Memasuki fase 10 hari kedua bulan Ramadan, umat Islam diingatkan untuk tidak hanya fokus pada ibadah ritual, tetapi juga menjaga kesucian lahiriah. Hal ini diungkapkan oleh Ustaz Abi Azkakia dalam Kajian Roblox bersama Wipol di detikcom hari ini.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Abi menekankan bahwa Allah SWT sangat mencintai perkara yang suci, bersih, dan wangi. Menurutnya, kebersihan bukan sekadar urusan estetika, melainkan syarat mutlak sahnya ibadah seorang hamba.
"Kalau kita salat di masjid yang kotor, belum tentu sah salatnya. Secapek-capek kita sujud dan rukuk, ternyata ada najis seperti kotoran hewan di situ, maka salatnya tidak sah," tegas Ustaz Abi dalam Kajian Roblox, Kamis (5/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih jauh, ia membedah masalah thaharah (bersuci) yang sering dianggap sepele, terutama cara buang air kecil (istinja) di fasilitas umum seperti mal atau kantor. Ustaz Abi mengkritisi kebiasaan buang air kecil sambil berdiri di WC duduk, yang berisiko menyisakan najis di area dudukan atau pada pakaian.
"Banyak teman-teman yang menggunakan WC duduk tapi buang air kecilnya berdiri. Akibatnya, ada percikan atau tetesan yang tidak terasa, terutama bagi yang sudah berumur 30 tahun ke atas. Tetesan itu yang membatalkan salat kita," tambahnya.
Kajian unik yang digelar secara virtual melalui platform Roblox ini juga merupakan bentuk kampanye kebersihan bersama Wipol. Ustaz Abi mengapresiasi simulasi bersih-bersih virtual tersebut sebagai sarana menanamkan kesadaran untuk membersihkan diri, tempat, dan hati.
Beliau juga mengingatkan urutan wudhu yang benar sesuai syariat. "Wudhu itu harus sesuai urutan. Tidak bisa dari tangan tiba-tiba kaki lalu muka. Jika wudhunya tidak sah karena tempatnya kotor atau tidak sesuai urutan, maka salatnya pun tidak akan diterima."
Sebagai penutup, Ustaz Abi mengajak jemaah untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya hidup. Orang yang bersih mencerminkan ibadah yang baik, sementara lingkungan yang kotor cenderung membuat seseorang malas beribadah ke masjid.
"Apa yang kita dengar hari ini, semoga bisa kita amalkan dan sampaikan kepada orang lain," pungkasnya.
(hnh/kri)












































Komentar Terbanyak
Polling: Kemenhaj Wacanakan 'War Tiket' untuk Berangkat Haji, Kamu Setuju?
Diskusi Seru DPR dan Kemenhaj soal Strategi Pangkas Antrean Jemaah Haji
Tutup Kekurangan Biaya Haji Rp 1,77 T, Menhaj: Kami Masih Diskusi dengan DPR