Surat Sad Ayat 54 tentang Rezeki Surga yang Tak Pernah Habis

Surat Sad Ayat 54 tentang Rezeki Surga yang Tak Pernah Habis

Lathifah Nur Awwaliyyah - detikHikmah
Rabu, 21 Okt 2026 06:30 WIB
Ilustrasi mengaji ayat Alquran. Al-quran.
Ilustrasi Al-qur'an. Foto: Freepik
Jakarta -

Salah satu gambaran tentang balasan akhirat yang menjadi kabar gembira untuk orang-orang beriman tertera dalam Surat Sad. Selain mengisahkan kesabaran dan juga ketakwaan para nabi yang menjadi hamba pilihan, Allah SWT memberikan kabar gembira melalui gambaran puncak kebahagiaan yang tidak terikat duniawi melalui Surat Sad ayat 54.

Ayat ini merupakan rangkaian dari penggambaran Surga 'Adn yang menjadi tempat tinggal abadi bagi hamba-Nya yang beriman dan bertakwa. Di dalamnya, terdapat curahan nikmat yang tidak pernah terputus. Lantas, bagaimana lafal Surat Sad ayat 54 beserta penjelasan tentang kemegahan Surga 'Adn?

Bacaan Surat Sad Ayat 54

اِنَّ هٰذَا لَرِزْقُنَا مَا لَهٗ مِنْ نَّفَادٍۚ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Inna hadza larizquna ma lahu min na'ad

Artinya: "Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezeki (dari) Kami yang tidak habis-habisnya."

ADVERTISEMENT

Tafsir Surat Sad Ayat 54

Menurut Tafsir Kementerian Agama (Kemenag) RI, rezeki yang dijanjikan Allah SWT dalam surat Sad ayat 54 akan diberikan kepada orang-orang yang bertakwa di surga. Karunia tersebut bersifat kekal, tidak akan berkurang, dan tidak memiliki batas akhir.

Sementara itu, Buya Hamka melalui Tafsir Al-Azhar menjelaskan bahwa penggalan awal ayat ini menggambarkan cinta dan rida antara hamba yang taat dan Allah SWT. Adapun bagian akhir ayat menunjukkan bahwa kenikmatan surga tidak akan pernah habis ataupun berakhir.

Ibnu Katsir melalui Tafsir Ibnu Katsir juga menjelaskan bahwa rezeki yang tidak terputus selaras dengan sejumlah ayat Al-Qur'an, di antaranya surat An-Nahl ayat 96, surat Hud ayat 108, dan surat Ar-Ra'd ayat 35, yang menerangkan kekekalan nikmat surga.

Kenikmatan dan Kemegahan Surga 'Adn

Surat Sad ayat 54 menjelaskan bahwa rezeki yang disediakan Allah SWT bagi penghuni surga tidak akan pernah habis. Janji ini menggambarkan kenikmatan abadi yang akan diterima orang-orang beriman di akhirat.

Mengutip buku Megahnya Surga: Daya Kenikmatan Surga dan Keadaan Calon Penghuninya karya Abdullah Syafi'ie, penghuni Surga 'Adn akan mengenakan gelang emas dan mutiara serta pakaian dari sutra. Gambaran tersebut menunjukkan kemegahan dan kenikmatan yang Allah SWT sediakan bagi para penghuni surga.

Selain itu, surga juga disebut Daarul Khuldi atau Negeri Keabadian. Dalam buku Tafsir Ibnu Qayyim karya Syekh Muhammad Uwais An-Nadwi, dijelaskan bahwa nama tersebut merujuk pada keadaan penghuni surga yang tidak akan pernah meninggalkan tempat itu selama-lamanya.

Penjelasan tentang keabadian surga tersebut dikaitkan dengan surat Sad ayat 54, surat Hud ayat 108, dan surat Ar-Ra'd ayat 35. Ketiganya menggambarkan rezeki dan kenikmatan surga yang tidak terputus serta berlangsung selama-lamanya.

Melalui surat Sad ayat 54, Allah SWT memberikan kabar gembira kepada orang-orang beriman tentang rezeki yang kekal di surga. Janji ini menjadi pengingat agar umat Islam senantiasa taat dan bersabar menjalani kehidupan di dunia demi memperoleh rida-Nya.



(inf/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads