami, dan jangan Engkau jadikan orang-orang yang tidak menyayangi kami berkuasa atas kami." (HR Tirmidzi)

Dasar Anjuran Membaca Doa Kafaratul Majelis

Anjuran membaca doa ini bersumber dari hadist Rasulullah SAW. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa siapa saja yang duduk dalam suatu majelis kemudian banyak terjadi kesalahan atau perkataan yang tidak bermanfaat di dalamnya, lalu sebelum berdiri ia membaca doa tersebut, maka Allah SWT akan mengampuni kesalahan yang terjadi selama majelis itu berlangsung.

Dari Abu Barzah Al-Aslami berkata bahwa Rasulullah SAW di akhir majelis ketika hendak berdiri meninggalkan majelis bersabda,

Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu al-laa ilaaha illaa anta, astaghfiruka, wa atuubu ilaik.

Artinya: "Maha Suci Engkau ya Allah, aku memujiMu. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau, aku minta ampun dan bertaubat kepada-Mu."

Ada seseorang yang berkata pada Nabi SAW, 'Wahai Rasulullah, engkau mengucapkan suatu perkataan selama hidupmu." Beliau bersabda, "(Doa itu sebagai penambal kesalahan yang dilakukan dalam majelis)." (HR Abu Dawud dan Ahmad)

Dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda:

"Setiap kaum yang bangkit dari majelis yang tidak ada zikir pada Allah, maka selesainya majelis itu seperti bangkai keledai dan hanya menjadi penyesalan pada hari kiamat." (HR Abu Daud dan Ahmad)




(dvs/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads